Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Para Penguasa Dunia Yang Pertama Tahu

 on Jumat, 29 Juli 2011  

Para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan menjelaskan bahwa sudah lebih dari setengah abad mereka lebih dulu memberi tahu para penguasa dunia (sekelompok kecil) tentang kedatangan Planet X/Nibiru dan meminta agar para penguasa itu memberi tahu serta mempersiapkan masyarakat luas terhadap kedatangan itu. 
Mengenai mengapa para alien memberi tahu lebih dulu para penguasa dunia, itu karena para alien yang bertanggung jawab dalam Transformasi Bumi terikat oleh Undang-Undang Keterlibatan Alien. Dan ketika permintaan untuk memberi tahu masyarakat dunia tak dipenuhi, barulah para alien itu turun langsung di antara masyarakat dunia. Berikut ini mereka juga menjelaskan reaksi-reaksi para penguasa dunia setelah pemberitahuan tentang kedatangan Planet X.
Terjemahan bebas : ZetaTalk: Establishment ReactionNote: written during the July 2001 sci.astro debates. Planet X and the 12th Planet are one and the same. 

"Selama lebih dari 50 tahun terakhir ini, selama ketika sekelompok kecil individu di dalam tubuh pemerintah AS dan NASA menyadari peringatan kami tentang pergeseran kutub yang masih pending di tahun 2003, ada perubahan-perubahan dalam posisi mereka (terhadap informasi tersebut).

Pada mulanya, ada rasa tak percaya, lalu argumentasi bahwa kami pasti membohongi mereka untuk semua alasan yang gelap. 
(Namun) berkat melambatnya rotasi bumi yang dapat diprediksi dan diukur, yang telah kami prediksi di awal dialog kami dengan grup ini, kamipun mendapat kredibilitas. 
Penampakan Planet X yang tengah mendatangi oleh tim IRAS di tahun 1983, tepat di koordinat-koordinat yang telah kami berikan, mengukuhkan hal ini. Pada titik ini, reaksi grup inipun beralih, pada utamanya, mulai dari pembahasan-pembahasan tentang apakah hal itu bisa seperti itu, hingga pembahasan dominan tentang apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya.    
Reaksi pertama adalah untuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Hal ini sudah menjadi tema selama ini waktu itu, namun mencapai tingkat yg penuh kesibukan.
  • Pergi ke Planet Mars untuk melarikan diri dari pembantaian (Planet X - pen.) lalu kembali ketika debunya telah turun adalah rencana melarikan diri yang paling bisa dilihat, karena memerlukan dana publik untuk misi ini, meskipun para sponsor tengah menjaring (uang) di kalangan orang kaya dengan rasa gugup. Rencana ini penuh resiko sehingga tak pernah menjadi andalan utama orang-orang yang bersikukuh untuk menyelamatkan diri sendiri dengan segala cara dan masa bodoh terhadap masyarakat.  
  • Kompleks-kompleks bawah tanah yang dibangun selama perang dingin lebih dipertimbangkan, karena sudah ada, bersifat rahasia, dan sudah dilengkapi dengan stok-stok, serta dikendalikan orang-orang yang menyadari keberadaan Planet X yang tengah mendatangi. Namun dari segi gempa-gempa parah yang akan mengiringi lewatnya Planet X, rencana melarikan diri ini juga ada resikonya. Gua besar itu bisa menjadi kuburan, mengubur hidup-hidup orang-orang yang mencari tempat tinggal di sana. 
Reaksi kedua adalah untuk mengalihkan atau menghancurkan Planet X yang tengah mendatangi. Menuklirnya. Mungkin bahkan memindahkan Bumi dari jalurnya.
Wajah rencana ini bagi publik adalah menyorongkan film Star Wars dan film-film seperti Deep Impact dan Asteroid dan Armageddon, dimana NASA, dkk. akan menyelamatkan. 
Jika Gedung Putih bersikap casual terhadap Pemanasan Global, yang dianggap menyebabkan seluruh ketakteraturan cuaca, mereka ini sangat gigih dalam hal Star Wars, yang mengambil resiko dengan kekuasaan-kekuasaan besar lainnya untuk memajukan agenda ini. [Baca: Ketika Kebohongan Demi Kebohongan Gagal]
Mereka tak memiliki rencana yang dapat dieksekusi, maupun rencana yang bisa berhasil, namun mereka tetap saja menginginkan infrastrukturnya dibangun sebagai sebuah opsi.  
Reaksi ketiga, dengan adanya kegagalan dalam upaya penyelamatan diri atau pengalihan Planet X, adalah untuk tetap berada di puncak selama bertahan hidup, yaitu berkuasa sebagai raja-raja di era mendatang.
Hal ini membutuhkan adanya anggapan di kalangan masyarakat bahwa pemerintah adalah para pemimpin, sumber informasi, pengurus, dan bertanggung jawab. 
Jika pemerintah dilihat berbohong di garis-garis depan apapun, maka yang akan terjadi adalah yang sebaliknya.
Dalam hal kehadiran alien yang semakin diterima oleh publik, melalui penampakan-penampakan masal dan pembahasan-pembahasan terbuka yang tak bisa dikendalikan oleh pemerintah dan media-media massa besar, mereka berketetapan untuk berhenti berbohong besar-besaran tentang masalah itu.
Dimana Planet X sekarang terlihat oleh observatorium-observatorium bintang sebagai benda antariksa yang tak berada dalam peta bintang, dan akan segera terlihat oleh masyarakat umum, cover-up Planet X tak hanya akan runtuh, tapi juga akan terbukti menjadi alasan untuk tidak mempercayai pemerintah. 

Maka, publik tengah diberi pendidikan yang dipercepat (oleh para alien Pengabdi-Kebaikan - pen.) tentang masalah-masalah yang telah lama disadari oleh para elit:
Teruslah pantau, karena akan ada semakin banyak kebocoran yang akan semakin mendekatkan Anda pada apa yang telah lama diketahui kekuasaan-kekuasaan besar dan para elit!"

Para Penguasa Dunia Yang Pertama Tahu 4.5 5 Nirata Jumat, 29 Juli 2011 Para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan menjelaskan bahwa sudah lebih dari setengah abad mereka lebih dulu memberi tahu para penguasa dunia (sekel...