Selasa, 16 Desember 2014

Pertanda Dari Laut 2014, Ikan-Ikan Bermunculan

Terjemahan bebas Signs from the Sea, The ZetaTalk Newsletter, Issue 401, Sunday June 8, 2014

Ikan-ikan bermunculan dari laut dalam keadaan mati, dalam jumlah masif, dan peristiwan ini terus meningkat di seluruh dunia sebagaimana dicatat dalam blog Pole Shift ning ini. Gambaran besarnya menakjubkan, dengan contoh-contoh di bawah di laman ini.
Berbagai alasan dikemukakan oleh pihak penguasa, yang mana alasannya bervariasi--mulai dari kelebihan populasi akibat tingkat kelahiran, polusi akibat pembuangan ke air, dan kurangnya oksigen bagi ikan--yang cocok untuk menjelaskan semuanya. 
Namun ikan-ikan ini berada di habitat normal mereka; ini pertanda bukti nyata bahwa ada sesuatu di luar norma.

2 Million Fish found Sead in Tehran’s Fashafuyeh Dam, April 23, 2014 http://en.trend.az/regions/iran/2266592.html Some 2 million fish are found dead in Tehran province's Fashafuyeh dam due to water pollution. Reports suggest that the incident has happened because the Vavan housing complex's sewage system goes directly into the lake. Mohsen Shokati, head of Rey City Environmental Protection Office, said that over 30 tons of fish have been killed in the past few days.

Large amount of dead fish found floating along a river in Xiasha District, China, May 4, 2014 http://yamkin.wordpress.com/2014/05/04/large-amount-of-dead-fish-found-floating Staff salvage of dead fish floating in the water, after two days of fishing, sanitation workers were recovered from the 2000 pounds of dead fish, and made a landfill.

Thousands of Dead Fish found Floating on a Lake in Meniffe, California, May 5, 2014 http://yamkin.wordpress.com/2014/05/04/thousands-of-dead-fish-found-floating An official would not go on record with comment until further test results are available. The initial explanation given was climate changes, but a source said there is no official explanation at this point.

India: Dead Fish Found at Karanji Lake, May 15, 2014 http://www.newskarnataka.com/news/content/mysore/Dead-Fish-found-at-Karanji-Lake Zoo officials confirmed that over 300 fish were found dead on the east side of the lake from where storm water enters the water body. Incessant rain caused problem as storm water mixed sewage water overflowed from manholes and polluted the lake.

Armenia: Dead fish Found in River, May 16, 2014 http://en.a1plus.am/1189319.html The Ministry of Emergency Situations received a report that dead fish had been found in the Shahvard river that flows through Voskevaz village in Aragatsotn region. A task force was sent to the site shortly afterwards to find that fish in the river had been dying in large numbers (about 20 kg).

Dead Fish Wash Up on Jersey Shore, May 16, 2014 http://www.csnphilly.com/article/dead-fish-wash-jersey-shore Dead fish were first spotted in the Shark River, and have now washed through an inlet into the ocean and onto beaches. The fish, believed to be moss bunker, are spread for about 3 miles along the shore, from Belmar down to Spring Lake. Prisoners from the Monmouth County Jail have been brought in to help pick up the fish in Neptune Township, where more than 5 tons have been found dead this week alone. State environmental officials say there is no indication of disease, and that the fish, which normally produce in large numbers and consume a lot of oxygen, simply overproduced.

Winterkill Strikes Grand Lake near Duluth; Thousands of Fish found Dead, May 16, 2014 http://www.sott.net/article/279296-Winterkill-strikes-Grand-Lake-near-Duluth Pushed by a strong east wind, thousands of dead fish washed up in reed beds and the front yards of lakeshore residents.  Perhaps as many as 35,000 fish died. The fish, victims of winterkill -- low oxygen levels -- included sunfish, crappies, walleyes, northern pike and largemouth bass.

Mystery as Thousands of Dead Fish Wash Up on Los Angeles Beach, May 18, 2014 http://www.nbclosangeles.com/news/local/Thousands-of-Dead-Fish-in-Marina-Del-Rey Officials tell NBC that it is not immediately known what caused the fish to die off, but say low oxygen levels may have been the issue.
Ini bukan masalah baru, sebagaimana telah didetilkan dalam newsletter-newsletter pada 9 Januari 2011, 3 Juli 2011, dan 29 September 2013. [Baca: Kematian Misterius Ikan-Ikan dan Burung-Burung Di Dunia, 2011 dan 2013]

Gas Methana membunuh ikan-ikan dengan membuat mereka membentuk gas emboli, sebuah fakta ilmiah yang telah dikenal.
Menurut para alien Zeta, adalah peningkatan keterhuyungan Bumi--pergerakan-pergerakan lempeng, peregangan dan pengompresian strata bebatuan--yang menyebabkan pelepasan gas methana.
[Penjelasan Para Alien Zeta]
ZetaTalk Explanation 1/8/2011, terjemahan bebas: "Kawanan ikan yang terperangkap dalam gelembung-gelembung methana yang naik selama pergeseran lapisan bebatuan di bawah mereka, tidak terelakkan akan terkena dampak.
Contohnya, ikan tidak dapat menahan napas mereka hingga kondisi darurat itu lewat!
Telah sering kami nyatakan bahwa lempeng-lempeng bumi memiliki jari-jari bebatuan yang mencegah pergerakan di sepanjang tepiannya yang patah, sehingga menjadi licin. Dalam keadaan ini, lempeng-lempeng itu sekarang saling menekan akibatn tekanan keterhuyungan bumi yang lebih ganas dan membuat tergetar-getar.

Tekanan ini nyata adanya pada seluruh lempeng-lempeng, yang bergeser kesana-kemari, secara internal, dalam ketegangan itu. Demikianlah, methana, yang begitu beracun bagi burung-burung dan ikan-ikan, sedang berlepasan."

ZetaTalk Comment 9/7/2013: "Strata bebatuan sedang teregang untuk melepas gas methana yang terperangkap di antara lapisan bebatuannya, atau kerak bumi yang memlorot yang mengungkit bebatuan di sekitarnya merupakan penyebabnya."

Tetapi apa yang mendorong ikan-ikan di laut dalam muncul ke permukaan; apakah trend lain yang sedang meningkat juga?
Hal ini pertama kali dilaporkan dalam newsletter Issue 176 pada 14 Maret 2010 ketika ikan oarfish, dari laut dalam, mulai muncul di daratan di Jepang. Lalu mereka mulai terdampar di pantai-pantai Kalifornia, sebagaimana didetilkan dalam newsletter Issue 372 pada 23 Nov. 2013. Para alien Zeta menjelaskan bahwa tekanan pemampatan pada lempeng-lempeng bumi di bawah laut telah menciptakan bunyi decitan/kemresek elektronik, yang membuat ikan-ikan oarfish itu berupaya melarikan diri dari sana.
[Baca: Peringatan Dari Monster Laut Oarfish dan Makhluk-Makhluk Laut Dalam Yang Berbicara]
ZetaTalk Comment 3/6/2010, terjemahan bebas: Sebagaimana hewan-hewan darat lari dari decitan-decitan elektromagnetik yang dilepas oleh bebatuan yang berada dalam tekanan, demikian pula dengan kehidupan laut, mereka mencoba lari. Bagi ikan di perairan dalam, suara decitan ini kurang terdengar di permukaan laut, karena lebih jauh dari bebatuan itu.

ZetaTalk Comment 10/26/2013, terjemahan bebas: "Lempeng-lempeng Pasifik sedang mengompresi--dalam tekanan yang terus-menerus untuk melakukannya--dan Amerika Utara sedang melengkung tanpa henti dan terus meningkat. Bagi ikan-ikan oarfish di wilayah sana, tak ada tempat melarikan diri! Merekapun muncul dari kedalaman, dan, selagi berada di permukaan, mereka terjebak oleh aksi ombak yang melempar mereka ke pantai."

Kini trendnya telah berakselerasi, dengan banyak jenis ikan di laut dalam muncul ke permukaan, di lepas pantai India, demikian pula di kedua sisi Samudera Atlantik.
Sudah jelas bahwa pergerakan-pergerakan lempeng, beserta tekanan tanpa henti yang harus ditanggung, telah meningkat!
Rare Deep Sea Rhinochimaera Netted Off Southern India, May 3, 2014 http://www.thehindu.com/news/national/tamil-nadu/strange-fish-netted-at-pamban A country boat fishermen have caught a strange-looking rare fish, believed to be fully grown ‘Rhinochimaera,’ a deep sea fish that is usually found in depths up to nearly 5000 feet. Fishermen caught the fish while fishing about 40 nautical miles south of Pamban.
Rare Goblin Shark Caught off Florida, April 19, 2014 http://www.nbcnews.com/news/us-news/rare-goblin-shark-snagged Shrimp fishermen in the Gulf of Mexico have caught a goblin shark – a species so rare that one has not been seen for 10 years. The 18ft-long pink predator was caught in a shrimp net 10 miles off Key West, Florida.
Rare Deep Sea Lancetfish Swims Ashore on North Carolina Beach, May 12, 2014 http://myfox8.com/2014/05/16/lancetfish-washes-ashore-in-nags-head/ A rarely seen deep sea fish was found alive in Nags Head on a beach south of Jennette’s Pier. It is a deep water, open ocean fish with a large mouth and very sharp teeth. They grow up to 6.6 feet in length.
Another Rare Deep Ocean Fish Swims Ashore, May 21, 2014 http://www.bbc.com/news/uk-england-humber-27484705 A rare Deal fish that swam up on a Yorkshire England beach normally lives in the open ocean at depths of up to 1,000 metres.
Insiden-insiden terkini mengenai ikan-ikan mati, begitu juga dengan ikan-ikan di laut dalam, di peta menunjukkan bahwa peristiwa ini terjadi secara berkelompok di sana-sini di seputar benua Amerika Utara, dimana pemlengkungan yang kuat sedang terjadi--tekanan pemlengkungan yang berpusat di wilayah San Diego/Los Angeles.
Ada wilayah kedua yang berada dalam tekanan bebatuan di zona teregang yang sedang ditarik memisah mulai dari Inggris melewati Eropa bagian selatan hingga Laut Hitam. 
Namun cluster ketiga berada di (lempeng) India yang sedang terdorong ke bawah dengan agresifnya serta macet di bawah Peg. Himalaya. 
Seluruh wilayah ini berbagi ketegangan yang datang dari bebatuan, meskipun penyebabnya berbeda.


Baca juga:
Peningkatan Hewan Albino, dan Bison Putih


read more...

Kematian Misterius Ikan-Ikan dan Burung-Burung Di Dunia, 2011 dan 2013

Ribuan burung dan ikan mati pada waktu relatif bersamaan di banyak tempat di dunia dari waktu ke waktu. Apa penyebabnya? Para alien Zeta menjelaskan, melalui laporan website ZetaTalk, bahwa penyebabnya adalah gas methana yang terlepas akibat pergerakan-pergerakan lempeng menuju Pergeseran Kutub, yang dapat terjadi secara domino secara instan. Gas methana juga telah lama diketahui oleh para pakar dapat membunuh burung. Berikut laporan singkatnya untuk tahun 2011 dan 2013.

Ikan-Ikan Yang Mati Secara Misterius

Terjemahan bebas Fish Kills, The ZetaTalk Newsletter Issue 365, Sunday September 29, 2013

Gempa-gempa dan aktifitas-aktifitas vulkanik yang semakin sering dan semakin ganas merupakan pertanda tekanan pada lempeng-lempeng yang sedang dialami Bumi yang tersentak-sentak akibat keterhuyungan bumi sehari-hari.
Suara-suara ledakan yang berasal dari bebatuan yang berpatahan, getaran-getaran ganjil, dan, sesekali, suara lenguhan atau dengungan Bumi, juga merupakan tanda-tanda. 
Planet X menyentak bumi ke arah ini atau itu, sehingga zona-zona peregangan menjadi teregang, zona-zona subduksi mengalami tekanan, dan material membusuk yang terjepit di antara lapisan bebatuan akan melepas gas-gas methana.
Burung-burung dan ikan-ikan sangat peka terhadap gas methana, demikianlah burung kenari di penambangan batu bara sebagai tanda peringatan bagi para penambang apabila ada kebocoran gas methana, dan demikianlah ikan-ikan terbunuh di seluruh dunia sebagaimana dapat disaksikan dari blog Pole Shift ning ini. 
Contoh-contoh terkini adalah di Yunani, China, dan Rio. Pihak penguasa yang sudah kepayahan, yang mana mereka harus mengatakan sesuatu, biasanya sudah siap dengan alasan-alasan.

Tons of Dead Fish Found in Lake Ismarida, September 4, 2013 http://www.enetenglish.gr/?i=news.en.newsmain&id=1447 Ten tonnes of dead fish have been found in a lake in the north of the country due to an inexplicably absence of oxygen in the water.
China Chemical Spill Kills Thousands of Fish, September 4, 2013 http://www.bbc.co.uk/news/world-asia-china-23961854 Chinese authorities have recovered about 100 tonnes (220,000lb) of poisoned fish from a river in central Hubei province. The fish died after a chemical factory discharged ammonia into the Fuhe river. Environmental officials blamed a nearby local firm for the incident. This latest industrial incident comes after more than 16,000 dead pigs were recovered earlier this year from a river that runs through Shanghai.
More Tons of Dead Fish Turn Up Near 2016 Rio Olympics Site, August 23, 2013 http://olympictalk.nbcsports.com/2013/08/23/dead-fish-rio-de-janeiro Massive amounts of dead fish were found in a Rio de Janeiro lake next to the 2016 Olympic park, five months after thousands of dead fish were found at the site of 2016 Olympic rowing events. Biologists said the 10 tons of fish were probably killed due to raw sewage.
[Komentar ZetaTalk Mengenai Kematian Ikan Tersebut]

ZetaTalk Comment 9/7/2013, terjemahan bebas: Apa persamaan dari danau tertutup di Yunani, danau tertutup dekat Rio, dan sebuah sungai di China?
Meskipun disalahkan pada "ketiadaan oksigen yang tidak dapat dijelaskan" di Yunani, pada pembuangan limbah mentah di Rio, dan pada kandungan amoniak di air sungai di China, kasus-kasus berbeda ini memiliki penyebab yang sama--gas methana yang terlepas akibat berada di sebuah zona peregangan. 
Lempeng Eurasia sedang teregang, mulai dari Eropa hingga China. Lempeng Amerika Selatan sedang melengkung sedemikian rupa sehingga wilayah dekat Rio teregang. Dan di China, propinsi Hubei penuh dengan sungai-sungai yang dalam, yang merupakan sebuah pertanda dari kerak tipis di titik itu--kerak bumi yang melorot akibat kurangnya penyangga. Strata bebatuan yang teregang sehingga melepas gas methana yang terperangkap di antara lapisan bebatuan, atau kerak yang melorot yang menyentak bebatuan di sekitarnya, adalah penyebabnya.

Kematian Hewan-Hewan Akibat Gas Methana 
Terjemahan bebas Methane Death, The ZetaTalk Newsletter, Issue 248, Sunday July 3, 2011

Sebagaimana yang telah lama dijelaskan oleh para alien Zeta, perubahan-perubahan Bumi, khususnya pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 dari 10 tahap (menuju Pergeseran Kutub), telah menyebabkan lapisan bebatuan bergerak saling melewati, sehingga melepas gas methana yang terperangkap di sana.
Burung-burung peka secara akut terhadap gas methana, demikianlah burung kenari dalam situasi pernambangan batu bara dimana para penambang diperingatkan akan methana yang terlepas ke udara ketika burung kenari itu berhenti berkicau. 
Kematian-kematian burung-burung di seluruh dunia menjadi feature dalam newsletter Issue 211, dan disebut-sebut dalam situs ZetaTalk pada 2005 dan 2007 di masa-masa Bumi "membuang angin".


[Penjelasan para alien Zeta, via situs ZetaTalk, Tentang "Kentut" Bumi]

ZetaTalk Explanation 1/9/2007, terjemahan bebas: mengapa kentut-kentut Bumi dan tanah bergerak dialami mulai dari Itali dan Inggris hingga seluruh AS dan, bahkan, di Australia, yang mana semuanya seperti terjadi secara bersamaan?
Telah kami jelaskan bahwa lempeng-lempeng di bumi telah melonggar--jemari bebatuan yang menahan lempeng-lempeng itu sehingga menempel erat satu sama lain telah berpatahan, sehingga menghasilkan fluiditas.
Methana Membunuh melalui asphyxiation, Kurangnya Oksigen.
Health Effects of Methane http://www.ccohs.ca/oshanswers/chemicals/chem_profiles/methane/health_met.html When methane is present at high concentrations, it acts as an asphyxiant. Asphyxiants displace oxygen in the air and can cause symptoms of oxygen deprivation (asphyxiation). It is not expected to cause unconsciousness (narcosis) due to central nervous system depression until it reaches high concentrations.


Kematian masif ikan telah dilaporkan beberapa bulan terakhir ini. Banyak dari kematian ini adalah akibat udara dingin yang berat di belahan bumi utara, dimana terbentuk begitu banyak es di danau-danau darat sehingga ikan-ikan kekurangan oksigen.
Namun, di luar laporan-laporan dengan penjelasan semacam itu, seperi angin dingin yang membunuh ikan-ikan tilapia (nila merah)  di Filipina, atau fish ikan-ikan yang mati di kawah-kawah yang mungkin mengeluarkan gas-gas vulkanik, atau kehidupan air di danau darat yang membeku atau di downstream akibat pelepasan polutan yang mungkin terjadi, masih ada laporan-laporan di seluruh dunia, yang berdampak pada varietas luas spesies, sebagaimana dicatat di Pole Shift ning
Kasus-kasus itu, yang tidak mendapat penjelasan dari para ahlinya atau yang terjadi di pantai-pantai laut dimana polusi kemungkinan sekali tidak menjadi penyebab kematian itu, tetap menjadi misteri.
Hanya pergerakan lempeng dengan pelepasan awan gas methana yang dihasilkannya secara tiba-tiba yang dapat menjelaskan kematian-kematian ini.
Massive Fish Die-Off likely due to Oxygen Depletion, March 8, 2011 http://latimesblogs.latimes.com/lanow/2011/03/millions-of-fish Redondo Beach officials said initial assessments suggest oxygen depletion in the King Harbor basins caused the massive fish die-off.
1,000's of Dead Fish have been Washing up on Western Australian Beaches, March 10, 2011 http://projectavalon.net/forum4/showthread.php?15960-1-000-s-of-DEAD-FISH Dead fish, eels and crayfish have been found on shores - with the coastline of Green Head, some 290km north of Perth, covered in now-rotting carcasses. In a cleanup operation at Green Head, 20km north of Jurien Bay, more than 15,000 dead fish were collected.
50 Dead Birds fall from the Sky near Sterling [Kansas], April 7, 2011 http://www.kwch.com/news/kwch-news-mes-sterling-family-baffled-by-dead-birds The strangest part was they all died at within minutes of each other.
The Dead Turtles Found on the Beach, Australia, April 15, 2011 http://finalnews.ru/zhivotniy-mir/mertvie-cherepachi-naydeni-na-plyazhe-avstralii.html 10 dead green turtles were found on an Australian beach in the Boyne Tannum Sand Island and near the mouth of the River Boyne. Autopsy was carried out, after which experts have excluded from the list of possible causes of death blows on fishing boats, the depletion of starvation and predation.
Mass Discards "Sea Frog" on the Beach Kamchatka Peninsula, April 18, 2011 http://primamedia.ru/news/18.04.2011/152525/massoviy-vibros-ribi-quot In much of the coastline of the island observed the massive Bering Sea emissions of frogs. The mass emissions of marine frogs on the island were not recorded even once during the entire period of many years of observations.
Fears of Ocean Toxicity off Cape Town, April 20, 2011 http://www.africandiver.com/index.php?option=com_content&view=article Hundreds of dead abalone have washed up on Melkbos beach near Cape Town in recent weeks, prompting fears that the ocean in the area between Bloubergstrand and Melkbosstrand is toxic.
Ecuador, Playa Villamil Dead Fish Row, May 23, 2011 http://www.prensaescrita.com/adiario.php?codigo=AME&pagina A row of dead fish, at least five feet wide and 3 km in length, appeared on Saturday on the beach, at the height of 2 km road to the Villamil Data, in Canton Beach, Province Guayas.
Mystery Disease Kills 300 Sheep Within an Hour, May 28, 2011 http://www.emirates247.com/news/region/mystery-disease-kills-300 A Saudi farmer who went into his barn to take his 300 sheep on their daily pasturing was shocked when he found them all dead. The farm said he checked the sheep an hour earlier and they were all alive in their barn at his far in the western town of Qunfudha.
600 Dead Penguins Wash up in Uruguay, June 8, 2011 http://hisz.rsoe.hu/alertmap/woalert_read.php?edis=VA-20110620-31226-IDN About 600 dead penguins, along with dead turtles, dolphins and albatrosses have washed up on Uruguay's Atlantic coast over the past few days. Experts are trying to determine what has killed the animals.

Kematian Ikan-Ikan dan Burung-Burung, Laporan 2011
Terjemahan bebas Dead Birds/Fish, The ZetaTalk Newsletter Issue 221, Sunday, January 9, 2011

Dimulai pada 2 Januari 2011, berdatangan laporan-laporan tentang ratusan burung yang jatuh dari langit di Arkansas, yang mati saat tibanya jika tidak remuk karena jatuh. Lalu berdatangan laporan-laporan mengenai burung-burung yang mati berjatuhan dari langit di Swedia pada 5 Januari 2011, beserta desas-desusnya tentang insiden serupa di China dan tempat-tempat lain di dunia. 
1,000 Dead Birds Fall From Sky in Arkansas, January 2, 2011 http://www.myfoxtwincities.com/dpp/news/national/1000-dead-birds More than 1,000 dead black birds fell from the sky over an Arkansas town, possibly after a lightning strike or high-altitude hail hit the flock. The commission said that New Year's Eve revelers shooting off fireworks in the area could have startled the birds from their roost and caused them to die from stress.  
Dead Birds from Sky in Sweden, January5, 2011 http://www.aftonbladet.se/nyheter/article8370375.ab The mass death of birds has reached Sweden. The U.S. has already dropped thousands of dead from the sky. And now, the mass death reached Sweden. On the way home from work just before midnight saw Drilon Hulaj and his peers colleagues suddenly to the street in front of them was studded with black fågellik, probably jackdaws.
Laporan-laporan mengenai kematian ikan-ikan, lagi-lagi, di seluruh dunia, yang sepertinya terjadi secara bersamaan, mulai dari sungai-sungai di Arkansas pada 2 Januari 2011 hingga pantai-pantai di Brazil menjelang 3 Januari 2011 dan hingga pesisir pantai Selandia Baru dan Maryland menjelang 6 Januari 2011. 
Tons Of Dead Fish Wash Ashore In Brazil, January 03, 2011  http://freerepublic.com/focus/f-news/2651186/posts A survey conducted by the Federation of Fishermen's Colony of Paraná, Paranaguá on the coast of the state, indicates that at least 100 tons of fish (sardine, croaker and catfish) have turned up dead off the coast of Parana. 
Hundreds of Snapper Dead on Beaches, January 5, 2011 http://www.nzherald.co.nz/nz/news/article.cfm?c_id=1&objectid=10697906 Fisheries officials are investigating the death of hundreds of snapper washed up on Coromandel Peninsula beaches.
Two Million Fish Found Dead In Maryland, January 6, 2011 http://news.sky.com/skynews/Article/201009115880847 Around two million fish have died in the Chesapeake Bay area in Maryland, just days after two similar incidents elsewhere in the US baffled scientists.
Apa yang mungkin sedang terjadi, di seluruh dunia, sehingga menyebabkan hal ini? Para alien Zeta menjelaskan.  

[Penjelasan Para Alien Zeta Mengenai Kematian Misterius Banyak dan Burung] ZetaTalk Explanation 1/8/2011, terjemahan bebas:

Ikan-ikan, dan burung-burung yang mati berjatuhan dari langit, terus dilaporkan di seluruh dunia, tiba-tiba. Ini bukan nyata-nyata bukan masalah lokal. Kematian burung-burung telah dilaporkan di Swedia dan Amerika Utara, dan ikan-ikan mati Amerika Utara, Brazil, dan Selandia Baru.
Gas methana telah dikenal dapat menyebabkan burung mati, dan, ketika gas methana naik ketika terlepas selama pergeseran kerak bumi, akan melayang ke atas melewati kawanan burung di sana.
Namun mungkinkah ini juga penyebab ikan mati?
Apabila burung-burung lebih peka ketimbang manusia terhadap gas methana, maka ikan juga peka terhadap perubahan-perubahan dalam air, sebagaimana yang dapat dibuktikan oleh siapapun yang memelihara ikan di akuarium. 
Kawanan ikan yang terperangkap di antara gelembung-gelembung methana yang naik selama pergeseran lapisan bebatuan di bawah mereka tak pelak lagi akan terkena dampaknya. Ikan tidak dapat, misalnya, menahan napas hingga kondisi darurat itu lewat! Burung-burung juga tidak memiliki mekanisme semacam itu. 
Dan mengapa pula Swedia memiliki awan-awan gas methana yang terlepas ketika wilayah itu bahkan tidak berada di garis patahan? Brazil juga tidak di garis patahan, meskipun Selandia Baru dan wilayah New Madrid di Arkansas di garis patahan.
Telah sering kami nyatakan bahwa lempeng-lempeng yang selama ini memiliki jemari bebatuannya yang mencegah pergerakan di sepanjang tepiannya telah patah, sehingga telah menjadi licin. Dalam keadaan ini, lempeng-lempeng itu sekarang saling menekan akibat tekanan dari keterhuyungan bumi yang lebih ganas dan membuat tergetar-getar.
Tekanan ini terbukti nyata di seluruh lempeng-lempeng, yang sedang bergeser kesana-kemari, secara internal, di bawah tekanan. Demikianlah gas methana itu, yang begitu beracun bagi burung-burung dan ikan-ikan, sedang terlepas. Memang, ikan-ikan, sebagaimana burung-burung, peka terhadap gas methana. Emboli terbentuk, membunuh mereka dengan cepatnya.  
Gas Impact on Fish and Other Marine Organisms http://www.offshore-environment.com/gasimpact.html The symptoms of gas emboli include the rupture of tissues (especially in fins and eyes), enlarging of swim bladder, disturbances of circulatory system, and a number of other pathological changes. These general features of fish response observed in the presence of any gas in the water environment are likely to be found for saturated gas hydrocarbons as well. Available materials derived from the medical toxicology of methane and its homologues support this suggestion.
Apakah hal ini pernah terjadi sebelumnya? Pada 9 Jan. 2007, terdapat contoh pelepasan gas methana di seluruh dunia, mulai dari London hingga AS, dan hingga Australia.
Burung-burung mati berjatuhan di trotoar Austin, Texas.
Orang-orang jatuh sakit di wilayah Kota New York--telah dicurigai adanya kebocoran gas--namun pada akhirnya kesalahan dijatuhkan pada udara kotor yang datang New Jersey.
Orang-orang juga dibawa ke rumah sakit di Perth, Australia, juga diduga akibat kebocoran gas. Namun tidak pernah ditemukan adanya kebocoran gas.
[Penjelasan Para Alien Zeta mengenai Kebocoran Gas di AS 2005]

ZetaTalk Explanation 1/9/2007, terjemahan bebas: Pada September-Oktobr 2005, bau telur busuk tercium mulai dari LA hingga Thunder Bay, di Lake Superior, hingga negara bagian New England dan di seluruh AS bagian Tenggara.

Telah kami jelaskan saat itu bahwa hal ini akibat lapisan bebatuan yang sedang ditarik terpisah, melepas gas dari vegetasi yang membusuk akibat terperangkap (terjepit--pen.) selama pergeseran-pergeseran kutub sebelumnya. 
Telah kami jelaskan pada Maret 2002 bahwa perairan yang menghitam di lepas pantai Florida disebabkan oleh fenomena ini. Apakah serbuan-serbuan gas ini menyebabkan orang jatuh sakit, dan burung-burung mati? 
Operasi-operasi penambangan di masa silam memiliki apa yang mereka sebut the canary in a birdcage (kenari dalam sangkar--pen.), untuk memperingatkan para penambang kalau ada kebocoran gas. Burung-burung sangat peka pada kepulan-kepulan gas ini, lalu mati, dan memang itulah yang terjadi di Austin, TX (Texas--pen.).
Kalau bukan karena ledakan-ledakan terkait dengan kebocoran-kebocoran gas, maka akan umum diketahui bahwa kebocoran-kebocoran gas membuat sakit, karena tubuh tidak dibangun untuk bernapas dalam udara semacam itu untuk waktu lama.
Mengapa semua "kentut" Bumi ini, beserta tanah bergerak, yang dialami mulai dari Itali hingga Inggris dan seluruh AS dan, bahkan, Australia, sepertinya terjadi bersamaan?
Telah kami jelaskan bahwa lempeng-lempeng bumi telah melonggar--jari-jari bebatuannya yang menahan lempeng-lempeng itu erat menempel terhadap satu sama lain telah patah, sehingga menghasilkan fluiditas. Sebuah penyesuaian besar di satu tempat, dengan demikian, dapat diteruskan ke penyesuaian di tempat-tempat lain, secara instan.

read more...

Monster Nessie Sudah Ketemu

Pada 2014 ini ada berita di Daily Mail bahwa satelit untuk peta Apple telah menangkap citra sesosok makhluk raksasa di perairan Ingggris yang diduga merupakan sosok monster Nessie yang legendaris itu dan dilansir memiliki panjang sekitar 100 kaki, atau 30.48 meter. [Baca: Bigfoot, Yeti, dan Monster Loch Ness]]

Terjemahan bebas Nessie Discovered, The ZetaTalk Newsletter Issue 397, Sunday May 11, 2014

Di awal hikayat ZetaTalk, para alien Zeta mengkonfirmasi bahwa Nessie merupakan sisa-sisa dari era dinosaurus, dan tidak sendirian. Sebagaimana digambarkan di newsletter Issue 342, ada banyak dinosaurus yang masih ada, termasuk T-Rex di Australia. [Baca: Dinosaurus Masih Ada]

[Komentar Para Alien Zeta Tentang Nessie]

ZetaTalk Comment 8/15/1995,terjemahan bebas: Start of ZetaTalk. Nessie sama sekali bukan monster, melainkan raksasa lembut yang tidak lebih agresif dari ikan Dugong. Spesies ini tinggal di banyak sekali tempat di seluruh bumi, namun baru-baru ini saja menjadi perhatian di danau-danau kecil di daratan.

Apakah ini makhluk air tawar? Ya, namun yang dapat beradaptasi dengan perairan payau.
Makhluk ini terperangkap di danau Loch Ness selama sebuah pergeseran kutub, dimana tanahnya rutin terlontar ke luar laut dan jatuh di tempat-tempat lain di bawah ombak. Terperangkap, makhluk tersebut melanjutkan kehidupan normalnya, mengunyah tetumbuhan dan ikan dan sesekali memunculkan kepalanya ke atas permukaan air untuk merasakan apakah ia kehilangan kudapan-kudapannya. Nessie hampir-hampir buta, dan mengandalkan indera penciumannya, yang peka di bawah air terhadap kimiawi dalam air, namun di udara, menangkap partikel-partikel kecil yang terbawa oleh angin. 
Dapatkah Nessie keluar dari danau dan berjalan-jalan? Hampir-hampir tidak bisa. Makhluk ini memerlukan air untuk bernapas, karena memiliki insang-insang di sepanjang sisi-sisi tubuhnya, dengan demikian tidak dapat membuat dirinya keluar dari air lebih dari kepalanya.

Bahwa Nessie kemungkinan sekali adalah seekor Plesiosaurus bukanlah konsep baru, namun yang tertangkap di film tidak lebih dari leher dan kepalanya saja. Kini hal itu telah berubah, dengan citra satelit, seluruh tubuhnya--bagian tengah, flipper, dan tubuh lengkapnya--terlihat mata telanjang. Kasus selesai. End of ZetaTalk
Have Apple's Maps Found the Loch Ness Monster? April 18, 2014 http://www.dailymail.co.uk/news/article-2607667/Is-THIS-Loch-Ness-Monster So large that it can be seen from space, it is enough to send shockwaves through even the most cynical Nessie sceptic. This shadowy form measuring around 100ft long and seemingly with two giant flippers powering it through the waters of Loch Ness was photographed by a satellite.

[Konfirmasi Para Alien Zeta Tentang Sosok Nessie di Citra Satelit]

ZetaTalk Confirmation 4/26/2014, terjemahan bebas: Sudah banyak penampakan Nessie, dan foto-foto yang saling mengungguli; tapi, sebagaimana Big Foot, tak ada bangkainya yang dapat dijadikan bukti.

Meskipun sudah nyata bahwa dinosaurus tidak punah, ada beberapa alasan atas keengganan pihak-pihak skeptik untuk mengakui hal ini.
Fakta ini menantang salah satu teori kesayangan manusia bahwa seluruh dinosaurus sudah punah akibat serangan meteor yang menerjunkan bumi ini ke dalam iklim suram selama berabad-abad. Dan fakta ini juga menyajikan kemungkinan menakutkan bahwa manusia mungkin akan berhadapan dengan predator-predator raksasa ini lagi di masa depannya. 
Tengkorak-tengkorak Plesiosaurus telah ditemukan di Inggris, jadi mengapa pula Nessie tidak ada di Loch Ness, tertangkap oleh citra satelit di bagian tengahnya, kaki-kaki belakangnya yang berselaput yang terlipat untuk mendorong sementara bagian kaki-kaki depannya maju? 
Nessie adalah makhluk laut dalam, bernapas melalui insang. Dan, oleh karena Loch Ness itu sempit dan dalam, kematian (Nessie--pen.) akan menenggelamkan tubuhnya di kedalaman yang tak terlihat manusia, di dalam kedalaman yang keruh.
Akankah Nessie dapat ditangkap, terjaring seperti ikan, atau dipelihara di suatu kebun binatang akuatik?
Makhluk yang pemalu, dan sensitif terhadap suara-suara yang dibuat oleh kapal-kapal boat dan kapal-kapal selam manusia, ini akan menghilang di kegelapan dan masih akan terus bersembunyi, layaknya seluruh hewan liar yang sifatnya buruan ketimbang predator.     

read more...

Dinosaurus Masih Ada

Menurut beberapa saksi mata hewan-hewan sebesar dinosaurus masih ada sekarang ini. Nessie dari Loch Ness adalah salah satunya dan yang paling dikenal manusia meskipun keberadaannya masih dipertanyakan. Para alien Zeta pernah menjelaskan bahwa Nessie memang masih hidup sekarang ini. [Baca: Bigfoot, Yeti, dan Monster Loch Ness]

Juga ada saksi mata yang pernah melihat hewan sebesar dinosaurus dan mirip T-Rex di Australia, di wilayah yang disebut outback (wilayah pedalaman tertentu yang menjadi ciri khas pedalaman Australia yang bergurun--pen.). Benarkah hewan darat sebesar dinosaurus itu masih ada yang hidup dan tinggal di outback Australia? Menurut para alien Zeta memang ada di sana. Berikut laporan ZetaTalk mengenai makhluk-makhluk itu, beserta penjelasan para alien Zeta.

Terjemahan bebas Dinosaurs Among Us, The ZetaTalk Newsletter, Issue 342, Sunday April 21, 2013

August 3, 2012 http://www.dailymail.co.uk/news/article-2183094/Skipper-claims-finally-proof-Loch-Ness Mr Edwards, who has spent 26 years on his quest, managed to capture this image of a dark hump slinking in and out of the lake's waters from the deck of his boat, Nessie Hunter, before it vanished back into the deep. The first recorded sighting was in 565AD and there have been thousands of eye witness reports since then.
[Penjelasan ZetaTalk Tentang Monster Nessie]
ZetaTalk Explanation 8/15/1995, terjemahan bebas: "Nessie sama sekali bukan monster, melainkan raksasa lembut yang tidak lebih agresif dari ikan Dugong. 

Spesies ini tinggal di banyak sekali tempat di seluruh bumi, namun baru-baru ini saja menjadi perhatian di danau-danau kecil di daratan. Apakah ini makhluk air tawar? 
Ya, namun yang dapat beradaptasi dengan perairan payau. Makhluk ini terperangkap di danau Loch Ness selama sebuah pergeseran kutub, dimana tanahnya rutin terlontar ke luar laut dan jatuh di tempat-tempat lain di bawah ombak. 
Terperangkap, makhluk tersebut melanjutkan kehidupan normalnya, mengunyah tetumbuhan dan ikan dan sesekali memunculkan kepalanya ke atas permukaan air untuk merasakan apakah ia kehilangan kudapan-kudapannya. 
Nessie hampir-hampir buta, dan mengandalkan indera penciumnya, yang peka di bawah air terhadap kimiawi dalam air, namun, di udara, menangkap partikel-partikel kecil yang terbawa oleh angin. 

Dapatkah Nessie keluar dari danau dan berjalan-jalan? Hampir-hampir tidak bisa. Makhluk ini memerlukan air untuk bernapas, karena memiliki insang-insang di sepanjang sisi-sisi tubuhnya, dengan demikian tidak dapat membuat dirinya keluar dari air lebih dari kepalanya."

[T-Rex Masih Hidup]
Nessie tidak sendirian, karena sesuatu yang mirip seekor T-Rex berdiam di Anrhem Land di outback Australia. 
Dan sebuah varietas dinosaurus ada di Meksiko hingga baru-baru ini, hingga beberapa ribu tahun silam, sebagaimana didokumentasikan oleh patung-patung tanah liat yang diukur oleh para saksi matanya. 
Fakta ini bahkan pernah diperhatikan pada 1972 oleh pencipta teori pergeseran kerak bumi yang terkenal itu, Charles Hapgood.
Tubuh-tubuh itu diukir oleh manusia-manusia di Ambaro yang (kalau tidak melihat sendiri--pen.) tidak bakalan tahu seperti apa penampakan dinosaurus-dinosaurus.


Does a T-Rex Lurk in Australia's Outback? October 29, 2010 http://dinoplaza.blogspot.com/2010/10/does-t-rex-lurk-in-australias-outback.html The Burrunjor lives in Arnhem Land, Australia. In 1922, north of Cloncurry, stock men saw a "big lizard monster" that was bipedal and moved its tail from side to side when walking. Johnny Mathews, a part-Aboriginal tracker, claimed to have seen a 25ft. tall bipedal reptilian monster, moving through scrub near Lagoon Creek on the Gulf coast one day in 1961. In 1977, at Normanton district, an Aboriginal couple ran into a grey skinned Burrunjor that resembled a Tyrannosaurus, feeding on a bullock. In 1985, a 4-wheel drive vehicle and it's family of travellers, the Askeys, heading for Roper River Mission, happened to take a back road for some sightseeing.  Just before they were to pull up and turn around to resume their journey to the mission, they all saw, moving together across an open plain some distance away, two bipedal-walking reptilian creatures a good 20ft. tall respectively.

The Dinosaurs of Abambaro http://www.dinosaursandman.com/research/THE_DINOSAURS_OF_ACAMBARO.pdf Several hundred were scientifically identified as representing many species of dinosaurs: dinosaurs including duck-billed Trachodon, Gorgosaurus, horned Monoclonius, Ornitholestes, Titanosaurus, Triceratops, Stegosaurus, Paleococincus, Diplodocus, Podokosaurus, Struthiominos, Plesiosaur, Leviathan, Maiasaura, Rhamphorynchus, Iguanodon, Brachiosaurus, Pteranodon, Dimetrodon, Ichtyornis, Tyrannosaurus Rex, Rhynococephalia, and other unknown or yet unidentified dinosaur species. Hapgood submitted the samples to the Laboratory of Isotopes, Inc in New Jersey. The results were as follows: 
Sample No. 1: (I-3842) 3590 + - 100 (C. 1640 B.C.) 
Sample No. 2: (I-4015) 6480 + - 170 (C. 4530 B.C.) 
Sample No. 3: (I-4031) 3060 + - 120 (C. 1110 B.C.)"
[Penjelasan Para Alien Zeta Tentang Dinosaurus]
ZetaTalk Explanation 6/12/2010, terjemahan bebas: "Dinosaurus-dinosaurus hidup bersama manusia sekarang ini, di gurun-gurun di outback Australia dimana telah terlihat kadal-kadal besar berlarian dengan kaki-kaki belakangnya, dan, tentu saja, di Skotlandia dimana Nessie hidup. 
Ikan yang punah sesekali muncul dari kedalaman laut, dan buaya serta kecoa sama tua usianya. 
Selama setiap pergeseran kutub, terjadi perubahan-perubahan iklim, dengan hewan-hewan yang selamat bermigrasi setelahnya ke tempat-tempat lokal dimana iklim baru dan sumber-sumber makanan cocok bagi mereka. 
Wilayah Acambaro tadinya bukan gurun seperti sekarang ini. Hijau raya-raya, wilayah itu menyangga kehidupan dinosaurus-dinosaurus yang telah terdorong ke wilayah ini oleh perubahan-perubahan pada medan di sekitarnya. Ketika kantong wilayah ini tiba-tiba menjadi gurun, merekapun punah, namun tercatat bagi sejarah melalui karya seni penduduk asli kala itu."

read more...

Senin, 15 Desember 2014

Permintaan Maaf NASA

Ada apa dengan NASA yang pada 2014 ini tiba-tiba mengeluarkan foto-foto Pusaran-Pusaran Bulan Planet X dalam bentuk Untaian Mutiara hasil bidikan ISS pada 2009? Situs berita news.discovery menyangkal bahwa Planet X itu ada, sementara Daily Mail mengkritik NASA yang dikatakannya gagal menemukan planet raksasa nan misterius, Planet X. Para alien Zeta menjelaskan bahwa semua itu merupakan upaya untuk meminta maaf dari pihak NASA dan rekan-rekannya agar publik dapat memaklumi kalau mereka selama ini mengaku tidak melihat Planet X. Silahkan baca laporan berikut mengenai itu.

Terjemahan bebas NASA’s Apologies, The ZetaTalk Newsletter Issue 390, Sunday March 23, 2014

NASA dapat membuat alasan bagi dirinya sendiri untuk penyesatan informasinya mengenai Planet X, aka Nibiru, yang telah berjalan selama berdekade-dekade dengan menunjuk ke Executive Orders yang dikeluarkan oleh Reagan dahulu mengenai masalah informasi itu, namun Obama baru-baru ini telah menarik batasan-batasan itu. 

Lalu apa lagi alasan mereka untuk kegagalan mereka nantinya?  Mungkin mereka telah mulai memberi tahu kita sekarang. Pada 7 Maret 2014, foto dramatis di bawah ini yang diambil pada 2009 dari ISS (stasiun ruang angkasa NASA--pen.) telah tersedia bagi publik. Apapun alasan penundaan publikasi itu--apa yang ditunjukkan foto itu tidak salah lagi, formasi Untaian Mutiara dari Pusaran-Pusaran Bulan Planet X.
S129-E-007592 http://spaceflight.nasa.gov/gallery/images/station/crew-21/ The bright sun greets the International Space Station in this November 22, 2009 scene from the Russian section of the orbital outpost, photographed by one of the STS-129 crew members.
[Penjelasan ZetaTalk] 
ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: "Ini adalah hasil bidikan asli dari apa yang disebut sebuah String of Pearls (Untaian Mutiara) dari Pusaran Bulan (Moon Swirl) di ekor Planet X, dan sengaja dirilis oleh NASa dalam run-up untuk pengumuman nanti. [Baca: Untaian Mutiara Planet X]
Formasi barisan ini jarang sekali terjadi, yaitu ketika beberapa tabung Pusaran Bulan berbaris menyisi secara paralel akibat lecutan si ekor, dan ketika sudut pandang dari kamera atau mata sedemikian rupa sehingga titik-titik ujungnya menghadap ke kamera. Sinar matahari turun menelusuri corong sepanjang Pusaran Bulan itu, memantul dari sisi-sisinya sehingga sinar itu terfokus di ujung, seperti sebuah sinar senter. [Baca: Ekor Sang Komet Raksasa]
Di sini bola cahaya Pusaran Bulan tampak memiliki nada-nada warna (hue) berbeda, seperti pelangi, akibat sudut fokus sinar yang sedang keluar, karena sinar-sinar merah lebih siap membelok/membengkok ketimbang sinar biru, dan lainnya."

Formasi Untaian Mutiara itu terbukti ada semenjak tahun 2003, ketika Planet X tiba di bagian dalam tata surya ini.   




Kemudian seolah-olah bicara dari sudut mulut, para rekan NASA telah dikutip melakukan debunking terhadap realita Planet X, aka Nibiru, di hari yang sama dengan rilis foto Strings of Pearl itu. Menurut para alien Zeta, ini semua untuk memberi kesempatan kepada rekan-rekan NASA di program WISE untuk memberi penjelasan awal tindakan-tindakan mereka, kebisuan mereka, mengenai apa yang sudah pastinya berada di depan mata mereka.
There's No Planet X, March 7, 2014 http://news.discovery.com/space/astronomy/theres-no-planet-x All this doomsday nonsense to one side, the hunt for “Planet X” actually has roots in real science. In the mid- to late-19th Century, astronomers were tracking the gravitational perturbations of the gas giant planets in an effort to track down an undiscovered world in the outermost reaches of the solar system — this hypothetical massive planet was dubbed “Planet X.” However, this fascinating trail of discovery ended at the discovery of tiny Pluto in 1930. Lacking the gravitational oomph to explain the gravitational perturbations, it turned out that Pluto wasn’t the Planet X astronomers thought it would be. After the realization that the gravitational perturbations observed were more likely observational error, Planet X became a story of legend. The modern search for a Planet X was never WISE’s prime mission. In a second study, the discovery of 3,525 stars and brown dwarfs within 500 light-years of the sun are detailed. In cosmic distances, these objects are right on our galactic doorstep. Both studies have been published in The Astrophysical Journal.

The Hunt for Planet X: NASA fails to find Mysterious Giant Body Believed to have caused Mass Extinctions on Earth, March 7, 2014 http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2576009/The-hunt-Planet-X Both of the WISE searches were able to find objects the other missed, suggesting many other celestial bodies likely await discovery in the WISE data. We don't know our own sun's backyard as well as you might think. WISE was put into hibernation upon completing its primary mission in 2011. In September 2013, it was reactivated, renamed NEOWISE and assigned a new mission to assist NASA's efforts to identify the population of potentially hazardous near-Earth objects.
[Wawasan ZetaTalk] ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: 

Start of ZetaTalk. NASA dan rekan-rekannya sedang memberanikan diri terhadap kejatuhan mereka setelah pengumuman. NASA sendiri dapat bersembunyi di balik Executive Orders yang ditulis oleh Reagan, yang diberlakukan hingga baru-baru ini ketika ketetapan-ketetapan itu dibalik oleh Obama. 

Tetapi program-program apa yang dimulai setelah pembalikan oleh Obama yang, secara teknis, tidak tercakup dalam sebuah Executive Order? Program awal WISE, yang mencari alam semesta yang kita dikenal, dengan infrared, berakhir misinya pada 2011, ketika Executive Order Reagan masih berlaku. Dengan demikian, para investigatornya tertutupi. 

Namun bagaimana dengan NEOWISE, yang diaktivasi pada September 2013? Menjelang saat itu, Obama telah melepas NASA dan rekan-rekannya dari batasan-batasan Reagan. 
Artikel-artikel dari WISE yang menyangkal Planet X sesungguhnya sedang mengemukakan permintaan maaf, mendaftar semua alasan mengapa mereka tidak menemukan sang monster yang parkir di sebelah matahari, di kebun belakang mereka sendiri. 
Jadi kalau ditanyai nanti, dalam waktu dekat ini, bagaimana bisa mereka melewatkan raksasa magnetik yang membuat bumi terhuyung-huyung setiap hari, mereka akan mengatakan "Itu bukan pekerjaan saya. Kita tidak mencari di arah itu. Itu tidak cocok dengan kategori yang sedang kami buat katalognya. Dan ketika planet itu masuk, pada 2003, kami diperintahkan untuk tutup mulut." 
Sementara itu, publik mendapati ingatan mereka mengenai pencarian Planet X pada 1983 menjadi segar kembali. Bagaimana komet-komet periode-panjang semuanya condong ke arah Orion, dan selama berabad-abad para astronom memperhatikan planet-planet bagian luar yang terganggu di arah itu, tapi "gangguan-gangguan gravitasi yang diamati itu kemungkinkan sekali adalah kesalahan dalam pengamatan. " Ya, ya. Ya, deh. End of ZetaTalk

Jadi, apabila NASA ingin dapat meloloskan diri dengan mengeluarkan foto-foto dari masa lalu yang sudah terlambat, dan rekan-rekan mereka sedang mempersiapkan alasan "bukan pekerjaan saya", lalu siapa yang akan menjelaskan kekacauan itu kepada publik? 

Lhoh, si Neil de Grasse Tyson yang menyenangkan dan multi-talented itu, dalam peran barunya sebagai guru Cosmos. Saya, Nancy, dan para alien Zeta sangat senang.

Neil deGrasse Tyson, http://en.wikipedia.org/wiki/Neil_deGrasse_Tyson Neil deGrasse Tyson is an American astrophysicist, author, and science communicator. He is currently the Frederick P. Rose Director of the Hayden Planetarium at the Rose Center for Earth and Space and a research associate in the department of astrophysics at the American Museum of Natural History. From 2006 to 2011, he hosted the educational science television show NOVA ScienceNow on PBS and has been a frequent guest on The Daily Show, The Colbert Report, Real Time with Bill Maher, and Jeopardy!. Tyson is the host of Cosmos: A Spacetime Odyssey, a sequel to Carl Sagan's Cosmos: A Personal Voyage television series starting March 2014.
ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: 
Start of ZetaTalk. Mengapa perlu sama sekali untuk memperdebatkan prediksi-prediksi ZetaTalk mengenai lewatnya Nibiru (Planet X) di jarak terdekat dengan Bumi yang masih pending dan Pergeseran Kutub? 
Keakuratan ZetaTalk dalam prediksi-prediksi akan dikenal luas dan dihormati. Itu satu sisi. Lalu ada Kebohongan Putih pada 2003 dimana Planet X tidak lewat (di jarak terdekat dengan Bumi--pen.), meskipun planet itu memang memasuki bagian dalam tata surya ini tepat sesuai prediksi! Itu sisi lain.[Baca juga: Berbohong Demi Kebaikan 2003: Alasan]
Juga ada pelambatan pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 dari 10, yang sedang berjalan sesuai prediksi meskipun tingkat kecepatannya telah diperlambat oleh Dewan Alam Semesta Ini, meskipun penampakan Planet X dengan mata telanjang meningkat dan peningkatan keterhuyungan bumi di fase 8 dari 10 telah menjadi begitu nyata. [Baca: Kotak Alien Peredam Tahap 7: Dampak]
Maka hal ini memunculkan pertanyaan, kapankah sebuah prediksi Zeta menjadi pasti, dan kapankah hal itu akan diubah oleh Dewan atau para agennya? 
Tim pengumuman sebelumnya telah menjelajahi untuk menyandingkan Neil dan Nancy agar saling melawan, selama 2013. Bukti-bukti publik tentang hal ini telah digambarkan dalam newsletter Nancy Issue 356 dimana Neil mencoba taktik arogannya, dan dalam Issue 347 dimana ia beralih ke arah lain--menjadi luar biasa rendah hati. [Baca: Alien Itu Bodoh, Kata Neil deGrasse Tyson dan Neil DeGrasse Tyson Sudah Rendah Hati]

Masalah-masalah yang akan diperdebatkan adalah termasuk 
Pihak penguasa, termasuk orang-orang berkuasa di perpolitikan, juga orang-orang kaya raya dan mereka yang berkepentingan dalam korporasi-korporasi, ingin meminimalkan kerusuhan dan kepanikan rakyat, dan, dengan demikian, menginginkan teori-teori Zeta di-debunked oleh seorang yang terkemuka seperti Neil.
Sementara itu, bukti-bukti keakuratan ZetaTalk akan semakin tersedia, dengan tingkat kecepatan yang membuat kepala pening. 
Neil dan Nancy akan menguasai perdebatan dengan humor yang baik, saran yang baik bagi umat manusia mengenai bagaimana harus menjalani, dengan penayangan sudut-sudut pandang alternatif yang menyeluruh.  
New ZetaTalk kemungkinan sekali akan muncul selama perdebatan-perdebatan ini. 
Nancy dan diri kami sendiri merasa sangat senang dengan pilihan Obama, serta menanti-nantikan apa yang tidak diragukan lagi akan menjadi perdebatan edukasional, eksploratif, dan benar-benar menyenangkan mengenai masalah-masalah itu! End of ZetaTalk



read more...

Minggu, 14 Desember 2014

Ketika Situs Data Gempa IRIS Dimatikan

Terjemahan bebas IRIS Downtime,The ZetaTalk Newsletter, Issue 424, Sunday November 16, 2014

Secara periodik, database gempa IRIS diturunkan (tidak dipublikasikan di internet--pen.), untuk alasan-alasan yang tidak dijelaskan. Hal ini terjadi pada 2005 dan 2010, dan kini pada 2014, pada 8 Nov.
Secara periodik seismograf-seismograf live juga diturunkan. IRIS menawarkan alternatif-alternatifnya ke familiar map di laman BigMap-nya, tapi laman-laman itu tidak ada data sejak Sabtu 8 November 2014.

Tapi kemudian pada 10 November 2014, IRIS BigMap untuk kisaran tanggal itu penuh dengan gempa!






Dan grafik IRIS yang biasanya juga sudah kembali, penuh dengan data gempa dari beberapa hari sebelumnya, juga minggu-minggu sebelumnya.
Menurut para alien Zeta, mereka mematikan seluruh sistem itu untuk mengurangi datanya--membuat datanya tawar--sehingga gempa di seluruh dunia akan tampak kurang magnitudenya ketimbang dengan yang dilaporkan sekitar satu dekade yang lalu. 
Penyesuaian-penyesuaian semacam ini terbukti nyata pada 2004 dan tahun-tahun selanjutnya, seiring dengan pengadaptasian untuk data peningkatan gempa yang dilakukan oleh USGS yang dituntut oleh pihak coverup (pihak-pihak yang menutup-nutupi fakta keberadaan Nibiru, aka Planet X, dekat bumi)
[Komentar ZetaTalk Tentang Manipulasi Data Gempa 2014]

ZetaTalk Comment 11/15/2014, terjemahan bebas: Start of ZetaTalk. AS mendominasi dunia dalam hal pelaporan gempa, yang dahulu mengetatkan cengkeraman mereka sehingga seluruh pelaporan gempa mengikuti lead mereka. Untuk sementara waktu, satu dekade yang lalu, semua pekerjaan ini merupakan langkah yang  mengunci namun suatu pemberontakan dapat diraskan oleh negara-negara lain dimana gempa-gempa mereka yang besar kurang dilaporkan.
Tujuannya dahulu adalah mengurangi laporan seluruh aktifitas gempa. Teknik-teknik yang dipergunakan dahulu adalah menurunkan kepekaan seismograf sehingga dari data di permukaannya bisa menipu. 
Keterhuyungan Bumi dimulai oleh Planet X setelah planet itu, yang tiba di bagian dalam Tata Surya ini, secara teratur membuat seluruh seismograf hitam (banyak getaran dan gempa--pen.). Mereka (USGS--pen.) mengulangi upaya utak-atik mereka untuk mengurangi kepekaan itu, namun tweaking semacam itu harus dilakukan di seluruh situs pada saat bersamaan, di seluruh dunia, apabila aktifitas itu ingin tetap dirahasikan.

Sebagai tambahan dalam menjaga seismograf-seismograf life agar tidak terlihat hitam pekat setiap waktu, ada tujuan untuk mencegah statistik gempa  mencerminkan adanya peningkatan. [Baca: Peningkatan Gempa dan Kebohongan USGS]
Data gempa juga dibuang dari database apabila terjadi di wilayah-wilayah pedalaman atau di bawah laut. Sesekali hal ini disaksikan tepat di depan mata orang-orang yang takjub (karena melihat data itu tiba-tiba lenyap--pen.). [Baca: Peningkatan Gempa dan Kebohongan USGS]
Lalu seberapa besar kebohongan mereka kali ini?
Orang dapat menggunakan cara-cara lain untuk menentukan ukuran gempa, seperti misalnya wilayah yang terkena dampak gempa atau damage sustained
Gempa-gempa itu dahulunya mula-mula disesuaikan menjadi berkekuatan penuh di bawah kekuatan sesungguhnya, tapi kini pendekatannya adalah dengan mengurangi dua kekuatan di bawah kekuatan sebenarnya. End of ZetaTalk
read more...

Manipulasi Data Gempa Per 2014

Terjemahan bebas Quake Cover-up, The ZetaTalk Newsletter Issue 399, Sunday May 25, 2014

Sudah lama terlihat jelas bahwa pihak coverup Planet X telah memasukkan (dalam agenda mereka--pen.) aktifitas penurunan kekuatan dan jumlah gempa. Namun, meskipun ada penekanan informasi itu, peningkatan gempa sudah tampak jelas, sebagaimana tercatat dalam newsletter Issue 254 pada 14 Agustus 2011. [Baca juga: Peningkatan Gempa dan Kebohongan USGS]

Data gempa dibuangi dari database-database, hampir begitu data itu tiba, sehingga para pengamat yang takjub melihat rangkaian data itu muncul lalu tiba-tiba hilang di depan mata mereka, sebagaimana yang ditunjukkan oleh 2002 observation ini.
Teknik-teknik yang dipergunakan oleh USGS adalah memaksakan dicatatnya kekuatan gempa tertentu yang tidak dapat disangkal dibawah titik break, sehingga sebuah gempa berkekuatan 6,7 menjadi 5,9. Demikianlah, grafik-grafik dibuat untuk menunjukkan gempa berkekuatan 6 atau lebih tidak akan termasuk 5,9. Praktek ini didokumentasikan dalam newsletter Issue 245 pada 12 Juni 2011.
[Pengungkapan Para Alien Zeta Mengenai Manipulasi Data Gempa Oleh USGS]
ZetaTalk Answer 8/7/2010, terjemahan bebas: "Lebih dari 90% aktifitas gempa sedang diubah datanya oleh USGS saat ini, berdasarkan perintah untuk mencegah adanya tanda-tanda yang akan dibaca publik mengenai perubahan-perubahan Bumi yang disebabkan oleh kehadiran Planet X. 
Lebih dari satu dekade yang lalu, pendekatannya adalah untuk tidak membuat peka seismograf-seismograf secara periodik. Lalu gempa apappun yang dapat dibuang akan dibuang. Hal ini tampak nyata bagi sebagian orang yang mengawasi manipulasi database. Gempa-gempa dalam daftar tiba-tiba lenyap. Ini utamanya masalahnya ketika sebuah gempa terjadi di tempat yang jauh, atau di lautan. Mengurangi kekuatan gempa dilakukan setelahnya dengan cepat. 
Akan tetapi untuk meyakinkan bahwa publik tidak memperhatikan, USGS mengambil alih semua website yang melaporkan statistik gempa. Sesekali, kendali ini patah, dan penyimpangan-penyimpanganpun dilaporkan ke publik. Beberapa negarapun memberontak. 
Gempuran gempa adalah sumber lain untuk dikendalikan, ketika mereka merekayasa database-database dimana tercatat banyak gempa dengan menyimpangkan statistiknya, dan demikianlah data itu ditarik dari database. Kalau tidak begitu akan muncul pertanyaan, mengapa ada begitu banyak gempa?"

[Pencatatan Data Gempa Diperlambat]
Akan tetapi, dengan peningkatan gempa-gempa terkini, di wilayah-wilayah berpenduduk padat seperti benua AS, mengendalikan dengan ketat apa yang dilaporkan berbagai situs menjadi gagal. 
Perhatikan apa yang tampak nyata pada 10 Mei 2014. IRIS--situs USGS--tidak menunjukkan data gempa di benua Amerika Utara, kecuali di ujung Meksiko dan di Kep. Aleutian. 
Catat bahwa IRIS akan menunjukkan gempa-gempa berkekuatan 4 atau lebih besar lagi. Namun beberapa jam setelah beberapa gempa di Kanada terjadi, IRIS masih menunjukkan Kanada yang tanpa gempa-gempa. Gempa-gempa berkekuatan 4 di Oklahoma pada tanggal 7 Mei 2014 juga tidak muncul.  


Tapi University of California di San Diego di hari yang sama, 10 Mei 2013, menunjukkan gempa-gempa itu.



Apakah USGS telah mendapat perintah-perintah untuk menyembunyikan dampak gempa-gempa yang berdampak pada AS? 
Oh..oh.., live seismographs yang diurus oleh USGS malah membocorkannya! Benua Amerika Utara sedang tergetar-getar.


Baca juga: 
Zeta: Manipulasi Data USGS, Gempa New Madrid, Tsunami Eropa
Trend Vulkanik Meningkat dan Cover-Up 
Penolakan Tanggung Jawab USGS
 

read more...
 
Copyright © 2014 Bintang Pari • All Rights Reserved.
Template Design by BTDesigner • Powered by Blogger
back to top