Senin, 20 Oktober 2014

Menara-Menara Cahaya Misterius 2008

Terjemahan bebas ZetaTalk: Light Towers, written January 24, 2008 


Pertanyaan (kepada zetatalk.com): Pasukan tentara saya dan saya menyaksikan apa yang saya rasa suatu jenis fenomena alam di langit Irak.
 http://www.godlikeproductions.com/forum1/message483651/pg1





[Penjelasan ZetaTalk]
Ketika kami menggambarkan properti-properti Planet X yang memancarkan cahaya, yang mana planet ini adalah jenis brown dwarf, komentar-komentar kami diolok-olok oleh mereka yang bergayut pada penjelasan-penjelasan yang diberikan oleh manusia-manusia dari pihak penguasa.
Menurut manusia-manusia pihak penguasa, sebuah brown dwarf pastilah berukuran luar biasa besarnya dan mengandung gas seperti matahari yang bersinar sebagian, namun Planet X itu kecil dan compact seperti Bumi atau Mars. [Baca: Katai Coklat]
Menurut manusia pihak penguasa, sebuah proses pencahayaan sinar dalam sebuah matahari harus melibatkan radiasi dan panas, namun Planet X tidak lebih panas dari Bumi serta mempertahankan kehidupan.
Manusia pihak penguasa boleh mengolok-olok penjelasan-penjelasan ilmiah kami, yang mana (penjelasan kami) selalu terbukti benar; namun mereka tidak memiliki penjelasan tentang cahaya-cahaya gempa atau bahkan aurora, yang mana keduanya tidak dapat dibuat replikanya di laboratorium. Juga tidak ada penjelasan-penjelasan yang ditawarkan terhadap apa yang diamati itu di Irak dan Jerman.
Manusia memang memahami bahwa cahaya dapat dihasilkan dari proses-proses kimiawi tanpa disertai sebuah ledakan maupun panas. Light sticks adalah sebuah contoh dari proses sederhana ini yang diperdagangkan.
[Akan tetapi] Ada lebih banyak lagi zat kimia yang berbeda yang ada di atmosfer Bumi saat ini ketimbang yang pernah ada dalam ingatan manusia. 
Baru beberapa tahun terakhir ini saja, sejak kedatangan Planet X ke dalam tata surya ini, orang-orang memperhatikan adanya halo pada bulan, atau awan-awan bercahaya neon yang ganjil. Lecutan ekor Planet X tiba pada 2003, yang diperhatikan sebagai masa-masa ketika debu merah (situs zetatalk--pen.) pertama-tama tiba. [Baca: Cambuk Ekor Planet X]
Telah kami bahas kualitas-kualitas kimiawi dari ekor Planet X yang bermuatan listrik, yang mengandung tidak hanya puing-puing antariksa seperti kerikil-kerikil dan bongkahan-bongkahan batu besar, tapi juga komponen-komponen petrokimia yang dikumpulkannya dari Sabuk Aseroid, saat terpental kerars dalam pecahan-pecahan kecil di masa silam. [Baca juga: Badai Api dan Topik Badai Api]
Telah kami gambarkan bagaimana pusaran-pusaran bulan dalam ekor Planet X membentuk tabung-tabung yang membuat corong cahaya ke satu ujungnya, sehingga tampak seperti orb cahaya di mata orang yang melihat pusaran bulan itu saat memicingkan mata di satu ujung tabung itu. [Baca: Bulan-Bulannya Nibiru]
Adakah hubungan antara menara-menara cahaya dan bentuk-bentuk tornado yang muncul di bumi sekarang ini dengan pusaran-pusaran bulan di ekor Planet X?
Memang ada. Cahaya dibelokkan di dalam pusaran bulan oleh zat-zat kimia yang berpusar-pusar di sana sehingga (cahaya itu) merambat menuruni tabung itu lalu muncul di ujung lain dari tabung tersebut. 
Cahaya yang membelok adalah sebuah fakta yang diketahui manusia sebagai pelangi yang menyebarkan spektrum cahaya yang dibelokkan hanya oleh air di awan-awan.
Bahwa cahaya dibelokkan oleh air adalah sebuah fakta yang diketahui oleh anak-anak yang bertanya-tanya mengapa kakinya berpindah tempat ketika ia berdiri di dalam kubangan air.
Cahaya membelok ketika melewati sebuah kaca solid dalam bentuk prisma. Sapuan minyak pada jendela juga akan menciptakan sebuah pelangi dalam cahaya matahari. 
Cahaya juga mengikuti aliran elektron-elektron, yang dipahami oleh siapapun yang menonton pertunjukan petir.
Partikel-partikel sinar ini tidak dihasilkan dari udara tipis oleh arus elektron-elektron, melainkan tertarik pada muatan listrik lalu membelok untuk mengikuti aliran itu, dan, dengan demikian, muncul terlihat di lingkungan jalur petir.
Ekor Planet X bermuatan listrik akibat adanya partikel-partikel debu oksida besi yang tersebar di seluruh ekornya. Muatan listrik ini tidak ada tempat lain untuk dituju, karena ekor tersebut tidak mengalami grounding. Pada dasarnya ekor itu adalah listrik statis. Tapi ketika debu merah dan komponen-komponen petrokimia dalam ekor itu terlecut ke atmosfer Bumi dimana terdapat oksigen dan nitrogen bebas, maka reaksi-reaksi kimiawinya yang tidak terjadi di luar angkasa menjadi mungkin. [Baca: Ekor Planet Nibiru, Sang Meteor Raksasa]
Manusia sudah terbiasa untuk berpikiran bahwa reaksi-reaksi kimiawi melibatkan komponen-komponen petrokimia dan oksigen sebagai sebuah ledakan, yang tiba-tiba terjadi--boom! Namun, kalau (komponen-komponen--pen.) itu tersebar dan ada dalam kuantitas yang hampir-hampir tidak dapat diperhatikan, maka reaksinya serupa dengan siraman air yang sangat banyak secara lambat, menciptakan spiral panas yang memulai efek tornado di atmosfer.
Kalau ledakan lambat itu telah berlalu, maka asap yang tercipta akan masih tertinggal (untuk beberapa saat--pen.) seperti tornado gelap yang melayang-layang di udara. Kalau ledakan lambat itu terjadi di malam hari, maka cahayanya akan terlihat dramatis selama beberapa menit, hingga selesai. 
Ini adalah reaksi kimiawi di atmosfer, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya saat merespon laporan awal dari Irak. 
Ada lebih banyak lagi menara-menara cahaya seperti itu yang dapat diantisipasi, namun di luar itu, juga akan ada lebih banyak lagi efek dari ekor Planet X yang dapat diantisipasi karena komponen-komponen ekornya bertambah densitas(kepadatan)nya di atmosfer Bumi.

Apa efeknya itu nanti, kami tidak akan mengatakannya, karena kami lebih suka kalau pihak penguasa tertangkap basah (dalam hal penjelasan--pen.) agar coverup dapat tumbang dan publik belajar tentang kebenaran.
Pihak penguasa sudah tahu apa yang akan terjadi nanti (tentang Pergeseran Kutub--pen.), tapi menyembunyikan kebenaran itu dari publik, yang sama saja seperti para elit itu juga berhak tahu. 
"I thought first it was a tornado, but then it started to glow and the stripe become brighter" (laporan seorang anggota poleshift ning kepada zetatalk)

read more...

Korelasi Pusaran Cahaya di Langit Dengan Crop Circle Magnetik

Oleh karena perkembangan kondisi alam Bumi dipengaruhi oleh interaksi gaya magnet antara Bumi dan Nibiru yang terjadi sudah beberapa lama ini, setidaknya sejak 2003, ketika dampaknya mulai menguat, maka bantuan arahan mengenai hal ini akan sangat membantu bagi siapapun yang berminat untuk mengikuti update situasi alam Bumi. Maka untuk perkembangan alam Bumi di awal Tahap 8 sekarang ini, para pembuat cropcircle kembali memberi kisikan melalui cropcircle-cropcircle terbaru mereka untuk Juni - September 2014 ini.
Sejumlah cropcircle tersebut muncul dengan formasi lingkaran-lingkaran konsentris (bersumbu sama) di Eropa. Dan para alien Zeta berbagi pengetahuan tentang interpretasinya, yang berupa korelasi antara cropcircle-cropcircle tersebut dengan pusaran cahaya misterius di langit yang pernah muncul di beberapa tempat di Bumi di jaman dahulu kala dan sekarang.
Berikut penjelasan ZetaTalk.

Terjemahan bebas Magnetic Crop CirclesThe ZetaTalk Newsletter, Issue 418, Sunday October 5, 2014

Cropcircle-cropcircle yang telah menunjukkan concentric circles atau spiral-spiral selama ini telah ditafsirkan oleh para alien Zeta sebagai menyiratkan medan-medan magnetik. [Baca: Peringatan Dari Cahaya Misterius di Langit]

Perhatikan desain yang diletakkan di Fort Nelson di Inggris pada 11 Juni 2004, lingkaran-lingkaran gandanya ditafsirkan dengan cara ini.









[Analisa ZetaTalk Untuk Crop Circle Lingkaran Konsentris]

ZetaTalk Analysis 6/25/2004: Planet X tetap berada di jalur garis-garis aliran magnetik matahari, pada suatu sudut terhadap matahari, menyebabkan kemiringan bumi lebih ektrim, hingga, layaknya magnet-magnet, Bumi mengalami kemiringan yang ekstrim, yang hampir rebah terhadap matahari.
Sekali lagi, dari desain cropcircle-cropcircle terkini yang rumit, ini bukan "tarian (magnetik--pen.)" yang terakhir, namun disiratkan dalam cropcircle Fort Nelson di dalam sudut dari "tubuh-tubuh" kecil--planet-planet--yang terjebak dalam pusaran-pusaran magnetik yang sangat cepat.
Lalu "spiral-spiral" mulai terlihat di langit, dengan yang paling terkenal di Norwegia pada 8 Desember 2009. Spiral-spiral semacam itu telah dicatat oleh para manusiagua di dinding-dinding gua, dengan penggambaran ikan mati dan sebuah peringatan untuk bersegera ke tempat tinggi untuk menghindari banjir. [Baca: Tentang Evakuasi Annunaki di Jaman Dahulu]


Para manusia gua itu sedang mencatat Pergeseran Kutub sebelumnya--sebuah kejadian lewatnya Planet X, aka Nibiru, (di jarak terdekat dengan Bumi--pen.).







[Analisa ZetaTalk Untuk Pusaran Cahaya di Langit]

ZetaTalk Analysis 12/8/2009: Start of ZetaTalk. Mengapa muncul pusaran cahaya neon yang sangat besar di langit? Suatu muatan listrik di langit bukanlah materi statis, sebagaimana yang ditunjukkan oleh jalur petir. Petir adalah akumulasi antara massa-massa udara yang bergerak yang tiba-tiba terakumulasi hingga ke titik dimana semburan deras elektron-elektron sedang bergerak.

Namun bagaimana apabila muatan listrik tidak terakumulasi di satu tempat melainkan meluas ke wilayah luas secara konstan?
Sebagaimana dengan pusaran cahaya yang terbentuk di alam, semua itu dimulai dengan sebuah gerakan kecil di satu tempat yang menciptakan sebuah vacuum yang menarik materi di belakangnya, dan, dengan demikian, terakumulasi.
Pusaran-pusaran galaksi-galaksi. Air turun dari pusaran-pusaran yang surut. Dan pusaran-pusaran atmosferik yang bermuatan listrik yang besar ini sedang mengejar-ngejar suatu bagian dari lecutan ekor (Planet X--pen.) yang, kurang-lebih, lebih bermuatan listrik ketimbang  atmosfer sekelilingnya." End of ZetaTalk
Apa yang harus kita simpulkan dari pusaran-pusaran cahaya yang terlihat di langit dalam foto-foto terkini Planet X complex yang merupakan duplikasi yang hampir sama persis dengan desain cropcircle Fort Nelson 2014?

Foto berikut dibuat pada 15 September 2014 jam 7:45 pagi, sebagaimana dipublikasikan di blog Pole Shift ning khusus untuk itu.

Apakah bukannya desain cropcircle 2004 yang digambarkan dalam foto Planet X complex Planet tersebut?







[Crop Circle Magnetik Agustus/September 2014]
Desain-desain cropcircle selama Agustus/September 2014 telah memberi penekanan pada adanya benturan magnetik.

Di Stadskanaal, Northern Holland (cropcircleconnector.com--pen.) pada 25 Juli 2014, diletakkan cropcircle yang jelas-jelas berdesain magnetik, yang, menurut para alien Zeta, merupakan peringatan tentang interferensi magnetik yang tidak melunak pada Bumi hingga lewatnya-Planet-X-di-jarak-terdekat-dengan-Bumi telah komplit.





[Cropcircle Ironwell, Analisa ZetaTalk]
ZetaTalk Analysis 8/2/2014:
"Ini sudah jelas-jelas desain cropcircle yang sah, dengan tangkai-tangkai gandum yang bengkok pada bonggol-bonggolnya serta saling terjalin dalam formasi pusaran-pusaran.
Fitur paling menonjol adalah dua "bola" yang saling bersentuhan, yang satu memancarkan gelombang-gelombang keluar. Kalau bumi telah terkena dampak semburan magnetik yagn datang dari Planet X selama dekade terakhir ini, serta dijilat oleh lecutan ekornya, sebetulnya hal itu terjadinya secara tak teratur dalam hal mulai dan berakhirnya.
Desain ini mengatakan bahwa situasi ini tidak akan lagi datang dan pergi melainkan akan tetap terjadi hingga lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi telah terjadi. Umat manusia akan dapati bahwa masalah-masalah mereka dengan denyut dan naik-turunnya elektromagnetik akan meningkat, dan keterhuyungan bumi akan semakin ganas, tanpa melunak. Venus dan Kembaran Gelap Bumi, yang tidak bersifat magnetis, tidak terjebak dalam 'tarian' ini."
Di Ironwell Lane (cropcircleconnector.com--pen.) di Inggris pada 24 Agustus 2014, desain cropcircle bertema magnetik telah diletakkan, yang kali ini menunjukkan magnetosfer Bumi yang ditekan ke satu sisi.

 Menurut para alien Zeta, desain ini akan dipahami secara bawah sadar oleh orang-orang yang memandangnya, sebagaimana pesawat-pesawat yang hilang dari radar, sistem-sistem GPS yang malfunction, dan kerusakan-kerusakan listrik yang terus berdampak pada umat manusia akhir-akhir ini.













[Analisa ZetaTalk Tentang Lingkaran Konsentris Pada Cropcircle]

ZetaTalk Analysis 8/30/2014:
"Selama analisa-analisa cropcircle, kami telah mengaitkan lingkaran-lingkaran konsentris dengan pengaruh atau benturan magnetik.
Hal ini dapat dilihat di tahun 2004 ketika Planet X mendekati Bumi dari bawah Ekliptik, tidak sejajar lurus dengan medan magnet matahari, sehingga menciptakan keterhuyungan Bumi sehari-harinya.
Hal ini dapat dilihat di tahun 2006 dalam desain yang menggambarkan medan-medan magnet yang saling berbenturan.
Dan ini juga dapat dilihat di tahun 2007 dengan efek "menghajar" yang diberikan oleh desakan kutub Planet X terhadap Bumi setiap harinya. 
Lalu apa yang digambarkan oleh desain cropcircle di Ironwell pada 2014?
Ada sebuah gencetan (desakan) di satu-sisi, yaitu medan magnet Planet X yang mengompresi di tempat dimana ia bertemu dengan Bumi, dengan kesan keseluruhan adanya salah satu tekanan magnetik yang sangat kuat, yang diekspresikan dalam bentuk begitu banyak perubahan-perubahan bumi yang sedang dihadapi umat manusia sekarang ini: pesawat-pesawat hilang dari radar, satelit-satelit GPS yang malfunction atau tidak dapat diakses, dan peralatan-peralatan listrik yang tiba-tiba mati tanpa sebab--error
Sedikit saja di kalangan rakyat yang akan melewatkan makna dari desain terkini, karena fakta bahwa Matahari dan Bulan tidak berada di tempat yang telah biasanya diharapkan telah diperhatikan secara bawah sadar, bahkan kalau masalah ini menjadi tabu di media-media massa."

Lalu dalam desain Ark Lane (cropcircleconnector.com--pen.) di Inggris pada 29 Agustus 2014, benturan magnetik dan timeline magnetik digambarkan.

Menurut para alien Zeta, penghadangan dramatis di hadapan Bumi yang tak berdaya menunjukkan bahwa tidak akan ada kembalinya (ke masa normal hingga Planet X keluar dari bagian dalam tata surya ini--pen.) maupun melunak. Intervensi magnetik yang harus ditanggung oleh Bumi hanya akan memburuk hingga lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi (the Passage--pen.) telah komplit.







[Analisa ZetaTalk Untuk Cropcircle Ironwell] 

ZetaTalk Analysis 9/6/2014:   
Start of ZetaTalk. Fakta bahwa inti dari desain cropcircle Ironwell (yang diletakkan di Inggris tepat enam hari sebelumnya) yang berada di dalam desain di Inggris yang terbaru ini mengindikasikan bahwa kedua desain tersebut adalah tentang magnetik-magnetik.
Interferensi dengan magnetosfer bumi tidak akan lagi dipengaruhi oleh trimester-trimester magnetik, yang terjadi 3 tiga kali dalam satu tahun.
Interferensi itu kini akan terus-menerus, tanpa henti, dimana magnetosfer Planet X, secara harafiah, berbatasan dengan medan magnet Bumi---medan-medan magnet mereka saling berbenturan dan bersentuhan---sebagaimana yang telah ditunjukkan oleh banyak cropcircle.
Interferensi (gangguan) ini diindikasikan sebagai "duri" terhadap Bumi yang tidak berdaya, dalam cropcircle berdesain Arklane. 
Bagaimana dengan tambahannya, yang diletakkan beberapa hari setelah cropcircle yang mula-mula tadi?
Ini adalah sebuah desain timeline, yang memberitahukan tentang sejarah efek magnetik Planet X pada Bumi.
Pertama-tama di bagian kanan, planet itu tadinya masih jauh di ruang angkasa dan berdampak minimal pada magnetosfer Bumi.
Lalu, saat ia memasuki bagian dalam tata surya ini pada 2003, dari bawah Ekliptik, Planet X mengarahkan Kutub Utaranya ke Kutub Selatan matahari; Planet X pun mulai menyebabkan Bumi terhuyung-huyung, yang dimulari pada 2004.
Ketika Planet X berada dekat dengan matahari, melewati matahari, ia mengayunkan Kutub Selatan magnetiknya ke arah Bumi, yang mana Kutub Utara-nya (Planet X)  pada dasarnya melekat pada Kutub Selatan Matahari.   Dengan demikian, pengaruh magnetik (matahari) berkurang (saat itu) untuk sementara waktu.

Setelah melewati matahari dan sudah bergerak ke arah luar (dari sudut pandang matahari--pen.), Planet X memasuki penggulingan 270(derajat)nya yang pertama, menyebabkan Bumi mengalami keterhuyungan yang meningkat. Selama masa ini, Bumi yang tak berdaya masih mencoba menyelaraskan diri, secara magnetik, dengan Matahari. Demikianlah terjadinya perputaran kutub itu (dengan puncaknya nanti sebagai Pergeseran Kutub--pen.).
Saat ini kita melihat desain "desakan magnetik" yang sudah kita kenali (bagi yang mengikuti perkembangan ZetaTalk--pen.), dimana medan magnet Bumi menyentuh medan magnet Planet X. Letak intervensi nya adalah pada bahwa Bumi akan kehilangan penyelarasannya dengan Matahari selama masa ini, yaitu ketika keterhuyungan Bumi akan sesekali menjadi putaran penuh dalam mencoba selaras dengan (medan magnet--pen.) Planet X, lalu mengayun kembali untuk selaras dengan matahari. 
Setelah Pergeseran Kutub, pengaruh magnetik Planet X akan kembali menjadi minimum. End of ZetaTalk

read more...

Tentang Evakuasi Annunaki Jaman Dahulu dan Lukisan Manusia Gua

Terjemahan bebas Annunaki Evacuation, The ZetaTalk Newsletter, Issue 348, Sunday June 2, 2013


Terdapat banyak sekali bukti bahwa manusia-manusia gua mengukir gambar-gambar spiral di dinding-dinding gua, juga gambar-gambar bentuk tubuh yang kepanikan, berlari kencang menuju tanah tinggi selama lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi. Demikianlah gambar-gambar itu simbol dari Pergeseran Kutub nanti yang masih tertunda.

VIDEO: http://www.youtube.com/watch?v=oY4f1IwQSSY

[Konfirmasi Para Alien  Zeta]

ZetaTalk Confirmation 12/12/2009: "[Cahaya-cahaya] spiral  muncul di langit, sebagai tanda-tanda di langit, selama pergeseran-pergeseran kutub sebelumnya, ya."
Bentuk-bentuk spiral juga muncul sebagai cropcircle, sejak Planet X kembali ke dalam tata surya ini pada 2003, dan [cahaya semacam itu--pen.] muncul di langit secara dramatis, sebagaimana yang terjadi dengan pusaran cahaya biru neon di Norwegia pada 8 Desember 2009. [Baca: Pusaran Cahaya Neon di Norwegia 2009]
Kalau para astronout ISIS mengkhawatirkan evakuasi aman sebelum mendekatnya Planet X, aka Nibiru, maka para Annunaki juga memiliki kekhawatiran-kekhawatiran itu.
Mereka dahulu pernah tinggal di Bumi di masa Banjir Bah, yang terjadi tiga Pergeseran Kutub silam, sekitar 10.800 tahun yang lalu. [Baca: Tentang Bahtera Nuh, Sekali Lagi]
[Penjelasan ZetaTalk]

ZetaTalk Explanation 8/15/1995:
Start of ZetaTalk. Banjir Bah itu terjadi tiga Pergeseran Kutub silam, sekitar sebelas ribu tahun yang lalu.
Pergeseran kutub sebelum itu ringan saja, sehingga pencairan kutub-kutub terjadi secara lambat dan tidak lengkap. 
Biasanya, setiap pergeseran kutub akan menempatkan kutub-kutub lama di posisi dimana kutub-kutub itu akan mencair dengan cepatnya, karena menghadap ke arah matahari.
Pergeseran Kutub setelah yang menyebabkan banjir bah tersebut hanya sedikit saja memindahkan kutub-kutub lama, sedemikian rupa sehingga es-esnya masih ada. Kutub-kutub di daratan memiliki kelebihan air yang konstan saat mencair, dan menstabilkan diri seiring dengan beban es yang menekannya ke bawah, namun kutub-kutub di lautan lebih mencair dari bawah ke atas, meninggalkan rongga-rongga es seperti sarang tawon di dalam air yang dapat menopang es yang memiliki bentuk-bentuk ganjil. [Baca juga: Tingkat Keparahan Pergeseran Kutub Nanti]
Demikianlah terjadinya lembaran es tipis luas yang terhampar di lautan sebelah selatan, di lokasi kutub lama.
Ketika komet itu (Planet X--pen.) menyebabkan pergerakan-pergerakan Bumi yang masif, hamparan es ini pecah lalu jatuh ke dalam air laut, menyebabkan perpindahan air laut yang sangat besar (volumenya--pen.) dan menghasilkan gelombang laut masif. 
Itulah banjir bah tersebut, yang menjadi legenda di seluruh dunia. End of ZetaTalk.
[Garis-Garis Nazca] 

 Menurut para alien Zeta, garis-garis seperti Nazca ini serta gambar-gambar spiral di Afrika Selatan merupakan jalur lintasan pendaratan darurat bagi para Annunaki.

[Baca juga: Jejak-Jejak Ras Alien Annunaki Di Bumi]


VIDEO: http://www.youtube.com/watch?v=9tk4D9ruEIM










[Komentar para alien Zeta]

ZetaTalk Comment 5/18/2013: Start of ZetaTalk. Spiral-spiral dan garis-garis seperti Nazca yang diukir di bebatuan dekat Verneukpan, Afrika Selatan, itu memang asli dan dikerjakan oleh para Annunaki di jaman dahulu.
Gambar-gambar tersebut, sebagaimana dengan garis-garis Nazca, merupakan garis-garis pemandu pendaratan (pesawat ruang angkasa mereka--pen.).  
Akan tetapi mengapa ada banyak bentuk spiral, yang terlihat pada cropcircle-cropcircle terkini, demikian pula di dinding-dinding gua itu?
Cahaya-cahaya spiral terlihat di langit sebelum lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan Bumi, akibat tornado-tornado magnetik yang terbentuk di atmosfer. 
Demikianlah, manusia awal menggambarnya untuk memperingatkan para generasi mendatang.
Namun, di Afrika Selatan, dahulu mereka menghiasi garis-garis pendaratan itu untuk memberi indikasi rute escape bagi para Annunaki yang tertinggal dan akan tertimpa masalah seiring dengan mendekatnya Pergeseran Kutub. 
Banjir Bah yang silam disebabkan oleh berpindahnya gelombang laut dari es Antartika yang setengah meleleh, dan mereka yang terjebak di ujung Afrika Selatan kala itu rentan terhadap masalah itu. End of ZetaTalk.

read more...

Peringatan Dari Cahaya Spiral Di Langit

 Terjemahan bebas Spiral Warnings, The ZetaTalk Newsletter, Issue 164, Sunday, December 20, 2009

Cahaya spiral berwarna neon di Norwegia yang muncul pada 8 Desember 2009 telah membuat banyak orang mempertanyakan tentang banyak gambar spiral prasejarah dan bentuk-bentuk spiral di cropcircle-cropcircle. Apakah itu semua peringatan-peringatan tentang apa yang akan datang nantinya? [Pusaran Cahaya Misterius di Langit Norwegia 2009]





Gambar-gambar spiral juga pernah muncul dalam glyph-glyph prasejarah, yang digambar, di dinding-dinding gua, bersama gambar-gambar hewan buruan manusia awal.

Apa signifikansi dari gambar-gambar spiral itu, yang hingga kini tidak ada penjelasannya?

Mungkin manusia awal melihat bentuk-bentuk itu di langit sebelum sebuah pergeseran kutub, dan itulah cara mereka untuk mengisahkannya. Apabila demikian, maka kita dapat mengantisipasi akan adanya cahaya-cahaya spiral yang lebih masif di langit nantinya seiring dengan mendekatnya pergeseran kutub.  
 VIDEO: Prehistoric Spirals


Bentuk-bentuk spiral juga muncul di cropcircle-cropcircle, seperti misalnya spiral ganda ini pada cropcircle Fort Nelson, Inggris, 11 Juni 2004.

Saat itu, para alien Zeta tidak menyebut-nyebut tentang cahaya-cahaya spiral di langit yang masih ditunda dengan awan-awan bercahaya spiral neon yang memancar dari pusatnya, namun menyebut-nyebut tentang adanya pusaran-pusaran magnetik yang sangat kuat. 


[Analisa Para Alien Zeta]

ZetaTalk Analysis 6/25/2004:  
"Planet X tetap berada di garis-garis arus magnetik matahari, yang semakin membuat sudut terhadap matahari, menyebabkan kemiringan Bumi lebih ekstrim, hingga--layaknya magnet-magnet--Bumi dalam posisi miring yang ekstrim, hampir rebah terhadap matahari.
Sekali lagi, sebagaimana yang diberitahukan melalui kerumitan cropcircle-cropcircle terkini, (interaksi magnetik--pen.) itu bukanlah tarian terakhir, namun telah diisyaratkan pada cropcircle Fort Nelson dengan sudut dari "tubuh-tubuh" kecil--planet-planet--yang terjebak dalam pusaran-pusaran magnetik yang sangat cepat."
Ketika ditekan, mereka mengakui bahwa mereka menahan dahulu makna lengkap dari crop circle semacam itu, agar dapat membuat bingung pihak penguasa sehingga coverup terhadap kehadiran Planet mungkin akan dapat retak.
Pertanyaan: Apakah para elit kini terjebak dengan dongeng mereka tentang misile Rusia untuk membuat rekayasa cerita tentang cahaya spiral terkini? Orang mungkin akan beranggapan akan semakin banyak saja cahaya spiral yang akan mewujud (di langit), dan tidak akan menjadi kredibilitas bagi para pihak penguasa untuk mengemukakan bahwa misil-misil Rusia yang telah salah ditembakkan lah yang bertanggung jawab atas cahaya-cahaya spiral yang akan muncul nanti.
Apakah cahaya-cahaya spiral yang begitu sering digambarkan dalam petroglyph-petroglyph itu sedang menunjukkan kepada kita apa yang manusia jaman dahulu liat selama jaman-jaman lewatnya Planet X di jarak terdekat dengan bumi dahulunya?
[Pengakuan Para Alien Zeta]

ZetaTalk Admission 12/12/2009:
"Cahaya-cahaya spiral muncul di langit, selama pergeseran-pergeseran kutub sebelumnya, ya.
Ini adalah masalah yang kami tahan hingga sekarang ini, karena ada hasrat kami untuk mengejutkan pihak penguasa sebanyak mungkin, dengan harapan untuk mengguncangkan coverup serta memungkinkan akan tersemburnya pengakuan terhadap kebenaran itu. 
Sebagaimana dengan seringnya hujan fireball, yang mulanya disalahkan pada sampah ruang angkasa atau pada kecelakaan satelit, lalu pada asteroid-asteroid yang memasuki medan magnet Bumi, pihak penguasa akan melempar jawaban sekenanya sebelumnya akhirnya membisu saja tentang masalah itu.
Masanya sedang datang ketika kebisuan mereka akan menjadi satu-satunya pertahanan mereka, sehingga rakyat jelata akan mencari penjelasan di tempat lain." 










read more...

Pusaran Cahaya Misterius di Langit Moskow, 2009: Tornado

Terjemahan bebas ZetaTalk: GodlikeProduction Live, written October 10, 2009 on the GodlikeProduction live chat.


 Di langit Moskow [7 Okt. 2009], telah terjadi fenomena tak biasa, sebuah "kawah" yang luar biasa besarnya dengan tepian berwarna putih--tampak seperti "cincin-awan". Dapatkah para alien Zeta mengomentari fenomena ini? Event ini mejadi pembicaraan hangat di media-media massa Rusia.
VIDEO: http://www.youtube.com/watch?v=nT2jwkCirP0&feature=popular
[Penjelasan para alien Zeta via ZetaTalk]
Udara yang bergerak ke atas (updrafts) atau ke bawah (downdrafts) bukannya tidak umum--bentuk paling umum dari tornado (puting beliung).
Di sini, udara dingin berada di atas udara panas, mengungkung/menyelubungi udara panas, sehingga udara panas itu hanya boleh naik di titik-titik lemah dalam lapisan udara dingin itu, menyebabkan tabung berpusar-berpusar yang terdiri dari udara lembab yang naik melalui lapisan udara dingin---tornado.
Lingkaran di langit Moskow adalah sebuah tornado yang tidak lengkap berproses, yang sesungguhnya merupakan sisa-sisa dari tornado yang tidak lengkap. Naungan awannya telah pecah seiring dengan udara yang naik dengan cepatnya yang memecah dan menembus tutupan udara yang dingin.

Alasan mengapa naungan awan itu seperti pecah sehingga menampilkan sinarnya hanya di pinggiran lingkaran itu adalah akibat pergerakan yang sangat cepat dari udara yang berpusar-pusar di tepiannya.

Sebagaimana telah diketahui, sebuah puting beliung memiliki area tenang di bagian pusat dari "tabung" yang berpusar-pusar itu, dengan angin-angin yang tinggi (angin kencang--pen.) di tepian tabungnya.
Bagian tenang di pusat sebuah tornado yang tidak lengkap memungkinkan naungan awan tetap berada di tempat, sedangkan, di tepian pusaran itu, naungan awannya terobek-robek.


read more...

Pusaran Cahaya Langit Misterius di Norwegia, 2009

Terjemahan bebas dari ZetaTalk: Neon Swirls, written December 8, 2009


Sebuah pusaran awan yang dramatis, dengan awan bersinar neon biru di tengahnya, tampak dan direkam di atas langit Norwegia pada 8 Des. 2009. Penampakan ini terlihat dalam jarak 250 mil (sekitar 402km)--bukan penampakan lokal. 

Kepayahan memberi penjelasan, media massa Norwegia menawarkan dugaan bahwa mungkin ada roket Rusia yang sedang diuji coba yang menyebabkan penampakan itu. 


Di bagian tengah pusaran awan itu terdapat awan yang bercahaya neon, juga berpusar-pusar. 

Penampakan awan neon itu serupa dengan yang direkam di Cina pada  25 Agt. 1988 (youtube--pen.). Keduanya terlihat dan direkam di malam hari. Rusia juga mendapat penampakan awan halo yang berpusar-pusar di atas langit Moskow baru-baru ini, dan banyak dibahas di media-media massa mereka.

[Baca juga: Pusaran Cahaya Misterius di Langit Moskow, 2009: Tornado]
Penjelasan para alien Zeta via (ZetaTalk):
Pertunjukan di atas langit Norwegia itu bukanlah awan-awan noctilucient, yang merupakan kristal-kristal es di awan yang menangkap cahaya, juga bukan sinar-sinar gempa. 
Awan-awan itu juga bukan asap maupun lengkungan dari mencara-menara cahaya yang disebabkan oleh gas metana yang terlepas selama pergerakan-pergerakan Bumi, yang tiba-tiba terbakar dan mengeluarkan api tinggi di langit. [Baca: Menara-Menara Cahaya Misterius 2008]
Pertunjukan di langit Norwegia itu serupa dengan awan-awan neon yang sesekali terlihat sejak Planet X tiba di tata surya bagian dalam ini pada 2003, dan gemuk dari ekor Planet X telah memolusi atmosfer Bumi. 
Penampakan neon itu disebabkan oleh reaksi kimiawi, serupa dengan stick-stick cahaya manusia. Hingga baru-baru ini, pertunjukan-pertunjukan neon semacam itu memerlukan sumber cahaya agar dapat terlihat, yang menyala saat fajar maupun senja oleh sinar matahari atau oleh cahaya-cahaya dari kota. [Baca: Cahaya Misterius di Kota London 2008]
Apa yang telah terjadi di atas Norwegia adalah awan neon, yaitu awan yang mengandung gemuk yang menyala oleh muatan listrik dari ekor Planet X. [Baca: Ekor Planet X ]

Mengapa ada pusaran cahaya yang luar biasa besarnya itu pada display awan-awan di sekeliling neon yang berpusar-pusar itu? 
Suatu muatan listrik di langit bukanlah materi statis, sebagaimana yang ditunjukkan oleh jalur lintasan petir. Petir adalah akumulasi antara massa-massa udara yang bergerak yang tiba-tiba terakumulasi hingga ke titik dimana semburan deras elektron-elektron sedang bergerak. 
Namun bagaimana jika muatan listrik itu tidak terakumulasi di satu tempat melainkan terus-menerus ada di area yang luas? 
Sebagaimana dengan seluruh pusaran-pusaran yang terbentuk di alam, semuanya dimulai dari sebuah gerakan kecil di satu tempat yang menciptakan sebuah vakum yang menarik materi di belakangnya, dan, dengan demikian, terakumulasi. [Baca: Tentang Pusaran-Pusaran Yang Terjadi di Alam]
Galaksi-galaksi berpusar-pusar. Air yang mengalir ke dalam lubang pembuangan juga berpusar-pusar.
Dan pusaran-pusaran atmosferik yang bermuatan listrik yang besar itu sedang mengejar-ngejar suatu bagian dari lecutan ekor itu yang, kurang lebih, lebih bermuatan listrik ketimbang atmosfer sekelilingnya. 
Apa yang terjadi di bagian tengah pusaran bermuatan listrik semacam itu adalah bahwa ada lebih banyak lagi muatan listrik ketimbang yang berada di pusaran di sekelilingnya, dengan demikian bagian tengahnya menjadi awan neon, yang dapat dilihat bahkan di malam hari, serta ingin membuang (muatan listrik--pen.)--melakukan grounding--ke Bumi.


read more...

Cahaya Misterius di Kota London 2008

Cahaya pink apakah itu yang muncul di langit di kota London pada Oktober 2008?

Penampakannya begitu misterius, tidak seperti cahaya aurora borealis.



The Mystery Pink Light Appeared in London: London residents were left scratching their heads as a mysterious pink cloud drifted over the city. Bemused bystanders in Mayfair craned their necks to witness the strange alien-like cloud that appeared for just under an hour at around 8:30pm. It hovered over buildings before breaking up. http://www.dailymail.co.uk/news/article-1079297/Pictured-The-mystery-pink-light-appeared-London.html
Berikut penjelasan mengenai fenomena cahaya tersebut oleh para alien Zeta via zetatalk.

Penjelasan ZetaTalk, October 25, 2008:
Cahaya ini telah dijelaskan begitu saja oleh pejabat berwenang sebagai pantulan sinar-sinar kota di awan yang jauh tinggi di sana.
Tapi bukankah awan-awan yang tinggi dan cahaya-cahaya kota sering terjadi, di seluruh dunia? 
Telah kami nyatakan dahulu bahwa sesekali awan-awan neon atau pilar-pilar cahaya diakibatkan oleh perubahan-perubahan atmosferik pada ekor Planet X.
Pilar-pilar cahaya adalah nyala-nyala api dari gas di atmosfer yang cepat sekali habis terbakar. Awan-awan neon tidak terlihat di malam hari, karena sangat mudah sekali memantulkan sinar matahari, utamanya saat fajar atau senja. Cahaya ini bukan akibat pantulan uap air seperti pelangi, melainkan bahan-bahan kimia lain di atmosfer. 
Awan pink baru-baru ini di atas London serupa dengan awan neon, tapi memantulkan cahaya-cahaya dari kota, sebagaimana dijelaskan dalam artikel (berita di atas--pen.).
Namun, ini tidak akan terjadi tanpa bahan-bahan kimia dari ekor Planet X yang bercampur dengan atmosfer. Display-display semacam itu akan menjadi umum.  
 Sumber: ZetaTalk: GodlikeProduction Live written October 25, 2008 on the GodlikeProduction live chat.




read more...

Tentang Pusaran-Pusaran Yang Terjadi di Alam

Terjemahan bebas ZetaTalk: Spin, Note: written on Jan 15, 1997.

Berputar-putar (pada sumbunya--pen.) adalah sebuah gejala yang terjadi secara teratur di alam dan sering kali diamati di Bumi, mulai dari pusaran-pusaran besar yang dibentuk oleh hujan badai hingga "tornado-tornado" kecil di tengah-tengah air yang surut ke dalam lubang pembuangan.


Fakta bahwa perputaran semacam itu bergerak ke arah-arah yang berbeda ketika berada di atas atau di bawah (dari sudut pandang peta--pen.) garis khatulistiwa memberi bukti bahwa putaran disebabkan oleh faktor-faktor di luar dirinya sendiri. 

Gejala putaran dapat diamati ketika obyek yang sedang bergerak itu tidak ditahan-tahan.
Udara dan air bersifat cair, tapi bagian-bagian puncak yang berputar-putar dari suatu obyek atau tubuh peseluncur di es juga mendemonstrasikan gejala itu. 
Kecepatan suatu putaran secara teoritis akan terjadi paling cepat ke arah pusat dari obyek yang sedang berputar-putar itu--sebuah faktor yang mudah diperhatikan dengan cara membandingkan kecepatan-kecepatan hujan badai dengan yang ada di pusat tornado. Tapi mengapa ada perbedaan itu?     
Perputaran-perputaran di permukaan Bumi mencerminkan apa yang sedang terjadi dalam inti Bumi. 
Apabila Bumi tidak sedang berotasi--yaitu ketika intinya bergerak untuk melepas diri dari atau menarik diri ke materi lain di tata surya ini dan hingga jauh keluar tata surya--maka perputaran itu akan hanya dipengaruhi oleh berbagai tarikan-tarikan atau tolakan yang dimiliki oleh obyek itu pada lingkungan terdekatnya.
Seluruh obyek di permukaan Bumi memiliki pengaruh-pengaruh dari inti bumi yang sama ini, namun hal itu tidak nyata terlihat karena kurangnya fluiditas atau kurangnya gerakan. 
Perputaran pada sebuah obyek berkembang dengan lambat dan hanya terlihat nyata bagi manusia ketika terakumulasi.
Demikianlah, air pada suatu air terjun memiliki perputarannya, namun air di bagian dasar air terjun itu tidak dapat mempengaruhi air di bagian puncaknya, sehingga perputaran itu tidak bersenyawa. 
Air di lubang pembuangan mensenyawakan perputaran di bagian puncaknya dengan mempengaruhi jalur yang paling sedikit hambatannya bagi air di bagian paling atas lubang pembuangan itu, dan, dengan demikian, terjadinya tornado-tornado kecil dalam air yang berputar-putar untuk menyurut.     
Putaran terjadi lebih cepat ketika obyek yang berputar itu sempit karena ada sedikit saja faktor yang melawan putaran itu.
Massa udara yang besar seperti yang sedang bergerak selama hujan badai akan menyebar ke area yang lebih besar di inti Bumi, dan, dengan demikian, dorongan untuk bergerak bersama intinya dilawan oleh fakta bahwa salah satu tepian luarnya--yaitu yang berada di bagian kutub--berderet di bagian-bagian inti yang sedang bergerak lebih lambat ketimbang yang berada di tepi luar, yaitu yang berada di sisi ekuator. 
Dengan demikian,bagian-bagian puncaknya yang kecil dapat berputar-putar lebih cepat dengan dorongan yang ada ketimbang bagian-bagian puncak yang besar, dan para peseluncur indah dapati bahwa mereka dapat berputar-putar lebih cepat dengan mengurangi ukuran keseluruhan (putaran--pen.) dengan cara menarik tangan mereka untuk memeluk tubuh mereka.
All rights reserved: ZetaTalk@ZetaTalk.com

"Cup of Russia 2010 - Yuko Kawaguti (2)" by deerstop - Own work. Licensed under Creative Commons Zero, Public Domain Dedication via Wikimedia Commons -



read more...

Sabtu, 20 September 2014

Tubuh Planet X Mulai Menampakkan Diri (Tanpa Filter): Juni - Agustus 2014

Event akbar Abad 21 adalah Planet X yang mendekat ke Bumi. Peristiwa alam yang menjadi pertanda adanya masa-masa perubahan jaman dan spiritualitas yang akan semakin signifikan. Event penampakannya saat-saat ini selayaknya tidak dilewatkan oleh mereka yang tahu maupun yang baru sadar--amatir, profesional maupun awam--yang punya waktu untuk itu. Tidak mengherankan kalau banyak orang yang menyadari keberadaannya itu sangat antusias mengabadikannya, terutama dari kalangan blog Pole Shift ning, dengan Alberto, salah seorang anggotanya, yang memimpin dalam tehnik pengabadiannya. Berikut laporan dari ZetaTalk mengenai penampakan Planet X yang mulai menunjukkan tubuhnya selama Juni hingga Agustus 2014 di beberapa tempat di dunia. 


Penjelasan Tentang Posisi Tubuh Planet X Saat Ini
 
Terjemahan bebas Planet X Visibility, The ZetaTalk Newsletter Issue 404, Sunday June 29, 2014

Para alien Zeta telah memprediksi tentang akan semakin meningkatnya penampakan Planet X complex (keseluruhan tubuh Planet X: badan planet, bulan-bulan, dan awan debu--pen.] [Baca: Tentang Posisi Planet X Selama Tahap 8 Per Februari 2014]
Dan bukti dramatis ini selalu siap tersedia dari foto-foto Alberto baru-baru ini. 
Corpus (tubuh) dari Planet X biasanya tersembunyi di balik awan debu yang pekat, sehingga paling sering tampak seperti bola redup jika dibandingkan dengan cahaya terang yang dipancarkan oleh Pusaran-Pusaran Bulannya. [Baca juga: Bulan-Bulannya Planet X]
Namun akhir-akhir ini, tubuh tersebut mulai menunjukkan wajahnya. Perhatikan bahwa saat matahari terbit, Ekliptik miring dari kiri bawah ke kanan atas, sehingga Planet X tampak hampir berada di posisi jam 3. [Cat: ekliptik adalah garis maya edar Bumi terhadap matahari--pen.]


Sedangkan saat matahari terbenam, Ekliptik merubah kemiringannya dari kiri atas ke kanan bawah, sehingga Planet X pindah ke posisi jam 6 dari sudut pandang Bumi. [Baca: Memahami Lagi Posisi Planet X/Nibiru di Langit]



 
Planet X Agustus 2014 di Eropa dan Amerika
Terjemahan bebas Planet X VisibilityThe ZetaTalk Newsletter Issue 414, Sunday September 7, 2014

[Planet X di Austria]
Dalam  video tanpa filter pada 15 Agustus 2014, seorang anggota Pole Shift ning di Austria menangkap bagian dari Planet X complex di posisi jam 6, tepat di bawah matahari. Bola cahaya (orb) lainnya dapat dilihat pada posisi jam 5. Keduanya menunjukkan bayangan-bayangan dimana sinar matahari memantul lebih kuat ke sisi atas dari orb-orb yang terselubung debu. 

 

Sang fotografer dengan cermatnya membuang serta mengidentifikasi mana yang merupakan lens flares dengan cara menggerak-gerakkan kameranya, seperti yang dapat dilihat dari pergerakan titik biru. Kedua orb itu tidak bergerak. Jadi bukan lens flares. 

Analisis lebih jauh lagi terhadap video itu dengan membuat penyesuaian pada warna dan gama menunjukkan bahwa orb pada posisi jam 6 tampak sangat menonjol.
Video tersebut diambil pada jam 13:40 CET, sudah lewat tengah hari sehingga kemiringan ekliptik akan telah menempatkan posisi Planet X yang normal--di jam 4--lebih dekat ke posisi jam 6 dari sudut pandang kamera. Ada kemungkinan sekali bahwa orb pada posisi jam 6 itu adalah corpus (tubuh) Planet X!

[Planet X di Kanada]
Lalu ada foto lain, yang diambil di Ontario, Kanada, juga pada 5 Agustus 2014, yang mengonfirmasi lokasi orb tersebut. Foto ini juga diambil di siang hari, pada 3:30 pm. Ekliptiknya kala itu juga miring dari kiri atas ke kanan bawah.



[Planet X di Pantai Laguna]
Foto lain yang tidak difilter - diambil saat matahari terbenam di Pantai Laguna pada 11 Agustus 2014 dengan iPhone - menunjukkan Planet X sebagai sebuah Monster Persona di posisi yang telah diekspektasi: posisi jam 4.  
Ketika dilakukan desaturasi, foto itu juga menunjukkan orb-orb yang sangat besar di sebelah kiri dan di atas Matahari, dimana Pusaran-Pusaran Bulan ditemukan karena ekornya tertiup ke kiri dan melengkung ke atas Matahari.


[Planet X di Kalifornia]
Foto lain diambil di Kalifornia pada Agustus yang hanya menggunakan filter matahari untuk mengurangi seluruh silau matahari,  menunjukkan orb pada posisi jam 6, yang terpusat dalam awan debu merah. Perhatikan sekali lagi, sinar mataharinya memantul ke atas puncak Planet X, yang berada di antara Bumi dan Matahari saat ini, sedikit di bawah Ekliptik.
[Baca: Tentang Posisi Planet X Selama Tahap 8 Per Februari 2014]


[Planet X di Indiana]
Foto lainnya lagi adalah dari Indiana saat matahari terbit pada 19 Agustus 2014. Orb ini sangat jelas terlihat pad posisi jam 3. Kalau kita cek lokasinya di Ekliptik, maka jelas bahwa posisi jam 3 itu sama saja dengan posisi jam 4-5 terhadap matahari bagi orb itu. Tidak diragukan lagi, tingkat penampakan itu telah mengambil lompatan raksasa baru-baru ini! Ada yang telah memperhatikan bahwa ukuran orb itu lebih kecil pada pandangan pertama, karena berada di dalam awan debu. Penampakan ini dapat diperjelas dengan membuat penyesuaian pada hue.  
Mengutak-atik dengan filter bisa memberi suatu kesan terhadap rasio ukuran dari pusat serta lingkungan sekitar dekat awan debu, bagian yang lebih besar dari ekor itu yang mungkin tidak terlihat mata telanjang dalam penangkapan ini. 
 
Planet X di Bulan Juli 2014 di Cina dan Inggris 
Terjemahan bebas dari Planet X VisibilityThe ZetaTalk Newsletter Issue 409, Sunday September 7, 2014 

Selama bulan Juli, sejumlah foto oleh beberapa amatir menangkap Pusaran-Pusaran Bulan Planet X, dan bahkan tubuh(Planet X) itu sendiri, berupa foto-foto tanpa filter. 
Dari dulu aturannya adalah bahwa ketika orang menggunakan suatu filter yang dapat membatasi cahaya ke spektrum merah, maka keseluruhan tubuh (complex) Planet X itu akan lebih dapat terlihat mata telanjang. Maka telah direkomendasikan untuk menggunakan mylar atau yang berasal dari floppy disc lama. 
Namun Planet X complex telah semakin mendekat, sehingga penampakannyapun meningkat, sebagaimana yang ditunjukkan oleh foto-foto berikut dan juga foto-foto lain di blog Pole Shift ning khusus untuk pelaporan foto-foto semacam itu.
Pada 3 Juli 2014, seorang fotografer menangkap sebuah orb yang sangat menonjol di kanan atas Matahari, yang cukup kuat untuk dipantulkan sinarnya ke tanah. [lihat gambar di bawah--pen.]
Pada 7 Juli 2014, seorang fotografer lain menangkap sebuah Pusaran Bulan yang menunjukkan diri sebagai sebuah Monster Persona (besar dan pucat) di atas matahari, dan apa yang secara potensial dapat ditentukan sebagai tubuh Planet X itu sendiri di posisi jam 4. [lihat gambar di bawah--pen.]
Pada 17 Juli 2014, sebuah foto dari Aocun, China (lihat gambar di atas--pen.) menunjukkan dua buah Pusaran BUlan di kiri matahari, yang tertangkap sebagai pantulan ghost (sebagaimana matahari itu sendiri) di bagian dasar foto itu, yang membuktikan bahwa sinar dari Pusaran-Pusaran Bulan itu genuine (benar adanya).

read more...

Jumat, 19 September 2014

Tabuhan Genderang Nibiru Oleh Media-Media Massa Mainstream

Nibiru, aka Planet X, yang tubuhnya tak jarang muncul sebagai matahari kedua di seluruh dunia karena mengiringi muncul atau tenggelamnya matahari kita, telah dijelaskan oleh para alien Zeta mengorbit kedua mataharinya (yang juga diberi istilah matahari biner). 
Keberadaan Planet X dengan segala misteri hakekat komposisi dan prilaku tubuhnya itu cukup memberi tamparan kepada para pakar astronom dan astrofisika. Mereka, menurut para alien Zeta, enggan mengakui keberadaan Planet X yang telah melenceng dari segala ilmu yang dimiliki manusia. 
Dengan pengumuman Obama tentang kedatangan planet ini, yang masih terus dilakukan perencanaannya, media-media massa--karena, dengan satu atau lain cara, telah mendapat bocoran kemungkinan itu--sudah beberapa tahun terakhir ini turut memberi kisikan-kisikan kepada masyarakat dunia tentang kedatangan Planet yang serba aneh dan berada di luar nalar manusia itu. [Baca juga: Kisikan Media Massa Mainstream]
 

Diharapkan bahwa kalangan awam tidak akan terlalu kaget ketika mendekatnya Planet X diumumkan oleh Obama nanti bila tidak ada halangan, karena telah mendengar setidaknya satu atau dua hal tentang sifat khas Planet X melalui penjabaran 'planet-planet' lain, yaitu  tidak bergerak layaknya orbit planet yang selama ini dikenal manusia. 

Orbit Planet X, aka Nibiru

Berikut laporan ZetaTalk lagi mengenai kisikan-kisikan media massa mainstream itu.


Terjemahan bebas dari Nibiru Drum Roll, The ZetaTalk Newsletter Issue 382, Sunday January 26, 2014

Menuju ke pengumuman (dari Obama) yang akan mengakui kehadiran Nibiru, aka Planet X, yang sudah dekat, pada dasarnya telah terdengar tabuhan genderangnya dalam berita-berita yang mengulas tentang temuan terbaru atas planet-planet yang berkeliaran, atau planet-planet dengan orbit-orbit ganjil yang jauh dari matahari-matahari mereka, atau bintang-bintang tak bersinar dalam formasi-formasi biner, atau planet-planet yang mengorbit bintang-bintang tak bersinar. Tingkat kecepatannya terus meningkat! 
Hal ini terakhir diulas dalam newsletter Issue 370, pada 3 Nov. 2013, ketika planet-planet rogue atau yang berkeliaran sedang dibahas. [Baca juga: Gerak Orbit Planet X/Nibiru, Lonely Planet, dan Ilmuwan Bumi]
[Pengumuman Temuan Planet PSO J318.5-22]
Para astronom mengumumkan penemuan atas PSO J318.5-22 yang serupa dengan Nibiru untuk beberapa hal. 
Warnanya merah (Nibirupun diselubungi oleh debu merah) dan sedang mengorbit sebuah brown dwarf (Titik fokus kedua--aka matahari--Nibiru pun sebuah brown dwarf), meskipun PSO J318.5-22 dilaporkan lebih besar dari pada Yupiter (dan Nibiru lebih mendekati Bumi dalam hal ukuran). 
Lonely, Young Planet Drifting in Space without a Star, October 10, 2013:  The planet, which has only six times the mass of Jupiter, was identified by its faint and unique heat signature. The astronomers were actually searching for failed stars known as brown dwarfs when they came across PSO J318.5-22, which stood out because of its red color. http://www.cnn.com/2013/10/10/tech/space-new-planet/index.html
Nearby Failed Stars May Harbor Planet, December 16, 2013: Failed stars are known as brown dwarfs and have a mass below 8% of the mass of the Sun—not massive enough to burn hydrogen in their centers. http://carnegiescience.edu/news/nearby_failed_stars_may_harbor_planet

[Berikut penjelasan para alien Zeta via ZetaTalk]  

ZetaTalk Sol’s Binary 10/15/1995: "Titik fokus kedua Planet X ini tidak dapat ditemukan oleh para astronom Anda karena gelap, tidak bercahaya, dan kebetulan tidak menghalangi pandangan terhadap apa yang menjadi minat astronom. [Baca: Planet X dan Kembaran Gelap Matahari Kita]
Meskipun ukuran dan massanya setara, benda itu berbeda secara samar, dan tidak berpotensi akan mengeluarkan sinar dalam kondisi-kondisinya sekarang ini di bagian alam semesta Anda ini. Ia tidak memiliki planet berukuran berapapun yang dapat disebut-sebut, meskipun diorbiti oleh banyak sampah antariksa.
Kalau-kalau orang mau mencarinya, lokasinya berada di sudut 11 derajat di luar ruang orbit Bumi terhadap matahari, di arah yang sama dengan yang telah kami berikan atas mendekatnya Planete X.
Tubuhnya tidak bergelimangan cahaya, serta tidak melepas radiasi apapun yang dapat terdeteksi perangkat manusia apapun, Anda tidak akan dapat menemukannya, namun bukan berarti benda itu tidak ada di sana.
Apakah Anda, seperti anak kecil yang menutup matanya, mengira bahwa, kalau Anda tidak dapat melihat sesuatu, maka sesuatu itu tidak ada?"
ZetaTalk Nibiru Red Appearance 2001:  
"Apabila Planet X pada utamanya merupakan planet air, lalu mengapa ia tampak menjadi planet merah, seperti Mars, yang pada dasarnya tak ada air di permukaannya? Mengapa ia tidak seperti Bumi, yang berupa planet biru?
Penjelasannya terletak pada sampah-sampah  antariksa yang telah dipulung oleh Planet X. Planet X dan bulan-bulannya memiliki kesempatan untuk 'memulung' sampah antariksa, dan, oleh karena merupakan planet magnetik, Planet X pada utamanya menjadi tarikan bagi debu besi.
Lalu mengapa debu ini tidak mengendap di atmosfer Planet X, yang kemudian terbawa melayang turun ke lautan sehingga berhenti menjadi awan yang memberi penampakan kemerahan pada Planet X?
Seandainya lingkungannya statis, maka pada akhirnya itulah nanti yang akan terjadi, namun Planet X tidaklah statis, ia terus-menerus bergerak. Awan debu itu berada jauh di luar apa yang akan disebut sebagai atmosfer Planet X, sehingga selama lewatnya pada jarak terdekat (dengan Bumi) melalui tata surya ini, debu itu mengekor di belakang Planet X, menjadi ekor debu merah yang panjang--besi yang teroksidasi--yang mana, selama lewatnya di jarak terdekat dengan Bumi, ketika Bumi terkungkung di dalam ekor itu, debu itu menyebabkan sungai-sungai dan danau-danau, untuk sementara waktu, berubah warna menjadi merah dan terasa pahit." [Baca juga: Ekor Planet X, Sang Komet Raksasa]
[Pengumuman Temuan Planet HD106906b]
Lalu muncul pengumuman lain tentang planet HD106906b, sebuah planet yang memiliki orbit yang luar biasa panjangnya, yang menempatkannya sangat jauh dari mataharinya, 650 kali lebih jauh dari jarak antara Bumi dengan mataharinya. 

Giant Alien World Discovered where it Should Not Exist, December 5, 2013: A massive planet found orbiting a star at a staggeringly great distance is smashing some long-held theories of planetary formation. The planet, according to a study published in the Astrophysical Journal Letters, is unlike anything in our own solar system. Eleven times more massive than Jupiter, planet HD 106906 b orbits a single sun-like star at a distance of 60 billion miles - about 650 times the distance Earth is from our own sun. http://www.latimes.com/science/sciencenow/la-sci-sn-gigantic-alien-planet
[Mirip, Bukan?]
Seberapa miripnya ini dengan Nibiru? 
Nibiru memiliki orbit ganjil yang menyebabkannya mengayun di antara kedua titik fokusnya (kedua mataharinya--pen.), yang mana, menurut para alien Zeta, jaraknya 18.74 kalinya jarak antara Matahari kita dan Pluto. 
Sekali lagi, planet yang jauh dari mataharinya ini digambarkan berukuran sangat besar, 11 kali lebih masif dari pada Yupiter. [Baca juga: Planet X, aka Planet Ke-12 (Nibiru): Jarak dari Bumi dan Gerak Orbit ]

ZetaTalk Sling Orbit 2001: "Matahari biner yang tidak bersinar ini berada sekitar 18,74 kali jarak antara Matahari Anda dengan Pluto, pada sebuah sudut 11 derajat dari ekliptik (ruang edar bumi terhadap matahari--pen.), di arah konstelasi Orion.
Meskipun berada lebih jauh, dua kali lipat jaraknya, dari tempat dimana Planet X sedang ada saat ini, planet tersebut merupakan raksasa gravitasi, dan, dengan demikian, di antara kedua (matahari) biner itu, Planet X terperangkap dalam orbit yang teramat sangat lonjong.
Orbit itu tidak sesuai dengan teori-teori ilmu astrofisika manusia, dan, dengan demikian, tidak dapat dijabarkan melalui matematika yang digunakan manusia untuk menggambarkan prilaku komet maupun orbit." [Baca juga: Lokasi Planet X/Nibiru di Ruang Angkasa : Desember 2012]

Kini ada berita yang mempublikasikan sebuah teori bahwa bintang-bintang redup - dwarf-dwarf merah - boleh jadi memiliki "Bumi-Bumi super (super Earths)" yang mengorbit mereka yang dapat mendukung kehidupan. Benda-benda itu adalah apa yang diberi istilah planet-planet air, dan diduga 40% dari dwarf-dwarf merah memiliki planet-planet semacam itu yang mengorbit mereka. 
Artikel berikut mengutip seorang ilmuwan Skotlandia yang menekankan bahwa "Bumi-Bumi super" ini berukuran 1 hingga 10 kalinya Bumi (Nibiru berukuran 4 kalinya diameter Bumi).
Could Super-Earths Contain Alien Life? January 13, 2014 Massive alien worlds, known as ‘super-Earths’, could be more like our own planet than first thought. Super-Earths are giant planets that have between one and 10 times the mass of our world. About 40 per cent of all red dwarf stars – the most common stars in our galaxy - have a super-Earth orbiting in the habitable zone where liquid water can exist on the surface of the planet.  Last week, researchers in Scotland said that Earth-sized planets can support life at least ten times further away from stars than previously thought. http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2538549/Could-super-Earths-climate
Perhatikan dalam tafsiran sang seniman (dalam gambarnya di bawah ini--pen.): Bumi super ditampilkan terselubung debu merah! Apakah kita sedang diperkenalkan pada Nibiru, sedikit demi sedikit, jauh sebelum pengumuman (dari Obama) itu?  [Baca juga: Scooby Doo Memimpin Anak-Anak Ke ZetaTalk/Nancy Lieder


Planet X (Nibiru) digambarkan oleh para alien Zeta sebagai, utamanya, planet air, yang meskipun memiliki daratan di atas perairan lautnya. Para alien Zeta menyebutnya sebuah brown dwarf yang membara (menyala-nyala), karena juga memancarkan cahaya dan panas dari inti planetnya. 
Ini jangan disalahartikan dengan terminologi manusia yang menyebut sebuah matahari tak bercahaya sebagai brown dwarf. Bicara dalam istilah manusia, orbit mengayun Planet X membawanya melewati Matahari kita dan matahari keduanya, yang dalam terminologi manusia merupakan matahari tak bercahaya, sebuah brown dwarf.
Planet X adalah planet, beroperasi layaknya planet, meskipun menyala-nyala dengan cahaya dan api. Keduanya dapat masuk ke dalam gambaran manusia atas brown dwarf, meskipun Planet X beroperasi seperti planet.    
ZetaTalk Nibiru a Hybrid 2001:
"Tidak mungkinkah bahwa ada sesuatu di luar sana yang tidak Anda amati? 
Suatu komposisi sebuah planet yang cukup tidak diketemukan di tata surya Anda, sebagaimana yang Anda ketahui selama ini?

Anda mengoperasikan pembakaran lambat di pembangkit-pembangkit tenaga nuklir Anda, yang mana, kalau tidak demikian, itu akan menjadi pembakaran cepat yang akan menjadi ledakan nuklir ketika tidak dipasang mekanisme pengereman. 
[Jadi] Apakah benar-benar tidak mungkin kalau ada matahari-matahari yang memiliki kompisi campuran? Bahwa ada pembakaran lambat? Bahwa sebuah planet [dapat] memiliki suatu komposisi matahari sekaligus komposisi dari planet solid?
(Bagi Anda) pendek kata, itu tidak mungkin.
Dan, karena Anda tidak mengamatinya, maka sesuatu itu tidak ada?"
--------------------------------------------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------------------------------

ZetaTalk Nibiru Unusual 7/15/1995: 
Start of ZetaTalk  "Planet X memiliki panas maupun cahaya, yang dihasilkan dari dalam intinya. Kehidupan di Planet X mengalami siang terus-menerus. Kehidupan yang ada di sana tidak ada tidur, melainkan istirahat.
Cahayanya tersebar ke seluruh atmosfernya, lalu kembali ke permukaan daratan, namun muncul dari intinya untuk berinteraksi dengan atmosfer hanya melalui permukaan lautan-lautan yang dalam, yang menutupi sebagian besar permukaan planet itu.
Cahayanya terlepas dari intinya di tempat dimana pada dasarnya terjadi aktifitas vulkanik di bawah laut. Tentu saja ini juga terjadi ketika ada aktifitas vulkanik di permukaan daratan planet itu, namun ada sedikit saja permukaan daratan, dan sudah sejak jaman dahulu mengeras."[Baca bahasan "Tidak Tidur" dalam Annunaki, Para "Dewa" Yang Tidak Tidur]
Penekanan (dalam berita yang dipublikasikan--pen.) (pada keberadaan) air (di planet-planet rogue--pen.) akhir-akhir ini juga ada kesamaannya dengan Nibiru.
Dalam perbandingan antara air dan daratan, Nibiru memiliki lebih banyak air dari pada perbandingan antara air dan daratan di Bumi. End of ZetaTalk
Kepler-62f: A Possible Water World, January 02, 2014 Kepler-62f is a remarkably Earth-like planet about 1,200 light-years from our planet. The world is only 1.4 times bigger than Earth and is in orbit around a star that is somewhat dimmer and smaller than the sun. It orbits in what is believed to be the habitable region of its star. The planet was announced in 2013 as part of a larger bonanza of seven exoplanets announced around the stars Kepler-62 and Kepler-69. http://www.space.com/24142-kepler-62f.html
Kepler-69c: Earth-Size Planet in Star's Habitable Zone, January 06, 2014 Hailed as the most Earth-like alien planet when it was discovered, Kepler-69c (also known as KOI-172.02) is an exoplanet about 2,700 light-years from Earth. Its radius is about 1.5 times that of Earth's, which puts it in the "super-Earth" classification of alien planets — those that are about two to 10 times the size of Earth. Researchers are especially intrigued because the planet orbits in the habitable zone of its star, which is just slightly smaller than that of Earth's sun. While the possible presence of water is not a guarantee of life, it does show that life-friendly environments are possible for planets that are about the same size as that of Earth. http://www.space.com/24172-kepler-69c.html





read more...
 
Copyright © 2014 Bintang Pari • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top