Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Di Balik Konflik Rusia dan Ukraina: Pasang Kuda-Kuda

 on Sabtu, 15 Maret 2014  

Terjemahan bebas Aftertime Postures, The ZetaTalk Newsletter Issue 389, Sunday March 16, 2014

Seberapa banyak ketegangan-ketegangan perbatasan yang muncul di Ukraina dan Laut Cina Timur merupakan akibat pemposisian mereka untuk Pasca Pergeseran Kutub?
Gejolak Ukraina telah dibuat sebagai masalah hak-hak penangkapan ikan dan potensi cadangan-cadangan minyaknya. AS adalah negara penghutang dan harus mengurangi habis-habisan militernya akibat pemotongan-pemotongan anggaran. 
Namun, menurut para alien Zeta, untuk memahami konflik-konflik dan penyesuaian-penyesuaian ini, orang harus melihat ke pemposisian negara-negara dalam menghadapi Pasca Pergeseran Kutub.


Russia and China Stand in Agreement on Ukraine, March 3, 2014 Russia and China hold approximately 25 percent of all foreign-owned U.S. debt, and if they started massively dumping U.S. debt it could rapidly create a nightmare scenario.  In addition, it is important to remember that Russia is the largest exporter of natural gas and the second largest exporter of oil in the world.  And China now imports more oil than anyone else on the planet does, including the United States.  If Russia and China got together and decided to kill the petrodollar, they could do it almost overnight.  So when it comes to Ukraine, it is definitely not the United States that has the leverage. http://www.prisonplanet.com/russia-and-china-stand-in-agreement-on-ukraine-and-that-is-very-bad-news-for-the-united-states.html 
China Says Military will Respond to Provocations, March 4, 2014 China supports resolving disputes through negotiations and its 2.3 million-member People's Liberation Army — the world's largest — is for defensive purposes only. Remarks came amid festering disputes between China and its neighbors over the control of islands and sea lanes in surrounding oceans. There has been a sharp escalation of tensions with Japan in the past 18 months over control of a string of tiny uninhabited islands in the East China Sea. China is to announce its latest defense budget on Wednesday. Spending on the armed forces rose 10.7 percent last year to 720 billion yuan ($114 billion), the most for any nation apart from the U.S. http://news.yahoo.com/china-says-military-respond-provocations-073840601.html 
Why Are China and Japan Inching Toward War Over Five Tiny Islands?, February 25, 2013 But since the early ’70s, China has argued that Japan seized the islands in violation of international law. China argues it owned the islands before 1895, based on some ancient Chinese texts and maps that it says show that the Chinese regarded the islands as theirs, which would mean Japan’s seizure of the islands violated China’s rights. http://www.slate.com/articles/news_and_politics/view_from_chicago/2014/02/the_senkaku_or_diaoyu_islands_where_world_war_iii_could_start_because_of.html
Pentagon Plans to Shrink Army to Pre-World War II Level, February 23, 2014 Defense Secretary Chuck Hagel plans to shrink the United States Army to its smallest force since before the World War II buildup and eliminate an entire class of Air Force attack jets in a new spending proposal that officials describe as the first Pentagon budget to aggressively push the military off the war footing adopted after the terror attacks of 2001. http://www.nytimes.com/2014/02/24/us/politics/pentagon-plans-to-shrink-army-to-pre-world-war-ii-level.html?_r=0
Perubahanan-perubahan Bumi selama pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 akan membawa perubahan-perubahan berupa migrasi dan sosiologi yang telah diantisipasi sebagai bagian dari fase 8, yang dapat dilihat dari distribusi populasi dunia,


Distribusi Populasi Dunia
dan banjir Pasca Pergeseran Kutub yang telah diantisipasi.


Wilayah Banjir Pasca Pergeseran Kutub 
(image source: zetatalk.com)


Wawasan ZetaTalk, 8 Mar. 2014:

"Bagaimana pewaktuan pengumuman (Obama) untuk mengakui kehadiran Nibiru, aka Planet X, terkait dengan gejolak terkini di Ukraina, perselisihan yang sedang terjadi antara Cina dan Jepang atas pulau-pulau di Laut Cina Timur, dan keputusan AS untuk mengurangi ukuran pasukannya hingga tingkat yang belum pernah terlihat sebelum Perang Dunia II?
Masalah-masalah sampingan boleh saja disebut-sebut, seperti kesetiaan yang terbagi di Ukraina dan Crimea sebagai pangkalan angkatan laut Rusia, dan hak-hak untuk menangkap ikan atau simpanan minyak di Laut Cina Timur, serta pemotongan-pemotongan anggaran yang harus dilakukan oleh AS. 
Namun, untuk memahami motif-motif sesungguhnya di balik tindakan-tindakan itu, orang harus melihat ke khawatiran-khawatiran migrasi di peta pasca pengumuman (Obama).
Orang cuma perlu melihat peta Aftertime (pasca pergeseran kutub) yang telah dikompilasi oleh Nancy di awal hikayat ZetaTalk untuk memahami mengapa Rusia dan Cina mempersiapkan diri untuk menghadapi serangan-serangan imigrasi di tengah-tengah pergulatan-pergulatan migrasi internal mereka sendiri.
Hampir selulruh bagian timur Rusia akan berada di bawah air Pasca Pergeseran Kutub. Populasi Rusia, diperkirakan 150 juta, membuat cluster-cluster di bagian barat, dan harus dipindah.
Pemindahan ini termasuk Moskow dan Kremlin. Rusia sedang membuat jelas bahwa ia tidak akan mengijinkan negara-negara Eropa mengambil keuntungan darinya selama banjir yang telah diantisipasi itu.
Cina memiliki populasi masif, sekitar 1,4 milyar, dan juga harus memindahkan populasinya dari pesisirnya yang berpenduduk padat, yang akan mengalami banjir rob. Ini termasuk Beijing, pusat politik Cina.
Cina juga mengkhawatirkan perubahan iklim yang akan turun di propinsi-propinsi bagian selatannya ketika India akan menjadi Kutub Utara baru bumi ini. Ini adalah pergeseran populasi lainnya lagi dengan proporsi-proporsi yang luar biasa besarnya.
Cina telah membuat jelas dalam posisinya di Tibet dan di Laut Cina Selatan bahwa ia tidak berniat untuk membiarkan rakyat yang kebanjiran di India, Bangladesh, dan Indonesia bermigrasi ke dataran tinggi di Cina.

Akan kemanakah populasi gabungan dari negara-negara yang sedang tenggelam itu, yang diperkirakan lebih dari 1,6 milyar jumlahnya?
Negara-negara yang telah melihat ke AS untuk mendapatkan perlindungan, seperti misalnya Jepang dan Eropa yang berada dalam aliansi-aliansi setelah Perang Dunia II, harus mengantisipasi bahwa AS akan mengurusi kebutuhannya sendiri karena perubahan-perubahan Bumi menekan AS selama krisis anggarannya. AS tidak lagi dapat menjadi ' sang kakak', pelindung, maupun satuan polisi dunia. 
AS akan ditimpa bencana Pasca Pergeseran Kutub dan banjir Pergeseran Kutub. Wilayah tenggara AS akan ditarik turun ke dalam bencana-bencana dan banjir jauh sebelum Minggu-Minggu Terakhir. Pantai Timur AS adalah wilayah berpenduduk paling padat di dunia. AS akan tertimpa sebuah penyesuaian New Madrid yang membuatnya terguncang, jalur-jalur distribusi di sepanjang Mississippi yang termasuk gas dan minyak dari Teluk akan terganggu secara permanen. 
Meskipun AS memiliki tetangga-tetangga yang ramah di Kanada dan Meksiko, negara-negara itu menjadi target bagi banyak wilayah dunia karena mereka, hingga baru-baru ini, telah dianggap bangsa paling makmur di dunia. Legacy ini menyakiti mereka (AS--pen.) selama masa-masa mendatang."  
Baca juga:
Hasil Analisa Pesawat MH17  

Persiapan 2014 Rusia dan Amerika Untuk Pergeseran Kutub
Persiapan Negara-Negara Untuk Menjaga Perbatasan-Perbatasan
Arah Migrasi Asia Tenggara Menuju dan Pasca Pergeseran Kutub
Prediksi Gegojak Rakyat dalam Tahap 8 Menuju Pergeseran Kutub



Di Balik Konflik Rusia dan Ukraina: Pasang Kuda-Kuda 4.5 5 Nirata Sabtu, 15 Maret 2014 Terjemahan bebas Aftertime Postures , The ZetaTalk Newsletter Issue 389, Sunday March 16, 2014 Seb...