Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Kisikan Pergeseran Kutub Dari National Geogeraphic Channel

 on Senin, 25 November 2013  

Baca juga: 

Pasca Pergeseran Kutub: Air Laut Dunia Naik 198-213 meter


Mempersiapkan diri dengan tindakan-tindakan survival untuk menghadapi realita Kiamat (Doomsday), yang tidak lain dan tidak bukan adalah Pergeseran Kutub, bisa menjadi bahan tertawaan banyak umat beragama karena, menurut mereka, yang seharusnya dilakukan orang adalah berdoa, berserah diri, dan mempercayai perlindungan Tuhan, serta banyak-banyak melakukan perbuatan sesuai hukum-hukum agama yang dianut. Namun, seperti yang sudah banyak dijelaskan, konsep Kiamat yang dianut kebanyakan orang telah salah kaprah. Untuk masalah ini, mereka yang belum paham dapat membaca topik Pergeseran Kutub dan Keselamatan dari Bencana dan Aspek Positif Transformasi Bumi.

Kembali ke realita Pergeseran Kutub, yang akan dihadapi manusia nanti. Kalau hal ini masih ditutup rapat-rapat oleh para pihak penguasa di seluruh dunia, yang sudah terlalu sering melakukan pertemuan untuk membahas masalah ini secara off the record, maka kisikannya sudah berdatangan dari berbagai media massa besar. Salah satunya adalah National Geographic Channel, yang baru-baru ini saja kembali mengeluarkan serangkaian video khusus yang baru dan lama terkait Kiamat bumi dan cara-cara survivalnya.
Berikut laporan ZetaTalk tentang hal itu, beserta komentar para alien Zeta tentang dimana perbedaan konsep antara National Geographic Channel dan ZetaTalk .

Terjemahan bebas dari National Geographic Channel, The ZetaTalk Newsletter Issue 373, Sunday November 24, 2013

Film American Blackouts 
National Geographic Channel tampaknya berupaya mengakrabkan publik dengan peringatan-peringatan ZetaTalk, sementara bertelekan pada skenario-skenario yang disajikan secara hipotetis. Rilis baru mereka pada 27 Okt. 2013 mengetengahkan sebuah blackout (listrik padam total) yang dipicu oleh teroris yang berdampak ke seluruh AS, yang memotretkan gambaran grafis runtuhnya seluruh jaringan listik negara yang telah diprediksi ZetaTalk setelah Pergeseran Kutub. American Blackouts menggambarkan terhentinya fasilitas-fasilitas lift, pompa gas, lampu rumah sakit, dan perangkat komunikasi, sementara para pembegal oportunis semakin banyak yang berkeliaran di malam buta.

Sejak kapan National Geographic Channel mendukung prediksi tersebut?
Telah saya (Nancy Lieder) catat dalam Newsletter 86, 30 Juni 2008 bahwa mereka (National Geographic Channel) menyatakan, perubahan-perubahan yang "sangat cepat, hampir tiba-tiba" yang telah terjadi pada magnetosfer bumi sejak 2008, yang mana tentu saja ini ketika Planet X tiba di bagian dalam tata surya ini. [Baca: Gangguan Magnetik Bumi Pada 2008 (link telah diperbaiki)]
Film Slowing Down the Earth’s Spin
Slowing Down the Earth’s Spin, yang tayangan perdananya pada 2010, diputar ulang pada 26 Okt. 2013, dalam lead mereka hingga ke fitur baru tentang blackouts, maka saya (Nancy Lieder) membuat beberapa catatan (dari tayangan itu).
Ada penggambaran air yang bermigrasi ke kutub-kutub karena gaya sentrifugal berkurang; erangan dan perobekan bumi saat inti bumi mencoba berputar tapi ditahan oleh kerak-kerak bumi; dan perubahan iklim setelah Pergeseran Kutub. 

Meskipun demikian, kalau prediksi Zeta tentang rotasi bumi yang terhenti selama 5,9 hari membuat jelas bahwa penghentian itu tidak berlama-lama, melainkan mulai lagi dengan cepat, maka tayangan khusus National Geographic menggambarkannya akan terjadi selama bertahun-tahun, hampir membinasakan kehidupan di bumi.
Komentar ZetaTalk 10 Apr. 2010 (mengamini tapi sedikit mengkritik National Geographic Channel): Mereka telah diberi tahu untuk memasukkan sebanyak mungkin skenario yang telah kami gambarkan untuk masa pergeseran kutub dan Pasca. Dan mereka melakukannya, tapi dengan memberi spekulasi sembrono tentang apa yang mungkin terjadi. 
Benar, kami telah memprediksikan bahwa kota-kota akan kebanjiran, karena kota-kota itu utamanya berlokasi di sepanjang garis-garis pantai dan tanah yang  berada di ketinggian dasar sungai. Kami juga telah memprediksikan bahwa bumi akan mengerang saat inti bumi mencoba berputar tapi kerak bumi tertahan oleh rotasi bumi yang terhenti. Konflik (internal bumi) ini telah digambarkan, digunakan sebagai alasan terjadinya kerak bumi yang robek yang mempengaruhi keselamatan perjalanan, yang merupakan prediksi kami lainnya untuk Minggu-Minggu Terakhir ketika kami menyarankan kepada semua orang yang berniat untuk pergi ke tempat aman mereka agar melakukannya lebih awal dan tidak berlama-lama di tempat tidak aman--karena alasan itulah.
(Mereka juga menggambarkan) antisipasi untuk menangkap ikan di laut sebagai sumber makanan Pasca pergeseran kutub, ketika atmosfer suram vulkanik akan berkurang. Dan kesulitan untuk membangun pertanian, dalam pertumbuhan tanaman, dalam iklim yang berubah, juga telah digambarkan, meskipun bukan karena alasan-alasan yang telah kami berikan.
Prediksi ZetaTalk 15 Sept. 1996 (arah aliran laut saat pergeseran kutub): Panggungnya telah dipersiapkan selama hari-hari sebelum pergesrean kutub, ketika rotasi bumi melambat kemudian berhenti, dalam satu hari, dan bumi berdiri dengan bagian retakan di mid-Atlantic menghadap ke matahari dimana planet saudaranya, Planet ke-12, sedang lewat. 
Selama beberapa hari itu (kurang dari satu minggu), ketika rotas bumi terhenti, perairan laut mengalir ke arah kutub-kutub, menjauh dari bagian khatulistiwa yang gemuk. Maka terjadilah penyeragaman ketinggian, perairan mencari tempat  merata untuk menstabilkan diri, dimana biasanya rotasi menarik perairan melalui gaya sentrifugal ke tempat dimana gerakan itu paling cepat, di khatulistiwa. Dengan demikian, ketika pergeseran kutub itu sendiri terjadi, perairan laut telah ditarik menjauh dari pantai-pantai tropis dan membanjiri kutub-kutub yang beku. 
 
Selama terhentinya rotasi bumi, gerakan perairan laut ke arah kutub-kutub terjadi secara bertahap, dan hampir-hampir belum dimulai sebelum terjadi pergesera kutub dan kembalinya rotasi bumi.
Film The End of Oil
Hal-hal lain yang telah diketengahkan oleh National Geographic Channel adalah cadangan-cadangan minyak dan gas di bawah tanah di seluruh dunia yang tiba-tiba lenyap, sehingga peradaban modern harus membuat alat baru untuk ethanol. The End of Oil menunjukkan alat travel dan industri yang tergerus habis, produk-produk plastik lenyap, pupuk bagi tanaman pangan yang juga menghilang, sehingga toko-toko kehabisan stok makanan, dan orang-orang di kota pergi ke wilayah-wilayah terpencil untuk berkebun dan beternak ayam.

Keberakhiran minyak juga telah diprediksikan oleh para alien Zeta, yang disebabkan oleh runtuhnya industri secara total akibat gempa-gempa berkekuatan 9 yang menyerang seluruh bumi selama Jam Pergeseran Kutub. Jalur-jalur pipa gas dan minyak akan robek dan terbakar, kilang-kilang dan gudang-gudang akan retak dan terbakar, dan bahkan perbaikan sederhana, pendek kata, tidak akan mungkin. Kincir angin dan listrik tenaga air harus menggantikan energi minyak Pasca Pergeseran Kutub.
Penjelasan ZetaTalk 15 April 1999 (mata rantai kekosongan pelumas): Seluruh bagian-bagian kecil yang diperlukan, lubricant (minyak pelumas) maupun zat aditif, tidak akan tersedia. Kebanyakan lubricant itu diperlukan, untuk menjaga keseimbangan kimiawi tertentu, kalau tidak, akan terjadi pengkaratan. Tanpa lubricant-lubricant itu, bagian-bagian mesin akan hangus terbakar atau aus, dan Anda tidak bisa begitu saja menuangkan air atau bahan kimia apapun--Anda butuh bahan kimia tertentu. 
Industri kimia akan terkena dampak yang sangat keras, karena banyak dari toko-toko mereka yang menjual cairan akan meledak, tersemprot, dan menguap, sehingga memerlukan bahan-bahan khusus untuk menciptakannya kembali dari awal. Maka Anda akan harus membuat back up, tanpa ada habisnya. Dan, setiap kali ada kerusakan dalam mata rantai itu, maka rantainya akan putus dan berpengaruh pada semuanya hingga ke bawah. Maka semua itu merembet sepanjang rantai, ke bawah. Bahkan kerusakan mungil dari suatu bagian dapat menghentikan prosesnya, karena, mungkin, ada suatu logam tertentu atau logam campuran tertentu yang akan diperlukan. Tanpa itu, suatu fungsi tertentu tidak akan terjadi, suatu denyut listrik tidak akan terjadi, atau pengetsaan tidak akan terjadi. 
Jika logam campuran itu tidak ada, maka seluruh bagian mesin akan tidak terpakai, dan, pendek kata, tidak efektif. Dan, jika tidak efektif, buat apa mempertahankannya. Apa motivasinya untuk tetap tinggal dan merawat pabrik ini? Siapa yang akan memberi makan para pekerja, atau membayar gaji mereka? Pendek kata, tidak ada aliran uang. Jembatan-jembatan runtuh. Jaringan listrik rusak. Pemerintah dalam keadaan chaos, tiarap berdempet-dempetan, mabuk-mabukan, dan saling membahas. Para pekerja tidak datang dari kesetiaan, yang kelaparan setengah mati, untuk menjaga agar kucing-kucing gemuk korporasi tetap dapat berbisnis. 
Film World Without Humans dan Forced Migration
Skenario-skenario Pergeseran Kutub atau Pasca Pergeseran Kutub yang digambarka oleh acara-acara khusus National Geographic Channel adalah dimana manusia lenyap. ZetaTalk memprediksi pengurangan 90% populasi bumi, yang kebanyakan akibat depresi, kelaparan, dan anjloknya daya tahan tubuh manusia akibat rasa putus asa, meskipun tenggelam dalam banjir dan sekarat karena luka juga menjadi faktor.

Film World Without Humans menunjukkan seberapa cepatnya infrastruktur umat manusia kembali ke cara-cara alam. Film Forced Migration menggambarkan bencana kekeringan yang sedemikian parahnya di AS sampai-sampai rakyat bermigrasi melewati tanah-tanah padang pasir yang baru menuju Great Lakes, danau-danau dengan sumber air bersih terbesar di dunia, atau mengapung di atas bongkah-bongkah es.
Para alien Zeta tentu saja telah memprediksi perubahan iklim dramatis di seluruh dunia, namun bukan karena bencana kekeringan. Pergeseran Kutub akan merubah iklim setiap orang, dan juga hewan dan tanaman, serta menyebabkan migrasi manusia. Seiring dengan waktu, wilayah-wilayah tropis dan es kutub akan terbentuk kembali.
Polar Apocalypse
Bagaimana dengan banjir Pasca Pergeseran Kutub, dimana para Zeta telah menyatakan bahwa, akibat gesekan selama pergeseran, lempeng di bawah perairan laut yang dingin akan memanas, yang juga memanaskan dan membengkakkan perairan itu, sehingga lautan seluruh Bumi akan naik rata-rata 675 kaki (213 meter)? 
National Geographic Channel juga telah menggambarkannya, dalam acara Polar Apocalypse mereka, dimana kutub-kutub mencair, menaikkan muka laut setinggi kira-kira 200 kaki dengan memasukkan Greenland. Ini cukup untuk membenamkan kota-kota pantai. Dalam segmen terhentinya rotasi bumi, kota-kota bagian utara digambarkan tergulung total oleh air yang biasanya selalu berada di Khatulistiwa oleh gaya sentrifugal dari rotasi yang mengalir ke utara. Dan, memang dalam prediksi ZetaTalk, banyak wilayah Kanada dan, tentunya, Siberia akan lenyap Pasca Pergeseran Kutub akibat banjir. 
 
Prediksi ZetaTalk 15 Juli 1995 (tentang perhitungan kenaikan muka laut setinggi 213 meter): Mengenai perhitungan kenaikan muka laut hingga 675 kaki (213 meter), yang terjadi lebih dari sekedar akibat pencairan es Antartika dan Greenland, kenaikan ini telah dihitung oleh manusia hingga hanya sekitar 200 kaki.
Apa yang hilang dari perhitungan itu adalah penggembungan massa-massa daratan, permukaan tanah di bawah laut, meskipun konsep ini terdengar ganjil. Dengan demikian, meskipun hal ini tidak dapat dihitung manusia, karena merupakan dinamika yang hilang dalam statistik-statistik manusia, inilah penjelasan mengapa kenaikan air laut setinggi 675 kaki (213 meter) tidak dapat dihitung dengan faktor-faktor yang telah diketahui--volume air dan peningkatan per derajat pertambahan panas. 
Film Doomsday Prepper, Doomsday Castle, Hidden Gardens: Persiapan Kiamat
Akan tetapi National Geographic Channel telah melakukan lebih dari sekedar peringatan tentang perubahan-perubahan bumi mendatang.
Mereka juga mengetengahkan acara-acara Doomsday Prepper dan seri Doomsday Castle. Meskipun acara-acara ini sangat terpaku pada persiapan persenjataan dan perlindungan benteng, mereka telah mulai mengetengahkan kebun-kebun tersembunyi (hidden gardens), rumah-rumah hobbit, pengawetan hasil panen, kacang-kacangan liar, dan rumput-rumput liar yang dapat dimakan, serta ternak ayam.



Kisikan Pergeseran Kutub Dari National Geogeraphic Channel 4.5 5 Nirata Senin, 25 November 2013 Baca juga:  Pasca Pergeseran Kutub: Air Laut Dunia Naik 198-213 meter Topik Pasca Pergeseran Kutub Mempersiapkan diri dengan tindakan...