Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Outernet, Kawan Atau Lawan?

 on Selasa, 04 Maret 2014  

Sumber: ZetaTalk Chat Q&A for February 22, 2014

Untuk dunia maya, nanti akan ada internet gratis, yang dikatakan akan disediakan bagi milyaran penduduk bumi hingga ke pelosok. Dua proyek untuk ini adalah Outernet dan Project Loon (milik Google). Kalau Outernet akan menyediakan akses internet via satelit-satelit dalam bentuk miniature yang mengorbit rendah di atas bumi, Project Loon menggunakan balon-balon yang diterbangkan rendah di atas bumi (di lapisan stratosfer) dan dapat disetir arahnya dari bumi oleh Google. Google sendiri menawarkan program internet high-speed-nya ke negara-negara dunia, hingga untuk tingkatan per kota, dengan programnya Google Fibre. Menurut rencana, peluncuran satelit-satelit untuk Outernet, yang berjumlah ratusan, akan dilakukan pada Juni 2014 nanti. Akses ini nantinya juga akan tersedia bagi China dan Korea Utara yang selama ini mendapat akses tersensor--mereka akan diberi akses cyberspace tanpa batasan. Akan tetapi, kedua proyek tersebut hanya memberi layanan satu arah, yaitu hanya dapat menerima (tidak dapat mengirim)--alias tidak interaktif--setidaknya untuk beberapa tahun pertama, dan hanya ada situs-situs terbatas untuk dipilih layaknya channel-channel di TV kabel. Berikut laporan-laporan media massa.
Forget the Internet - soon there will be the OUTERNET: Company plans to beam free Wi-fi to every person on Earth from space http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2552177/Forget-Internet-soon-OUTERNET-Company-plans-beam-free-wi-fi-person-Earth-space.html
  • An ambitious project known as Outernet is aiming to launch hundreds of miniature satellites into low Earth orbit by June 2015
  • Each satellite will broadcast the Internet to phones and computers giving billions of people across the globe free online access
  • Citizens of countries like China and North Korea that have censored online activity could be given free and unrestricted cyberspace
  • 'There's really nothing that is technically impossible to this' 
An ambitious project known as Outernet is aiming to launch hundreds of miniature satellites into low Earth orbit by June 2015. Each satellite will broadcast the Internet to phones and computers giving billions of people across the globe free online access. Citizens of countries like China and North Korea that have censored online activity could be given free and unrestricted cyberspace. The group is hoping to raise tens of millions of dollars in donations to get the project on the road. Using a technique known as User Datagram Protocol (UDP) multitasking, which is the sharing of data between users on a network, Outernet will beam information to users. Much like how you receive a signal on your television and flick through channels, Outernet will broadcast the Internet to you and allow you to flick through certain websites.
Coming Soon Free Internet From Space: http://www.nationaljournal.com/tech/coming-soon-free-internet-from-space-20140220  The satellites won't be providing conventional Internet right away. They'll initially be used for one-way communication to provide services like emergency updates, news, crop prices, and educational programs. Users will help determine what content is offered. It will be at least five years before Outernet can offer the more interactive Web as we know it, which allows users to both access information and upload it. 
Project Loon http://www.google.com/loon/  What is Project Loon?  Many of us think of the Internet as a global community. But two-thirds of the world’s population does not yet have Internet access. Project Loon is a network of balloons traveling on the edge of space, designed to connect people in rural and remote areas, help fill coverage gaps, and bring people back online after disasters.  Project Loon balloons float in the stratosphere, twice as high as airplanes and the weather. They are carried around the Earth by winds and they can be steered by rising or descending to an altitude with winds moving in the desired direction. People connect to the balloon network using a special Internet antenna attached to their building. The signal bounces from balloon to balloon, then to the global Internet back on Earth. 
Google Fiber could be coming to as many as 34 new cities http://liliputing.com/2014/02/google-fiber-could-be-coming-to-as-many-as-34-new-cities.html  Google is working with municipal leaders across the country to look into the feasibility of expanding its high-speed internet network. All told, Google is exploring bringing Google Fiber to up to 34 new cities in 9 metropolitan areas.
Bagi para pengamat perubahan-perubahan bumi di Pole Shift ning yang senantiasa waspada terhadap perkembangan terkini para elit penguasa, dunia maupun dalam negeri, hal ini memunculkan pertanyaan-pertanyaan:
  • Apakah proyek baru ini berarti menyediakan akses internet karena internet "lama" mengalami dropouts, dlsb.?
  • Adakah hal lainnya selain sekedar "internet gratis" bagi semua orang? Persiapan terhadap pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 8? 
  • Apakah Google berniat mengambil alih internet via infrastruktur komunikasi untuk jangka panjang (setidaknya untuk masalah sipil)?
  • Apakah lebih banyak efek negatifnya?
Berikut penjelasan para alien Zeta Pengabdi-Kebaikan.

Penjelasan ZetaTalk, terjemahan bebas ZetaTalk Chat Q&A for February 22, 2014

Keterburuan yang tia-tiba untuk menyediakan sebuah internet gateway dapat memiliki banyak motif.
Bisa jadi alasannya kemanusiaan, ingin menyediakan internet bagi wilayah-wilayah dunia yang masih tidak memiliki akses.
Bisa jadi motinya profit, bahkan apabila akses itu pada dasarnya diberikan secara cuma-cuma. Tuntutan bagi ISP-ISP berbasis darat yang tradisionil diciptakan, demikian pula tuntutan untuk adanya PC-PC (komputer pribadi) dan telepon-telepon yang dapat mengakses internet.  
Juga ada kemungkinan-kemungkinan yang mengerikan secara misterius, karena, kalau ada banyak ISP yang melayani suatu area, maka tidak mungkin memutus hubungan internet dari publik, namun gateway terbatas ini memungkinkan jenis kendali ini dengan mengurangi opsi-opsi akses hingga tinggal satu saja. 
Outernet, yang dari tampilannya saja mengklaim akan menyediakan akses terbuka bagi negara-negara Komunis seperti China dan Korea Utara, menyatakan bahwa jaringan pengguna akan memiliki akses hanya untuk situs-situs tertentu, dan tidak akan bersifat interaktif selama bertahun-tahun.
Akses internet via Outernet akan seperti TV kabel, dimana orang memiliki channel-channel tertentu untuk dipilih namun tidak dapat berinteraksi dengan stasiun-stasiun TV. Para klien juga tidak dapat memilih situs-situs yang mereka inginkan untuk browsing, di luar mengklik pilihan yang ditawarkan.
Project Loon pada dasarnya tidak ada bedanya. Manfaat apa yang akan dibawakan kepada manusia berada di tangan manusia-manusia saat ini, karena dapat beralih ke banyak arah, tergantung siapa yang mengomandoi.
Apa yang membuat aspek jejaring sosial bagi internet, yang ada sekarang ini, begitu mengancam bagi pihak penguasa yang berorientasi menguasai adalah kemampuan untuk mengirim data, bukan sekedar menerima. 
Alasan serangan-serangan DDOS dimanfaatkan terhadap situs-situs, besertaserver-server yang menjadi host mereka, adalah karena sifat yang sudah ada dalam internet itu sendiri sebagaimana dibangun bertahun-tahun yang lalu.
Internet dirancang untuk mengatasi hambatan-hambatan dengan bergerak ke banyak arah berbeda. Sebuah paket (data) menjalar dengan sebuah alamat IP, dan dapat mengambil sejumlah rute tak terbatas untuk mengirim paket tersebut untuk melakukannya. Alirannya seperti air. Orang harus melenyapkan sumbernya, si situs yang (dianggap) masalah, untuk memberi dampak pada traffic, karena, begitu keluar dari 'pintu', tidak ada cara untuk menghentikan paket tersebut.  
Internet saat ini sangat kompetitif, dengan ratusan service provider tersedia untuk menyediakan akses internet. Para pengguna yang savy bahkan dapat membeli sebuah komputer lalu membuatnya sebagai sebuah server, menjadi service provider bagi dirinya sendiri. Publik juga tidak dianaktirikan dari aktifitas semacam itu.

Telah sering kami nyatakan bahwa internet tidak akan ditutup, bahkan selama masa penjarahan yang bisa jadi akan terjadi selama perubahan-perubahan sosiologis di Tahap 8, karena bisnis dan pemerintah menggunakan internet secara intens.
Namun, dengan membuat bagian-bagian besar dari publik untuk terhubung ke sebuah gateway yang dikendalikan, seperti misalnya yang sedang ditawarkan Google pada kota-kota, orang dapat mengendalikan bagian-bagian masyarakat itu.



Outernet, Kawan Atau Lawan? 4.5 5 Nirata Selasa, 04 Maret 2014 Sumber: ZetaTalk Chat Q&A for February 22, 2014 Untuk dunia maya, nanti akan ada internet grat...