Update Blog Alih Jaman


Update Blog Status Dunia


JAWABAN ATAS KECELAKAAN PESAWAT MH370

Sabtu, 29 Maret 2014

Tentang Film Noah dan Exodus 2014

Terjemahan bebas Noah and Exodus Movies, The ZetaTalk Newsletter Issue 391, Sunday March30, 2014

Dua buah film yang akan tayang premiere pada 2014 terkait dengan lewatnya Planet X, aka Nibiru, di jarak terdekat dengan Bumi. [Baca juga Tingkat Keparahan Pergeseran Kutub Nanti]
Film Noah dijadwalkan akan dirilis pada April, sedangkan film Exodus pada Desember 2014 nanti.

Menurut para alien Zeta, bahwa kedua film tersebut bertepatan dengan pengumuman (oleh Obama) yang akan mengakui tentang lewatnya Planet X, aka Nibiru, di jarak terdekat dengan Bumi bukanlah kebetulan.
Komentar ZetaTalk 22 Mar. 2014: "Cerita-cerita tentang Nabi Nuh dan Eksodus *(bangsa Yahudi--pen.) adalah kisah-kisah dari Injil, meskipun catatan historis bangsa Mesir (kuno--pen.) dalam Kitab Kolbrin juga memasukkan kisah-kisah itu, dan malahan lebih mendetil dan akurat. Sedangkan Injil telah diubah-ubah, dimana bagian-bagian yang dirasa menghina (penguasa kala itu--pen.) telah dihilangkan, sementara bangsa Mesir (kuno) berpegang pada fakta-fakta. 
Bahwa kedua film itu muncul pada 2014, di tahun ketika pengumuman yang akan mengakui tentang lewatnya Planet X, aka Nibiru, di jarak terdekat dengan Bumi telah diantisipasi, bukanlah kebetulan. Banyak orang telah menjadi curiga bahwa Akhir Jaman telah tiba yang mereka lihat berdasarkan bencana-bencana kekeringan, matinya ikan dan burung-burung, tanda-tanda di langit, dan peningkatan yang dapat dilihat dari pertempuran antara baik dan jahat. 
Injil telah diekspektasi untuk menjadi referensi manual semata oleh banyak orang yang mengikuti rencana pengumuman itu, dan kisah-kisah Nabi Nuh dan Eksodus (Bangsa Yahudi--pen.) adalah contoh-contoh yang jelas sekali mengenai masa-masa lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi. Kitab Wahyu (dari Injil--pen.) juga paralel dengan Kitab Kolbrin dalam penggambaran lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi nanti. 
Di luar profit yang ingin didapat dalam bisnis pembuatan film, para promotor kedua film (yang akan dirrilis--pen.) 2014 ini berharap untuk mengedukasi publik. Nabi Nuh membuat rencana persiapan banjir besar secara praktis dengan membuat sebuah kapal yang bagi keluarga dan ternaknya. Pesan dari film Exodus tersebut adalah bahwa orang-orang yang berhati baik akan diberi asistansi (oleh para alien Pengabdi-Kebaikan, aka malaikat gaib--pen.), sedangkan mereka yang berniat untuk memperbudak orang-orang tidak akan." [Baca juga 
Pengabdi Kebaikan VS Pengabdi Ego]
Laporan Kitab Kolbrin tentang Nabi Nuh agak berbeda dengan laporan Injil, dan lebih logis.
Contohnya, Nabi Nuh tidak menyelamatkan setiap makhluk Bumi, melainkan berfokus pada hewan-hewan domestik yang akan dibutuhkan oleh keluarganya setelah banjir bah surut. Nabi Nuh digambarkan sebagai seorang bangsawan, dengan kekayaan yang cukup untuk membangun Bahtera itu. [Baca juga Bahtera/Kapal Nabi Nuh]
Kitab Kolbrin menggambarkan tentang Banjir Bah di halaman 128. [Baca juga Banjir Bah Era Nabi Nuh] 
Keterhuyungan Bumi yang mendahului Pergeseran Kutub jelas-jelas digambarkan di sana. [Baca juga Kitab Kolbrin dan Kitab Hanokh]
They had knowledge of … signs and omens, the secrets of the seasons, of the moon and the coming of the waters. ... there were wise men filled with the inner wisdom, who read The Book of Heaven with understanding and knew the signs. …  
Then the day came when The Lady of the Night changed her garment for one of a different hue, and her form swept more swiftly across the skies. Her tresses streamed out behind in gold and copper, and she rode in a chariot of fire. … the hour of trial draws nigh. … 
It has been told to me in a dream that the ship should be built against the mountains, and the sea will come up to me. … The lowermost was for the beasts and cattle and their provender, and it was laid over with sand from the river. The middle one was for birds and fowls, for plants of every kind that are good for man and beast, and the uppermost one was for the people. … cisterns for water and storehouses for food … the ship was without mast or oars. There were no poles and no openings, except for a hatch beneath the eaves above whereby all things entered. Into the great ship they carried the seed of all living things; grain was laid up in baskets and many cattle and sheep were slain for meat which was smoked by fire. They also took all kinds of beasts of the field and wild beasts, birds and fowls, all things that crawl. They said to the mockers, "Have your hour, for ours will surely come". 
Then, with the dawning, men saw an awesome sight. There, riding on a great black rolling cloud came the Destroyer, newly released from the confines of the sky vaults, and she raged about the Heavens, for it was her day of judgement. The beast with her opened its mouth and belched froth fire and hot stones and a vile smoke. It covered the whole sky above and the meeting place of Earth and Heaven could no longer be seen. In the evening the places of the stars were changed, they rolled across the sky to new stations, then the floodwaters came. … The floodgates of Heaven were opened and the foundations of Earth were broken apart. The surrounding waters poured over the land and broke upon the mountains. … storms and whirlwinds were loosed. … There was a time of great heat, then came a time of bitter cold. The waves over the waters did not rise and fall but seethed and swirled. … The stars in the Heavens were loosened from their places, so they dashed about in confusion. There was a revolt on high, a new ruler appeared there and swept across the sky in majesty. … 
The Destroyer passed away into the fastness of Heaven and the great flood remained seven days, diminishing day by day as the waters drained away to their places.
Penggambaran ZetaTalk 15 Agt. 1995: Resah, dan teramat sangat Mengabdi-Kebaikan, [Nuh] melakukan Panggilan, lalu mendapat kunjungan-kunjungan dari sesosok Ruh Pembimbing yang meresponnya. (Dan) Ia sungguh membangun sebuah kapal untuk menyelamatkan dirinya, keluarganya, dan hewan-hewan peliharaannya. Kisah Nabi Nuh telah dibuat romantis (oleh manusia--pen.) dengan dimasukkannya seluruh hewan di Bumi, yang mana tidak perlu banyak logika untuk mengenyahkan (kisah tambahan--pen.) itu: Seberapa besar kapalnya itu? Meskipun ombak itu besar, ombak itu tidak menutupi seluruh Bumi. Bagaimana bisa?"  [Baca juga Bahtera/Kapal Nabi Nuh]
 

Kalau Injil menciptakan setting kisah Eksodus sebagai sebuah pertempuran antara orang-orang Yahudi yang beriman dengan Firaun yang jahat, para alien Zeta menggambarkan Nabi Musa sebagai seorang oportunis yang memanfaatkan lewatnya Nibiru di jarak terdekat dengan Bumi untuk meloloskan diri dengan menyeberangi Laut Merah, meskipun (dalam hal ini) Nabi Musa mendapat asistansi (dari para alien Pengabdi-Kebaikan, aka malaikat gaib--pen.). [Baca juga Tentang Nabi Musa dan Ajaran Emas Yesus]
Kitab Kolbrin menggambarkan Eksodus di halaman 641. [Baca juga Kolbrin : Hari-Hari Gelap]
The dark days began with the last visitation of the Destroyer and they were foretold by strange omens in the skies. All men were silent and went about with pale faces. Fear walked the land and woman became barren with terror, they could not conceive, and those with child aborted. The days of stillness were followed by a time when the noise of trumpeting and shrilling was heard in the Heavens, and the people became as frightened beasts without a headsman. … The dead were no longer sacred and were thrown into the waters. He who grew no grain now owned a storehouse full. Cattle were left unattended to roam into strange pastures, and men ignored their marks and slew the beasts of their neighbours. No man owned anything. The public records were cast forth and destroyed, and no man knew who were slaves and who were masters. … Plague was throughout the land, the river was bloody and blood was everywhere. Those who did drink from the river vomited it up. The dust tore wounds in the skin of man and beast. 
The Doomshape, called the Destroyer, in Egypt, was seen in all the lands, thereabouts. In color, it was bright and fiery, in appearance changing and unstable. It twisted about itself like a coil … It was not a great comet or a loosened star, being more like a fiery body of flame. Its movements on high were slow, below it swirled in the manner of smoke and it remained close to the sun, whose face it hid. There was a bloody redness about it, which changed as it passed along its course. It caused death and destruction in its rising and setting. It swept the Earth with grey cinder rain and caused many plagues, hunger and other evils. It bit the skin of men and beast until they became mottled with sores. In the glow of the Destroyer the Earth was filled with redness. The face of the land was battered and devastated by a hail of stones which smashed down all that stood in the path of the torrent. They swept down in hot showers, and strange flowing fire ran along the ground in their wake. The fish of the river died; worms, insects and reptiles sprang up from the Earth. The gloom of a long night spread a dark mantle of blackness which extinguished every ray of light. None knew when it was day and when it was night, for the sun cast no shadow. The darkness was not the clean blackness of night, but a thick darkness in which the breath of men was stopped in their throats. Men gasped in a hot cloud of vapour which enveloped all the land and snuffed out all lamps and fires. … Ships were sucked away from their moorings and destroyed in great whirlpools. It was a time of undoing.
 

Wawasan ZetaTalk 15 Nov. 1996: "Lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi paling baik diingat di masa eksodus bangsa Yahudi dari Mesir, namun apa yang tidak diketahui benar adalah alasan eksodus itu. [Baca juga Era Pergeseran Kutub, Siklus 3600an Tahun, Kini Tiba]
Eksodus bangsa Yahudi tidak terjadi karena grup besar ini telah memutuskan untuk berjalan-jalan suatu hari, mengantisipasi hukuman yang tidak lebih buruk dari cambukan akibat ketahuan seandainya mereka diketemukan. Eksodus itu terjadi karena para tuan mereka begitu kepayahan dan dipusingkan oleh masalah-masalah yang begitu parah sampai-sampai sepenuhnya mengalihkan perhatian dari budak-budak mereka. 
Apakah masalah-masalah itu karena sungai Nil yang kebanjiran atau wabah belalang atau bahkan ada perayaan dimana semua orang mabuk?
Tidak ada situasi normal dalam masyarakat Mesir kala itu yang akan telah menciptakan sebuah situasi dimana bangsa Yahudi dapat pergi, secara masal, maupun sebuah situasi dimana orang-orang itu memiliki keberanian untuk pergi. Mereka pergi karena lewatnya Planet X di jarak terdekat memberi kesan pertama dalam bentuk malam yang panjang lalu aktifitas-aktifitas mengerikan berupa gempa-gempa serta erupsi-erupsi vulkanik di gunung-gunung api dekat sana.
Chaos-pun merajalela, jenis chaos tepat seperti itulah yang ditakuti oleh pemerintah di seluruh dunia akan terjadi dalam waktu dekat.
(Di jaman itu--pen.) para penjaga meninggalkan pos-pos mereka, dan para pembantu rumah tangga mencuri barang-barang tuan-tuan mereka serta menyelinap pergi di malam yang sepertinya tanpa akhir. Para penguasa terpaku dalam kekhawatiran dan membahas sendiri di kalangan mereka tentang bagaimana mereka dapat menenangkan para dewa. Para elit militer, yang terbiasa memiliki kendali total serta tidak menolerir adanya tentangan-tentangan terhadap perintah-perintah mereka, bereaksi terhadap chaos itu dengan mencoba menegakkan kenbali peraturan. Para tentara yang histeris tak mampu sungguh-sunguh memahamin apa yang sedang terjadi kepada mereka, dan tidak berselera untuk menenangkan para atasan mereka, sehingga militerpun mengalami pertempuran internal selama beberapa waktu. [Baca juga Pasca: Ketika Kekuatan Hukum dan Militer Lenyap]
Barulah, ketika rotasi Bumi kembali berputar, para penguasa Militer dan para pemimpin militer mampu mendapatkan kembali kendali atas pasukan mereka. Namun menjelang momen ini, sebagaimana yang telah dikisahkan dengan baik oleh sejarah, eksodus bangsa Yahudi merupakan kesuksesan!" 
----------------------






Selasa, 25 Maret 2014

Tentang Kristal-Kristal Air Masaru Emoto

Sumber: ZetaTalk Chat Q&A for January 26, 2014

Eksperimen Dr.Masaru Emoto dengan air yang menghasilkan kristal-kristal air yang berubah bentuk sesuai kata-kata yang diucapkan atau musik yang diperdengarkan pada air telah membuat dunia kagum akan kehebatan air dan kekuatan hati/pikiran. Hasil eksperimennya menunjukkan bahwa kristal-kristal air menjadi berbentuk indah ketika diberi ucapan seperti "damai" atau "cinta", misalnya, namun menjadi buruk dengan kata-kata seperti "kamu jelek".


Hal ini, menurut Emoto, mendemonstrasikan pengaruh perasaan orang atau musik pada air. Ia menyimpulkan bahwa partikel air dapat dipengaruhi oleh suara musik, doa-doa dan kata-kata yang ditulis dan dicelupkan ke dalam air tersebut.
Masaru Emoto: Masaru Emoto adalah seorang seorang peneliti dari Hado Institute di Tokyo, Jepang pada tahun 2003 yang melalui penelitiannya mengungkapkan suatu keanehan pada sifat air. Melalui pengamatannya terhadap lebih dari dua ribu contoh foto kristal air yang dikumpulkannya dari berbagai penjuru dunia, Emoto menemukan bahwa partikel molekul air ternyata bisa berubah-ubah tergantung perasaan manusia disekelilingnya, yang secara tidak langsung mengisyaratkan pengaruh perasaan terhadap klasterisasi molekul air yang terbentuk oleh adanya ikatan hidrogen,
Emoto juga menemukan bahwa partikel kristal air terlihat menjadi "indah" dan "mengagumkan" apabila mendapat reaksi positif disekitarnya, misalnya dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Namun partikel kristal air terlihat menjadi "buruk" dan "tidak sedap dipandang mata" apabila mendapat efek negatif disekitarnya, seperti kesedihan dan bencana. Lebih dari dua ribu buah foto kristal air terdapat di dalam buku Message from Water (Pesan dari Air) yang dikarangnya sebagai pembuktian kesimpulan nya sehingga hal ini berpeluang menjadi suatu terobosan dalam meyakini keajaiban alam. Emoto menyimpulkan bahwa partikel air dapat dipengaruhi oleh suara musik, doa-doa dan kata-kata yang ditulis dan dicelupkan ke dalam air tersebut. http://id.wikipedia.org/wiki/Masaru_Emoto
Apabila emosi, atau perasaan, berpengaruh pada kristalisasi air, bagaimana dengan kertas, yang notabene tidak beremosi, bertuliskan kata-kata tertentu yang dicelupkan ke air? Apa penjelasan para alien Zeta mengenai seluruh fenomena ini?

Penjelasan ZetaTalk, terjemah bebas ZetaTalk Jan. 26, 2014:

Meskipun manusia menganggap pikiran dan emosi ada di dalam tubuh--gelombang-gelombang otak atau hormon-hormon atau ketegangan pada otot-otot--dunia di sekeliling tubuh manusia sangat menyadari perubahan-perubahan pada tingkat subatom.
Apalagi yang disebut telepati kalau bukan gelombang-gelombang otak yang ditransmisikan, oleh suatu media, kepada yang lainnya? [Baca: Tentang Penerawangan (Dan Telepati)]
Masaru Emoto dengan cerdasnya menangkap hasil-hasil gelombang-gelombang otak semacam itu, beserta muatan emosional yang mengiringinya, pada air di dekatnya.
Bukanlah air yang mencerminkan kata-kata itu maupun irama ataupun musik, yang sesungguhnya terjadi adalah bahwa air mencerminkan hubungan antara emosi dengan pikiran manusia di dekatnya."
What is The Photograph of Frozen Water Crsytals? http://www.masaru-emoto.net/english/water-crystal.html  It was 1994 when the idea to freeze water and observe it with microscope came upon me. With this method, I was convinced that I should be able to see something like snow crystals. After two months of trial and error, this idea bore fruit. The beautifully shining hexagonal crystals were created from the invisible world. My staff at the laboratory and I were absorbed in it and began to do many researches. 
At first, we strenuously observed crystals of tap water, river water, and lake water. From the tap water we could not get any beautiful crystals. We could not get any beautiful ones from rivers and lakes near big cities, either. However, from the water from rivers and lakes where water is kept pristine from development, we could observe beautiful crystals with each one having its own uniqueness. 
The observation was done in various ways: Observe the crystal of frozen water after showing letters to water, Showing pictures to water, Playing music to water. Praying to water. In all of these experiments, distilled water for hospital usage produced by the same company was used. Since it is distilled twice, it can be said that it is pure water.


Minggu, 23 Maret 2014

Antara Tahap 7 Maret 2014 dan Minggu-Minggu Terakhir (Tahap 9)



Baca juga: 


Sumber: ZetaTalk Chat Q&A for March 22, 2014

Para alien Zeta telah memberi tahu kita bahwa reaksi-reaksi publik terhadap pengumuman Obama nanti akan luar biasa tenang--mereka akan terus pergi kerja, membayar tagihan-tagihan, dan anak-anak mereka tetap pergi ke sekolah--karena mayoritas orang tidak memiliki uang untuk pindah.
ZetaTalk 16 Sept. 2012: Hasil akhirnya akanlah rakyat yang terguncang yang merenungkan masa depan yang tiba-tiba telah berkembang dengan jalan-jalan yang lebih maju ketimbang sebelumnya.
Orang-orang berpengaruh yang membahasnya di TV akan tak ada habisnya membicarakan kemungkinan hasil-hasilnya. Agama-agama akan dapati gereja-gereja dan mesjid-mesjid terisi penuh, dengan doa-doa memohon keselamatan yang terucap dari bibir orang-orang beriman. Para kepala rumah tangga yang serius dan bertanggung jawab akan membuat rencana-rencana, dan, kalau keselamatan tak memungkinkan sehingga hanya ada kemungkinan kematian atau kelaparan, maka, seperti yang telah kami prediksikan, mereka akan mempersiapkannya dengan cara-cara yang mencerminkan orientasi spiritual dan kematangan mereka. [Baca: Absurdnya Kekhawatiran Elit Tentang Reaksi Masyarakat Terhadap Pengumuman Tentang Planet X Nanti]
Nah, apabila keterhuyungan bumi yang akan semakin parah selama Minggu-Minggu Terakhir akan menimbulkan gelombang-gelombang pasang tinggi, 200-300 kaki, di seluruh pantai di dunia, tidakkah setengah populasi dunia yang tinggal di pesisir-pesisir akan mati menuju masa itu nantinya? [Baca juga: Pesisir Mana Saja Yang Tidak Akan Lagi Dapat Ditinggali?]
UN Atlas: 44 percent of us live in coastal areas, January 31, 2010: About 44 percent of the world’s population lives within 150 kilometres of the sea. This interesting research result (http://www.oceansatlas.org/servlet/CDSServlet?status=ND0xODc3JjY9ZW4mMzM9KiYzNz1rb3M~) from the UN Atlas of the Oceans is perhaps worth repeating as it, in a few words, justifies the need for integrated coastal management, i.e. that kind of management of natural resources and their uses which puts a lot of emphasis on cooperation, coordination and multiple use of resources. With such a high percentage of people within a narrow coastal zone, the traditional one-eyed sectoral approaches, which favour exclusive uses, are likely to fail. Coastal cities are usually important ports, which provide access to and from the interior through a major river. In addition, they are hot spots of fisheries providing us with animal protein, and ocean-related recreation, which is rapidly growing. Furthermore, most of the world´s megacities with more than 2,5 million inhabitants are in the coastal area. http://coastalchallenges.com/2010/01/31/un-atlas-60-of-us-live-in-the-coastal-areas/
Bagi orang-orang yang berkesempatan untuk bertahan hidup atau memiliki kesempatan di saat-saat teakhir untuk membuat keputusan spiritual hingga hari terakhir, apa saja tanda-tanda yang mengawali sebelum terjadi perubahan-perubahan Bumi di awal skenario Tahap 9 (Minggu-Minggu Terakhir)? (Dengan kata lain,) dari mana kita akan tahu bahwa Minggu-Minggu Terakhir sedang mendatangi sehingga kita akan tahu kapan saatnya untuk lari ke pegunungan? 
Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas Chat Q&A for March 22, 2014:

Banyak orang yang mencemaskan tersalipnya Tahap 7 oleh Tahap 8 dari 10 tahapan (menuju Pergeseran Kutub--pen.). Mereka takut kalau-kalau Tahap 8 akan segera berakhir dan Minggu-Minggu Terakhir dimulai dengan sedikit peringatan saja.
Kami selama in selalu menyatakan bahwa Tahap 8 akan menjadi sebuah fase yang panjang, dimana Tahap 7 telah diekspektasi akan terjadi dengan sangat cepatnya. 
Kami tidak akan dapat dipaksa untuk menjelaskan secara panjang lebar maupun memberi gambaran komprehensif mengenai apa yang dapat diekspektasi oleh umat manusia selama Tahap 8 oleh kecemasan manusia yang menginginkan adanya timeline untuk rencana-rencana pribadi mereka.
Permianan-permainan yang sedang dimainkan dengan para elit, yang akan memperbudak manusia, jauh lebih penting. [Baca juga: Apa Selanjutnya Agar Rakyat Melek?]
Bahwa Minggu-Minggu Terakhir tidak akan segera dimulai sudah jelas dari sedekar fakta bahwa pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 belum lagi komplit!


Baca juga: 
Gempa Akhir Tahap 7 dan Tahap 8
Tentang Rencana Pengumuman Planet X Oleh Obama






Kamis, 20 Maret 2014

Kisikan Untuk Informasi ZetaTalk Mendatang Tentang MH370

Bacva juga: Jawaban Atas Kecelakaan Pesawat Boeing 777-200

Pertanyaan untuk ZetaTalk Chat for March 22, 2014:

The Zetas have already addressed what has happened to Malaysian Airlines flight MH370 in this newsletter http://poleshift.ning.com/forum/topics/zetatalk-chat-for-march-15-2014
This raises questions of:

1. Where is it? Or, Are search and rescue searching in the correct area? Or has the earth wobble created unusual ocean currents that have carried the wreckage into an area beyond what any profiling information could accurately calculate?
And then, the Malaysian government have had a field day in the media with stories of first it being a bomb, then it circled back, and now the latest it has been hijacked.
Malaysia Airlines Flight MH370 traced seven hours after it went missing as hijacking becomes more likely http://www.news.com.au/travel/travel-updates/malaysia-airlines-flight-mh370-traced-seven-hours-after-it-went-missing-as-hijacking-becomes-more-likely/story-fnizu68q-1226855485378
It seems the eyes of the world are on this incident, and I am hoping it is going to give proof of the truth the Zetas have been telling us ever since they started fore warning of Planet X aka Nibiru heading for us.

2. What is with the Malaysian Government, that they appear to be spilling anything that first comes to mind even if it is a theory? Did the Oil Rig worker spot the crash?
Oil rig worker says he saw Malaysia Airlines Flight MH370 burst into flames http://www.news.com.au/world/oil-rig-worker-says-he-saw-malaysia-airlines-flight-mh370-burst-into-flames/story-fndir2ev-1226853302184
My heart aches for the family and friends of the missing flight, they must be in utter agony of not knowing the truth.
With love Eve.

Nancy Lieder menjawab pada Sabtu, 15 Maret 2014:

I've been following this closely and suspect the plane will soon be found. Thus, declined.
A ghost ship, all crew and passengers dead from lack of oxygen, blown this way or that by winds after having turned part way back (pointing to the west) before the pilot blacked out. I am doing up a big newsletter thing for next weekend but will give the basic outline HERE, now. Lots of false leads.
MH 370 disappeared from radar somewhere over the waters between the Malay Peninsula and the tip of Viet Nam. There was no distress call, and the plane disappeared from radar.

All electronics on board stopped, including the transponder and automatic updates from the Rolls Royce engine collected and recorded for maintenance. The plane disappeared from civilian radar which keys off the transponder, at 1:21 am and any automatic periodic system updates from the plane and plane’s engines, sent every hour, stopped, the last received at 1:07 am. China authorities indicate a steep decline as it went off radar, and report the plane veered from 024 to 333 at that point.
FALSE LEADS were that the plane had been kidnapped, as the automatic system updates from the planes cannot be readily turned off, though the transponder can.  Two stolen passports were traced to Iranian youths trying to escape to and gain entry to Europe.
Was it an explosion, such as a bomb? Was the plane hit by a meteor or bolide? The weather was crystal clear, and nothing appeared on any satellite images of the region.
FALSE LEADS were an oil slick which was found to be from ship oil, and any pieces of debris were moss covered sea junk. An explosion would leave a wide debris field, but not a single piece of debris has been located.
FALSE LEADS in the days following the disappearance were some Chinese satellite photos showing what was presumed to be floating white debris, but which later proved to be clouds. And a claim by an oil rig worker offshore from the tip of Viet Nam that he had seen a flaming plane falling from the sky also could not be confirmed and was suspected of being a hoax. Both claims were located in the same area – the South China Sea.
The Malay military noted a plane flying over the Malay Peninsula to the west, at 29,500 feet, and out toward the Indian Ocean at 2:15 am.
(Military radar does not require an operating transponder.) Signals from what could be a 777 airliner were received by satellite in the area also, for up to 5 hours. This appeared to be only a ping trying to establish contact but no additional information. 
Could the plane be flying on automatic at high altitude, out of control with fried electronics?
Per a pilots forum, an unguided aircraft would fly on, in the current heading, keeping the plane stable in a phugoid oscillation and turning according to the flight plan even if no longer headed in the right direction. If the compression systems in the aircraft were fried, the passengers and crew would have passed out in less than a minute due to lack of oxygen, and died, yet the plane could fly on. This is what happened to Air France 447.
A succession of a dozen technical messages showed that several electrical systems had broken down, most ominously the pressurization system - a totally unprecedented situation in the plane. 
Based on the amount of fuel in the plane, the search area was vastly expanded.
FALSE LEADS suggesting that the plane was still whole were the oddly ringing cell phones of crew and passengers, but this was explained as only a ring tone in the QQ network, not an actual connection to the physical phone. 370 
The plane just went silent. Per the Zetas, this was another case of electromagnetic pulse (EMP) from Planet X, similar to the Air France 447 episode in 2009 and the Sayano-Shushenskaya dam transformer explosion, also in 2009. 
ZetaTalk, provided on Sunday March 9, 2014, proven right once again. [Baca: Jawaban Atas Kecelakaan Pesawat Boeing 777-200]


Baca juga artikel terkait:





Minggu, 16 Maret 2014

Matahari Kedua di Kalifornia dan Nu Mayer Station 2014


Sumber: Second Sun, The ZetaTalk Newsletter Issue 388, Sunday March 9, 2014

Para alien Zeta telah memprediksi tentang penampakan keseluruhan tubuh Planet X (Planert X complex) yang akan semakin terlihat jelas.
Analisa ZetaTalk, 20 Juli 2013: Sebagaimana telah kami prediksikan akan terjadi selama fase 8 dari 10 (tahapan pergerakan lempeng menuju Pergeseran Kutub--pen.), penampakan Planet X complex telah meningkat. Sebagaimana yang telah kami jelaskan, Planet X dan Bumi mengambil posisi yang lebih bersebelahan selama fase 8 ini, dengan Planet X yang bergerak ke depan di jalurnya namun Bumi menarik diri jauh ke kiri dimana ia terperangkap dalam cangkir (pergolakan magnetik--pen.). Penampakan dengan mata telanjang itu meningkat karena sudut pemantul-mantulan sinar matahari yang dipantulkan oleh awan debu luas yang menyelubungi Planet X dan Pusaran-Pusaran Bulannya menjadi lebih optimal. [Baca: Posisi Terkini Planet X Juli 2013: Optimal Untuk Dilihat]
Matahari Kedua di Kalifornia
Sumber: 20 Februari 2014.(youtube)


Matahari Kedua di Neumayer Station, Kutub Selatan, pada 21 Januari 2014. 
Sumber: http://www.youtube.com/watch?v=jTmdevylkBs, dengan salah satunya capture dari sebuah timestamp (23:20, youtube).


-------------------------------------------------

Matahari Kedua Tahun  2013


Jerman, November 2013
Sumber: 13 November 13, 2013 (youtube)







Catatan Khusus Buoy 53046 dan Lempeng Indo-Australia

Baca juga: 
Sumber: Tsunami Buoy 53046 - Evidence of Indo-Australian Plate Tilting?

Interaksi magnetik antara Nibiru, aka Planet X, dan Bumi telah menyebabkan Bumi terus terhuyung-huyung sehingga melonggarkan kuncian Lempeng Indo-Australia yang selama ini bertindak sebagai titik rem yang mengerem pergerakan lempeng-lempeng dunia lainnya, dengan dampak awalnya pada Lemeng Sunda, yang berbatasan langsung dengannya.
Peringatan ZetaTalk: 21 Des. 2007Apa dampak dari miringnya bumi setiap harinya pada lempeng-lempeng Bumi, yang telah melonggar dan menjadi lebih fluid akhir-akhir ini akibat terkena pengaruh goncangan yang terus-menerus akibat keterhuyungan bumi? Gempa-gempa besar yang mempengaruhi seluruh bumi secara keseluruhan harus terjadi pertama-tama pada salah satu titik rem dalam jejaring global bumi. Bagi bumi, titik ini utamanya adalah tempat dimana lempeng Lempeng Indo-Australia menyelam ke bawah peg. Himalaya. Peg. Himalaya, sebagai pegunungan tertinggi di dunia, menunjukkan seberapa seringnya titik ini dihantam gempa-gempa di masa lalu. Ketika bergerak, titik rem ini memungkinkan banyak titik kompresi di Lempeng besar Pasifik untuk bergerak. [Baca: Penjungkitan Lempeng Indo-Australia : Bukti 2010]

Lempeng Sunda telah lama diprediksi oleh ZetaTalk akan terdorong ke bawah Lempeng Indo-Australia di sepanjang lengkungan Sumatera-Jawa akibat terangkatnya Lempeng Indo-Australia bagian timur menuju Pergeseran Kutub.
Prediksi ZetaTalk, 17 April 2010: Telah kami nyatakan, sejak awal ZetaTalk di tahun 1995, bahwa selama pergeseran kutub, sisi timur Lempeng Indo-Australia akan naik, sedangkan sisi baratnya akan menyelam ke bawah Peg. Himalaya, di India. Tentu saja tingkat kecepatannya tetap karena lempeng-lempeng itu mulai melonggar dan bergerak. Lempeng Indo-Australia akan miring ke sisinya sehingga Indonesia dapat menyelam ke bawah sisi timur dari lempeng itu. Pulau-pulau di Indonesia akan terkena dampak penyelaman ini, yang pada akhirnya akan ambles.
Prediksi ZetaTalk 16 Okt. 2010Pulau-pulau besar Indonesia dan Malaysia mengendarai lidah Lempeng Eurasia. Semua wilayah itu akan menderita ketika pergerakan lempeng yang akan mendorong turun banyak pulau di Indonesia--banyak pulau kecil, dan pesisir-pesisir pulau-pulau yang lebih besar--akan mengalami pengurangan ketinggian dari muka laut. [Baca: Indonesia, Asia Tenggara : Potensi Kerawanan Bencana Subduktif]
Bagian lempeng sunda yang membengkok melewati selatan Cina memungkinkan pendorongan ke bawah ini. Dimana pembengkokan (bending) itu?
Prediksi ZetaTalk Oct. 16, 2010Kami telah bicara sebelumnya tentang wilayah-wilayah yang akan terkena dampak pembengkokan lidah yang menahan Indonesia, namun sekarang bisa lebih spesifik lagi. Tarik sebuah garis lurus dari kota Hangzhou langsung ke timur. Anggap garis horisontal ini titik pembengkokan. [Baca: Prediksi Penurunan Lempeng Sunda Selama Tahap 7]  
Garis Bengkok Lempeng Sunda 


Kenaikan Lempeng Indo-Australia Bagian Timur
Adalah Buoy Station 53046 yang telah mencatat kenaikan dramatis Lempeng Indo-Australia bagian timur. Station 53046 adalah sebuah buoy DART yang berlokasi di selatan Jawa (laut Bali Selatan), dekat perbatasan Lempeng Indo-Australia. [Station 53046 kini dinyatakan di situs NDBC tidak lagi beroperasi.]



Agustus - September 2010, Kenaikan Dasar Laut Yang Tiba-Tiba
Pada 24 Agustus - 10 September 2010, buoy tersebut mulai mencatat pengurangan kedalaman laut di sana, sebanyak 700 meter (hampir 2300 kaki). Berdasarkan catatan buoy ini, ini berarti telah terjadi pengangkatan dasar laut setinggi itu.

20 Agt. - 3 Sept. 2010

Pada 24-30 Agt. 2010, kedalaman laut rata-rata dimana buoy 53046 berada berubah dramatis sebanyak 150 meter (hampir 500 kaki). Plot ketinggian kolom air menunjukkan telah terjadi dua kenaikan mendadak pada dasar lautnya.
Sekitar seminggu kemudian, 10 Sept. 2010, kedalaman laut anjlok (tiba-tiba berkurang) sebanyak 12 meter (hampir 40 kaki).  
Pada 15-17 Oktober 2010, kedalaman laut rata-rata telah berubah (berkurang) secara menakjubkan sebanyak 325 meter (1066 kaki), yang menunjukkan adanya kenaikan dasar laut yang lebih dramatis.  
24 jam kemudian, Station 53406 mendadak bungkam. 
[Untuk catatan masing-masing datanya, lihat bagian DATA BUOY SEPTEMBER-OKTOBER 2010, di bawah.]
Kematian Mencurigakan Petugas Buoy Senior. ZetaTalk dan blog poleshift ning mencatat tentang kematian tragis dan misterius seorang team leader proyek yang sangat berpengalaman (30 tahun) saat ia sedang melakukan maintenance pada sebuah buoy di perairan sejauh 1000 mil di Laut Sulawesi dekat Pulau Sipadan pada Oktober 2012. Para alien Zeta menjelaskan bahwa kematian itu adalah pembunuhan terkait data signifikan buoy 53406. 
Penjelasan ZetaTalk, 27 Okt. 2012"Buoy ini dimiliki dan diurus oleh sebuah perusahaan Malaysia yang berada di daratan di Lempeng Sunda, yang sedang ambles. Mereka cukup peka bahwa rakyat mereka tidak menyadari situasi mereka, sehingga panik.  
Sejak awal Tahap 7 dari 10 tahapan pergerakan-pergerakan lempeng (menuju Pergeseran Kutub), banjir di daratan-daratan rendah telah dijelaskan sebagai akibat hujan atau penyedotan air tanah yang menyebabkan runtuhnya tanah atau naiknya ketinggian muka laut yang entah bagaimana hanya berpengaruh di Asia Tenggara.  
Bukti bahwa Lempeng Indo-Australia sedang terangkat secara dramatis tepat di perbatasan Lempeng Sunda yang ditempati oleh Malaysia memang menimbulkan kepanikan, namun bukan di kalangan rakyat umumnya. Kepanikan itu di kalangan elit di negara itu. 
Perbatasan-perbatasan lempeng tidaklah halus, melainkan kasar, dan ketika saling menekan akan terjadi banyak kerontokan di semua sisinya. Tekanan dari Lempeng Pasifik yang memampat terhadap Lempeng Eurasia besar dapat dilihat pada sejumlah lempeng tektonik kecil di atas Australia, dimana bagian dari Lempeng Sunda itu sendiri, yang merupakan lidah dari Lempeng Eurasia, telah terpecah-pecah menjadi beberapa lempeng kecil.  
Fakta bahwa dasar laut itu naik dengan tiba-tiba dan secara dramatis di bawah buoy 53406 adalah karena ada sebagian dari perbatasan lempeng ini yang mulai menonjol ke permukaan. Pegawai pria selama 30 tahun tersebut adalah orang yang jujur, dan diharapkan untuk sekedar menyampaikan kebenaran kepada publik. Dan karenanya, ia kehilangan nyawa oleh para elit di Malaysia." [Baca: Kematian Buoy Oktober 2012]
 


DATA BUOY SEPTEMBER-OKTOBER 2010

7 - 11 September 2010
Pada 10 Sept. 2010, kedalaman laut anjlok (tiba-tiba berkurang) sebanyak 12 meter (hampir 40 kaki).




15 - 17 Oktober 2010
Pada 15-17 Oktober 2010, kedalaman laut rata-rata telah berubah (berkurang) secara menakjubkan sebanyak 325 meter (1066 kaki), yang menunjukkan adanya kenaikan dasar laut yang lebih dramatis.




11 - 15 Oktober 2010



15 Oktober 2010

16 - 20 Oktober 2010







Sabtu, 15 Maret 2014

Cengkeraman Tak Tergoyahkan Planet X Pada Bumi

Terjemahan bebas ZetaTalk: Unshakable Grip, written Jan 1, 2004

"Kini 2003 sudah berlalu, apakah bahaya pergeseran kutub juga berlalu?
Boro-boro, karena hanya orang-orang naive lah yang meyakini bahwa planet-planet yang bergerak, beserta kekuatan-kekuatan yang menggerakkan mereka, akan bersumpah setia pada jadwal-jadwal atau kalendar yang dipegang umat manusia.
Setahun yang lalu, *Planet X complex yang sedang mendatangi sedang menarik dirinya ke arah Matahari dengan kecepatan yang sangat tinggi, dan dapat terlihat di langit malam dari Bumi, di jarak yang sangat jauh di ruang angkasa sana, membentuk obyek-obyek buram di citra-citra teleskop. [*Planet X complex: tubuh Planet secara keseluruhan]


Planet X April 2003, North Carolina
Selama 2003, kami, para Zeta, bersikap waspada mengenai tanggal dan jarak, kecepatan dan posisi (Planet X), hanya memberi kisikan kepada pihak penguasa apa yang dapat mereka tentukan sendiri, berupa koordinat-koordinat sebagaimana dipandang dari Bumi, dan inipun hanya untuk hingga awal Mei 2003.
Meskipun pihak penguasa memiliki sumber-sumber daya untuk menentukan atau memperkirakan dimana lokasi dan bergeraknya Planet X complex, penolakan kami untuk memberi informasi lebih jauh kepada rakyat jelata juga disengaja.
Sebagaimana yang tak ada habisnya kami jelaskan, sedang terjadi permainan-permainan yang serius, yang melibatkan kesejahteraan mayoritas umat manusia, bukan sekedar untuk kenyamanan keluarga ini atau itu yang menginginkan kapan tanggalnya untuk pindah ke lokasi aman. 
Peringatan-peringatan keras kami kepada rakyat jelata untuk membaca perubahan-perubahan bumi, tanda-tandanya, serta mengikutinya sebagai petunjuk tentang waktu, telah diberlakukan, melalui penolakan mentah-mentah kami untuk bersikap dapat diandalkan dengan cara apapun dalam hal tanggal-tanggal, tahun 2003 lalu itu.
Mereka yang tidak mempelajari untuk melakukan (persiapan-persiapan--pen.) akan terus merugi, karena tak ada satupun yang berubah sekarang ini seiring dengan berlalunya waktu penanggalan.  
Parra elit, beserta para pion mereka, masih memegang rencana-rencana jahat mereka untuk memperbudak, mengubur, menyelamatkan secara selektif dan membunuh secara selektif rakyat jelata yang berjumlah ratusan juta orang. [Baca: Berbohong demi Kebaikan 2003: Alasan]
Kengerian yang menanti orang-orang tak berdosa itu, yang kebanyakan bahkan tidak menyadari apa yang akan segera bergulir, tidak dapat dibayangkan oleh mereka yang riuh-rendah meneriakkan pertanyaan-pertanyaan mengenai tanggal-tanggal spesifik, demi kenyamanan mereka sendiri. 
Satu-satunya jalan untuk melindungi mereka (rakyat jelata) adalah melanjutkan elemen kejutan, dan, meskipun penganiayaan dialami duta kami, Nancy, dalam hal ini, inilah peraturan kami hingga hari-hari terakhir menuju melambatnya rotasi bumi yang cepat.
Dalam hal Bumi telah hampir bergerak melingkar penuh selama tahun terakhir ini ke tempat dimana ia kini akan kembali menghadap ke Orion/Taurus di langit malam, bagaimana perbandingannya dengan waktu ini di awal 2003 mengenai penempatan Planet X complex?
1. Setahun yang lalu, hanya di langit malam complex itu dapat dilihat, dan penampakannya luar biasa redup dan kecil kemerahan yang buram.
2. Saat ini, tidak ada complex semacam itu di langit malam, namun muncul anomali-anomali yang semakin sering di sekitar Matahari, termasuk planet-planet yang lebih dekat ke matahari ketimbang Bumi yang menjadi bergelimangan cahaya seperti misalnya Venus, gelimang cahaya ganjil dari arah selatan dapat terlihat.  
Demikianlah, Planet X tidak lagi berada di luar orbit Bumi, melainkan lebih dekat ke matahari ketimbang ke Bumi. [Baca: Tentang Posisi Planet X Selama Tahap 8 Per Februari 2014]
Hal ini yang bertanggung jawab atas dapat terlihatnya persona-persona dan ekor planet terseut, meskipun complex tersebut tidak lagi datang langsung dari Matahari, melainkan, sudah beberapa bulan ini (per 2003-2004--pen.), mendekati dari samping.
Planet itu tidak lagi mendekat pada sudut 11°, melainkan di sudut 32°, setelah menukik rendah selama mendekatnya pada tahun 2003, dan kini naik lagi ke sudut ini untuk menembus Ekliptik di antara Bumi dan Matahari.
Hal ini yang membuat cahaya malamnya semakin kemilau, terlihat bahkan di bumi utara, ke arah selatan. 
Planet X Jan. 2004
setengah jam setelah matahari terbenam

Planet ini berdampak pada orbit Bumi dengan mendorong Bumi ke atas di Ekplitiknya, seperti yang telah diperhatikan tidak lama sejak 21 Sep. Equinox, dan baru-baru ini memundurkan orbit Bumi, mendorongnya ke belakang.
Ini yang membuat banyak pengamatan matahari yang terlalu jauh ke selatan, di kedua belahan Bumi (utara dan selatan--pen.). Dan waktu-waktu matahari terbit dan terbenam menjadi melenceng untuk kerangka waktu pasca 21 Des. Solstice.  
Lalu apa yang dapat diekspektasi pada titik lewatnya yang terdekat dengan bumi yang nyata itu nanti, dimana orbit retrogade Planet X memaksa planet itu memasuki orbit Bumi, tidak lama lagi!
Seperti yang pernah kami nyatakan, orbit-orbit (planet) tidaklah sakral, dan ini termasuk kecepatan dan lokasi planet. 
Orbit Planet X terjadi sangat cepat dari titik tergetar-getarnya di tengah-tengah di antara kedua fokusnya (kedua mataharinya--pen.) menuju tata surya luar sana, lalu melambat secara dramatis, dan, pada dasarnya, melayang-layang saja melewati Matahari, terperangkap di antara tarikan gravitasi dan Gaya Tolak, dimana hanya momentumnya yang bergerak ke depan yang menggerakkannya keluar dari 'tarian' ini ke tempat dimana planet itu mengayun keluar dari tata surya ini, Gaya Tolak yang digabungkan dengan momentumnya lah yang mendapat angin.   
[Baca: Planet X, aka Planet Ke-12 (Nibiru): Jarak dari Bumi dan Gerak Orbit]
Jika Planet X dapat bergerak dengan tergetar-getar, tidakkah Bumi juga dapat?
Bumi lebih kecil, sekedar sampah di jalanan, tidak mempengaruhi Planet X, tidak membawa konsekuensi pada para raksasa dalam permainan ini, Matahari dan Planet X. Ia sudah dalam cengkeraman tak tergoyahkan, tidak mampu lewat, untuk mendorong ke atas sehingga Kutub Selatannya dapat melayang di atas Kutub Utara Planet X, dan tidak dapat meloloskan diri! 
Maka kami katakan lagi kepada rakyat jelata, belajarlah untuk membaca tanda-tandanya, belajarlah untuk berpikir sendiri dalam membuat keputusan-keputusan Anda, belajarlah untuk mengukur pelambatan rotasi Bumi sebagai sebuah tanda pasti bahwa hari-hari serius sebelum pergeseran kutub sudah sangat dekat, dan jangan mengandalkan sumber lain untuk mengambil keputusan-keputusan Anda.
Kalau tidak, Anda akan merugi, karena tangan para orang jahat benar-benar berhasrat untuk memperbudak dan memanipulasi Anda." 

Posisi Normal Bumi Terhadap Matahari saat Equinox Sept. (autumn equinox)
(autumn equinox: musim gugur Bumi Utara)

Posisi Normal Bumi Terhadap Matahari saat Solstice Des (winter solstice)
(winter solstice: musim dingin Bumi Utara)


Posisi Bumi Sekarang Hingga Menuju Minggu-Minggu Terakhir
ZetaTalk, Dec.1, 2012: "Bumi berada di posisi bulan September pada 2009, lalu menjelang 2012, bumi telah bergerak ke tempat di mana ia akan tetap berada di sana hingga pergeseran kutub. Telah kami nyatakan bahwa bumi tidak akan didorong kembali ke orbitnya lebih jauh dari posisinya di bulan Agustus, dan di sanalah bumi sekarang ini. [Baca: Lokasi Planet X/Nibiru di Ruang Angkasa : Desember 2012]

 Posisi Normal Bumi Terhadap Matahari di bulan Agustus (June/Summer Solstice)
(summer solstice: musim panas Bumi Utara)



Jangkauan dan Durasi Dampak EMP Nibiru

Kalau para alien Zeta menyatakan bahwa pesawat MH370 jatuh akibat kejutan elektromagnetik (Electromagnetic Pulse/EMP) Nibiru, mengapa hanya pesawat itu yang terkena, mengapa pesawat-pesawat lain yang ada di wilayah sana tidak? Kendaraan-kendaraan pencari juga tidak mengalaminya. Apakah terjangan ini semacam serangan petir atau suar surya (solar flare)?
Electromagnetik Pulse, atau yang juga biasa disebut EMP saja, adalah ledakan radiasi elektronmagnetik, yang sesungguhnya adalah semburan-semburan / ledakan-ledakan pendek energi elektromagnetik. Gangguan EMP yang besar dapat merusak peralatan listrik  
Electromagnetic pulse: An electromagnetic pulse (EMP), also sometimes called a transient electromagnetic disturbance, is a short burst of electromagnetic energy. Such a pulse may occur in the form of a radiated, electric or magnetic field or conducted electrical current depending on the source, and may be natural or man-made. EMP interference is generally damaging to electronic equipment, and at higher energy levels a powerful EMP event such as a lightning strike can damage physical objects such as buildings and aircraft structures. The management of EMP effects is an important branch of electromagnetic compatibility (EMC) engineering. http://en.wikipedia.org/wiki/Electromagnetic_pulse 
Electromagnetik Pulse: Its shortness means that it will always be spread over a range of frequencies. EMP events usually induce a corresponding signal in the victim equipment, due to coupling between the source and victim. A common problem in the mid-twentieth century was the interference emitted by the ignition systems of gasoline engines, which caused radio sets to crackle and TV sets to show stripes on the screen. Laws had to be introduced to make vehicle manufacturers fit interference suppressors. A large EMP can induce high currents and voltages in the victim, damaging electrical equipment or disrupting its function. http://en.wikipedia.org/wiki/Electromagnetic_pulse 
Solar Flare: They produce radiation across the electromagnetic spectrum at all wavelengths, from radio waves to gamma rays, although most of the energy is spread over frequencies outside the visual range and for this reason the majority of the flares are not visible to the naked eye and must be observed with special instruments. Flares occur in active regions around sunspots, where intense magnetic fields penetrate the photosphere to link the corona to the solar interior. http://en.wikipedia.org/wiki/Solar_flare
Berikut penjelasan para alien Zeta tentang mekanisme EMP dari Nibiru, aka Planet X.
[Baca juga Lemp. Amerika Utara: Preambul New Madrid, Pola Gempa Ganjil, tentang kerusakan pada komputer-komputer di gedung National Security Agency yang baru di selatan Salt Lake City akibat listrik statis yang dipancarkan oleh aktifitas lempeng di sesar New Madrid:]

Penjelasan ZetaTalk, 15 Mar. 2014:
"Bagaimana perbedaan kerusakan dari electromagnetic pulse yang disebabkan oleh Planet X dengan yang disebabkan oleh suar-suar surya (solar flare) atau petir yang sudah sangat dikenal manusia?
Seperti yang telah sering kami sebut-sebut, manusia hanya menyadari sedikit saja dari aliran-aliran partikel subatom, kurang dari 1/1000 yang diketahui para Zeta. Maka, penjelasan kami tidak dapat diberikan dengan hanya menyitir partikel-partikel yang diketahui manusia. [Baca: Partikel-Partikel Subatom]
Lebih dari aliran-aliran elektromagnetik yang dihasilkan (dalam semburan Planet X--pen.). Lebih dari aliran elektron-elektron di ruang angkasa, yang baru-baru ini disebut di media massa Anda sebagai Petir Gelap
Telah kami jelaskan di awal hikayat ZetaTalk bahwa jalur lintasan yang diambil oleh petir diletakkan dan dipersiapkan oleh partikel-partikel lain, serupa dengan elektron-elektron. Kalau tidak demikian, bagaimana lagi elektron-elektron dapat menemukan jalan mereka?

Bumi saat ini sedang dalam cengkeraman dua medan magnet: medan magnet Matahari (dominan) dari medan magnet Planet X yang terus mendekat.
Bumi sedang berdiri tegak dalam penyejajarannya yang bersebelahan dengan Matahari, namun Planet X berupaya mengakomodir Matahari dengan berbaring di sepanjang garis-garis medan magnetnya, yang saat ini membuatnya menunjukkan Kutub Utaranya ke luar ke arah Bumi. 
Hal ini dapat dilihat dalam foto-foto dengan Filter Merah yang dramatis yang  diambil oleh Alberto, dimana Planet X, di kanan, meniupkan ekornya yang bermuatan listrik ke seluruh wajah Matahari, sehingga Pusaran-Pusaran Bulannya mengelompok di kiri Matahari. 
Planet X Maret 2014
Photos by Alberto Cardin

Medan magnet Bumi semakin melenceng selama ledakan magnetik ini sehingga Kutub Utara magnetik Bumi telah didorong ke Siberia, dan Bumi memasuki gerakan terhuyung-huyungnya yang lebih berlebihan. [Baca: Anomali Magnetosfer Bumi Per 11 Februari 2014]

Sebagaimana yang manusia sadari, elektron dan magneton akan mengalir bersama-sama. Inialah alasannya medan listrik dapat dihasilkan dari pergerakan yang sangat cepat di sekeliling sebuah magnet. Dengan menyembur Bumi dari samping, Planet X sedang menciptakan hot spots dimana magneton-magneton berkerumun padat (ramai), dan hal ini menarik elektron-elektron ke hotspot-hotspot tersebut.
Ketika bebatuan tergencet, keluar suara gemerisik/decitan elektrik yang memperingatkan hewan-hewan di wilayah itu serta menciptakan statis di radio-radio dekat sana, karena air di dalam bebatuan dapat lebih siap menghantarkan listrik ketika bebatuan tergencet. [Baca: ]Radio dan Hewan Memberi Kisikan Prediksi Gempa
[Masalah di Lempeng Sunda] 
Lalu apa yang terjadi ketika sebuah hot spot temporer terbentuk di atas bebatuan yang sedang mengalami tekanan, yang sedang dialami oleh Lempeng Sunda yang sedang membengkok, yang kebetulan terjadi di bawah air (sebuah konduktor arus listrik yang telah dikenal)?
Medan elektromagnetik akan mengalami grounding, dan elektron-elektron di pesawat yang tak berdaya di jalurnya menjadi 'terbungkam'."  
-------------------------------------

Tentang Grounding
Grounding (pembumian/pentanahan) adalah istilah kelistrikan yang berarti pembuangan/pelepasan muatan listrik ke dalam bumi, karena bumi, sebagai massa yang sangat besar, mampu menerima muatan dan beban listrik besar arus dan tegangan berapapun dan menetralkannya. [sumber: http://www.antipetir.com/tag/grounding-sistem/]
Grounding - the Removal of a Charge: Grounding is the process of removing the excess charge on an object by means of the transfer of electrons between it and another object of substantial size. When a charged object is grounded, the excess charge is balanced by the transfer of electrons between the charged object and a ground. A ground is simply an object that serves as a seemingly infinite reservoir of electrons; the ground is capable of transferring electrons to or receiving electrons from a charged object in order to neutralize that object. In this last section of Lesson 2, the process of grounding will be discussed. http://www.physicsclassroom.com/class/estatics/Lesson-2/Grounding-the-Removal-of-a-Charge
Electromagnetic Pulse (EMP)  
An electromagnetic pulse (EMP) is an intense burst of electromagnetic (EM) energy caused by an abrupt, rapid acceleration of charged particles, usually electrons. 
An EMP can contain energy components over a large part of the EM spectrum , from very-low-frequency ( VLF ) radio to ultraviolet ( UV ) wavelengths. 
A lightning strike produces a localized EMP that gives rise to large electrical currents in nearby wires. A single current surge can damage sensitive hardware such as computers and peripherals. 
All electronic and communications systems should have some form of protection against the effects of an EMP. Transient suppressors, also called surge protector s, AC outlets, and modem jack s offer limited protection against the EMPs that occur during thundershowers. 
The best method of protection is to unplug AC cords and modem lines of computers when they are not in use. 
The detonation of a hydrogen bomb at a high altitude generates a powerful EMP over a large geographic area. This induces damaging electrical currents in wireless antennas, telephone lines, and utility wires. A strategic nuclear weapon used in this way, for the purpose of disrupting the communications and/or electrical infrastructure, is called an electromagnetic bomb. http://whatis.techtarget.com/definition/electromagnetic-pulse-EMP

Spektrum elektromagnetik









Tentang Petir

Baca juga:


Terjemahan bebas ZetaTalk: Lightning Bolts, Note: written prior to July 15, 1995. Planet X and the 12th Planet are one and the same.

Listrik statis di atmosfer tidak akan meningkat selama mendekatnya sang komet raksasa, juga tidak setelahnya, namun selama lewatnya planet itu di jarak terdekat dengan bumi akan muncul petir yang hampir konstan di beberapa tempat.

Manusia sudah mengenal arcing (pembuatan busur listrik--pen.), yaitu dua kutub (atau titik) yang diberi listrik--membawa arus listrik--lalu tiba-tiba udara di antara keduanya terisi dengan petir minor--sambaran cepat.

credit: openelectrical
Ini, tentu saja, yang menyebabkan petir terjadi pada mulanya, distribusi listrik yang merata di antara konduktor-konduktor alami, antara sebuah akumulasi (muatan listrik--pen.) di awan dengan (yang di) water table di bawah Bumi. 

water table 
credit: earthsci.org

Apa yang memungkinkan petir menemukan jalurnya?
Petir menggunakan sebuah jalur (yang sedikit saja dipahami manusia) yang terbentuk oleh partikel-partikel subatom, suatu jenis gelombang-gelombang listrik, yang belum terukur oleh para ilmuwan Bumi. [Baca: Partikel-Partikel Subatom]
Gelombang-gelombang itu memancar dari medan yang mengandung muatan listrik sangat tinggi, dan, ketika mereka saling bersentuhan, busur listrikpun menjadi mungkin. 
Jalur lintasan antara Bumi dan saudaranya yang sedang lewat, sang komet raksasa yang juga dikenal sebagai Planet ke-12, akan begitu bermuatan listrik pada titik-titik (tertentu), dan, oleh karena atmosfer atas Bumi akan bergerak, dibombardir oleh ekor sang komet, maka listrik statis akan terakumulasi. [Baca: Ekor Planet X/Nibiru, Sang Komet Raksasa]
Hal ini akan sangat merusak bagi Bumi kalau saja listrik statis terakumulasi di Planet ke-12 yang sedang lewat itu, sebuah monster dibandingkan Bumi, namun yang sebaliknya yang justru terjadi. Listrik statis disalurkan dari bumi ke planet saudaranya itu, sehingga menyebabkan tampilan-tampilan petir yang fantastis di atmofer atas Bumi. [Baca juga: Pergeseran Kutub: Sangkakala Hari Akhir]  
Oleh karena planet ini adalah utamanya planet air, hal ini jarang memberi bahay bagi para penduduknya. Periode ini, ketika listrik statis dapat lewat secara singkat, terjadi selama beberapa jam, dan terjadi ketika para penduduk Bumi, pada dasarnya, sedang berjuang hidup; mereka hampir-hampir tidak memperhatikannya.   
Bagaimana sebuah petir melintasi jarak 14 juta mil di ruang angkasa?
Tidak demikian, tidak dalam bentuk itu. 
Di ruang angkasa, tanpa ada uap air dan partikel-partikel lain untuk berinteraksi, tak ada pelepasan cahaya dan panas yang spontan, tidak ada kilatan petir dan bunyi berderak, hanya ada jalur partikel-partikel listrik di seluruh kompononen-kompononen berbagai subatom yang membentuk sebuah arus listrik.
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

Eksperimen Listrik Statis

Jenis-Jenis Petir

Multiple Lightning
credit:: fas.org

Berlindung Dari Petir
Incredible photos show Croatian night sky glowing in spectacular lightning storm, 3 October 2012: The city of Split looked tiny and insignificant as the night’s sky came alive with electricity. A huge thunder and lightning storm last night in Croatia seemed to surround the city in a spectacular display of mighty weather.
For photojournalist Zvonimir Barisin it was a busy night as he captured the moments when multiple lightning bolts struck at once. http://www.dailymail.co.uk/news/article-2212274/Incredible-photos-huge-lightning-storm-Split-Croatia.html 
Can Lightning Strike Twice? Sure It Can, July 3, 2013: Q: Is it true that lightning never strikes twice in the same spot? A: That’s one of several big myths about lightning, says Brent McRoberts of Texas A&M University. “Lightning often strikes the same location multiple times,” he reports. “Just look at the Empire State Building, which gets hit by lightning at least 50 times every year, often several times in the same day. The Sears Tower and Cape Canaveral also get hit by lightning several hundred times each year. In general, tall structures, such as buildings or radio or TV transmission towers, are almost certainly going to be hit by lightning.” http://tamutimes.tamu.edu/2013/07/03/can-lightning-strike-twice-sure-it-can/#.UyQdk-641C8 
FOTO: Lightning over Pittsburgh, June 19th, 2006: http://pittsburghskyline.com/content/2006/06/19/lightning-over-pittsburgh/
source: wikipedia