Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Permintaan Maaf NASA

 on Senin, 15 Desember 2014  

Ada apa dengan NASA yang pada 2014 ini tiba-tiba mengeluarkan foto-foto Pusaran-Pusaran Bulan Planet X dalam bentuk Untaian Mutiara hasil bidikan ISS pada 2009? Situs berita news.discovery menyangkal bahwa Planet X itu ada, sementara Daily Mail mengkritik NASA yang dikatakannya gagal menemukan planet raksasa nan misterius, Planet X. Para alien Zeta menjelaskan bahwa semua itu merupakan upaya untuk meminta maaf dari pihak NASA dan rekan-rekannya agar publik dapat memaklumi kalau mereka selama ini mengaku tidak melihat Planet X. Silahkan baca laporan berikut mengenai itu.

Terjemahan bebas NASA’s Apologies, The ZetaTalk Newsletter Issue 390, Sunday March 23, 2014

NASA dapat membuat alasan bagi dirinya sendiri untuk penyesatan informasinya mengenai Planet X, aka Nibiru, yang telah berjalan selama berdekade-dekade dengan menunjuk ke Executive Orders yang dikeluarkan oleh Reagan dahulu mengenai masalah informasi itu, namun Obama baru-baru ini telah menarik batasan-batasan itu. 

Lalu apa lagi alasan mereka untuk kegagalan mereka nantinya?  Mungkin mereka telah mulai memberi tahu kita sekarang. Pada 7 Maret 2014, foto dramatis di bawah ini yang diambil pada 2009 dari ISS (stasiun ruang angkasa NASA--pen.) telah tersedia bagi publik. Apapun alasan penundaan publikasi itu--apa yang ditunjukkan foto itu tidak salah lagi, formasi Untaian Mutiara dari Pusaran-Pusaran Bulan Planet X.
S129-E-007592 http://spaceflight.nasa.gov/gallery/images/station/crew-21/ The bright sun greets the International Space Station in this November 22, 2009 scene from the Russian section of the orbital outpost, photographed by one of the STS-129 crew members.
[Penjelasan ZetaTalk] 
ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: "Ini adalah hasil bidikan asli dari apa yang disebut sebuah String of Pearls (Untaian Mutiara) dari Pusaran Bulan (Moon Swirl) di ekor Planet X, dan sengaja dirilis oleh NASa dalam run-up untuk pengumuman nanti. [Baca: Untaian Mutiara Planet X]
Formasi barisan ini jarang sekali terjadi, yaitu ketika beberapa tabung Pusaran Bulan berbaris menyisi secara paralel akibat lecutan si ekor, dan ketika sudut pandang dari kamera atau mata sedemikian rupa sehingga titik-titik ujungnya menghadap ke kamera. Sinar matahari turun menelusuri corong sepanjang Pusaran Bulan itu, memantul dari sisi-sisinya sehingga sinar itu terfokus di ujung, seperti sebuah sinar senter. [Baca: Ekor Sang Komet Raksasa]
Di sini bola cahaya Pusaran Bulan tampak memiliki nada-nada warna (hue) berbeda, seperti pelangi, akibat sudut fokus sinar yang sedang keluar, karena sinar-sinar merah lebih siap membelok/membengkok ketimbang sinar biru, dan lainnya."

Formasi Untaian Mutiara itu terbukti ada semenjak tahun 2003, ketika Planet X tiba di bagian dalam tata surya ini.   




Kemudian seolah-olah bicara dari sudut mulut, para rekan NASA telah dikutip melakukan debunking terhadap realita Planet X, aka Nibiru, di hari yang sama dengan rilis foto Strings of Pearl itu. Menurut para alien Zeta, ini semua untuk memberi kesempatan kepada rekan-rekan NASA di program WISE untuk memberi penjelasan awal tindakan-tindakan mereka, kebisuan mereka, mengenai apa yang sudah pastinya berada di depan mata mereka.
There's No Planet X, March 7, 2014 http://news.discovery.com/space/astronomy/theres-no-planet-x All this doomsday nonsense to one side, the hunt for “Planet X” actually has roots in real science. In the mid- to late-19th Century, astronomers were tracking the gravitational perturbations of the gas giant planets in an effort to track down an undiscovered world in the outermost reaches of the solar system — this hypothetical massive planet was dubbed “Planet X.” However, this fascinating trail of discovery ended at the discovery of tiny Pluto in 1930. Lacking the gravitational oomph to explain the gravitational perturbations, it turned out that Pluto wasn’t the Planet X astronomers thought it would be. After the realization that the gravitational perturbations observed were more likely observational error, Planet X became a story of legend. The modern search for a Planet X was never WISE’s prime mission. In a second study, the discovery of 3,525 stars and brown dwarfs within 500 light-years of the sun are detailed. In cosmic distances, these objects are right on our galactic doorstep. Both studies have been published in The Astrophysical Journal.

The Hunt for Planet X: NASA fails to find Mysterious Giant Body Believed to have caused Mass Extinctions on Earth, March 7, 2014 http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2576009/The-hunt-Planet-X Both of the WISE searches were able to find objects the other missed, suggesting many other celestial bodies likely await discovery in the WISE data. We don't know our own sun's backyard as well as you might think. WISE was put into hibernation upon completing its primary mission in 2011. In September 2013, it was reactivated, renamed NEOWISE and assigned a new mission to assist NASA's efforts to identify the population of potentially hazardous near-Earth objects.
[Wawasan ZetaTalk] ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: 

Start of ZetaTalk. NASA dan rekan-rekannya sedang memberanikan diri terhadap kejatuhan mereka setelah pengumuman. NASA sendiri dapat bersembunyi di balik Executive Orders yang ditulis oleh Reagan, yang diberlakukan hingga baru-baru ini ketika ketetapan-ketetapan itu dibalik oleh Obama. 

Tetapi program-program apa yang dimulai setelah pembalikan oleh Obama yang, secara teknis, tidak tercakup dalam sebuah Executive Order? Program awal WISE, yang mencari alam semesta yang kita dikenal, dengan infrared, berakhir misinya pada 2011, ketika Executive Order Reagan masih berlaku. Dengan demikian, para investigatornya tertutupi. 

Namun bagaimana dengan NEOWISE, yang diaktivasi pada September 2013? Menjelang saat itu, Obama telah melepas NASA dan rekan-rekannya dari batasan-batasan Reagan. 
Artikel-artikel dari WISE yang menyangkal Planet X sesungguhnya sedang mengemukakan permintaan maaf, mendaftar semua alasan mengapa mereka tidak menemukan sang monster yang parkir di sebelah matahari, di kebun belakang mereka sendiri. 
Jadi kalau ditanyai nanti, dalam waktu dekat ini, bagaimana bisa mereka melewatkan raksasa magnetik yang membuat bumi terhuyung-huyung setiap hari, mereka akan mengatakan "Itu bukan pekerjaan saya. Kita tidak mencari di arah itu. Itu tidak cocok dengan kategori yang sedang kami buat katalognya. Dan ketika planet itu masuk, pada 2003, kami diperintahkan untuk tutup mulut." 
Sementara itu, publik mendapati ingatan mereka mengenai pencarian Planet X pada 1983 menjadi segar kembali. Bagaimana komet-komet periode-panjang semuanya condong ke arah Orion, dan selama berabad-abad para astronom memperhatikan planet-planet bagian luar yang terganggu di arah itu, tapi "gangguan-gangguan gravitasi yang diamati itu kemungkinkan sekali adalah kesalahan dalam pengamatan. " Ya, ya. Ya, deh. End of ZetaTalk

Jadi, apabila NASA ingin dapat meloloskan diri dengan mengeluarkan foto-foto dari masa lalu yang sudah terlambat, dan rekan-rekan mereka sedang mempersiapkan alasan "bukan pekerjaan saya", lalu siapa yang akan menjelaskan kekacauan itu kepada publik? 

Lhoh, si Neil de Grasse Tyson yang menyenangkan dan multi-talented itu, dalam peran barunya sebagai guru Cosmos. Saya, Nancy, dan para alien Zeta sangat senang.

Neil deGrasse Tyson, http://en.wikipedia.org/wiki/Neil_deGrasse_Tyson Neil deGrasse Tyson is an American astrophysicist, author, and science communicator. He is currently the Frederick P. Rose Director of the Hayden Planetarium at the Rose Center for Earth and Space and a research associate in the department of astrophysics at the American Museum of Natural History. From 2006 to 2011, he hosted the educational science television show NOVA ScienceNow on PBS and has been a frequent guest on The Daily Show, The Colbert Report, Real Time with Bill Maher, and Jeopardy!. Tyson is the host of Cosmos: A Spacetime Odyssey, a sequel to Carl Sagan's Cosmos: A Personal Voyage television series starting March 2014.
ZetaTalk Insight 3/15/2014, terjemahan bebas: 
Start of ZetaTalk. Mengapa perlu sama sekali untuk memperdebatkan prediksi-prediksi ZetaTalk mengenai lewatnya Nibiru (Planet X) di jarak terdekat dengan Bumi yang masih pending dan Pergeseran Kutub? 
Keakuratan ZetaTalk dalam prediksi-prediksi akan dikenal luas dan dihormati. Itu satu sisi. Lalu ada Kebohongan Putih pada 2003 dimana Planet X tidak lewat (di jarak terdekat dengan Bumi--pen.), meskipun planet itu memang memasuki bagian dalam tata surya ini tepat sesuai prediksi! Itu sisi lain.[Baca juga: Berbohong Demi Kebaikan 2003: Alasan]
Juga ada pelambatan pergerakan-pergerakan lempeng Tahap 7 dari 10, yang sedang berjalan sesuai prediksi meskipun tingkat kecepatannya telah diperlambat oleh Dewan Alam Semesta Ini, meskipun penampakan Planet X dengan mata telanjang meningkat dan peningkatan keterhuyungan bumi di fase 8 dari 10 telah menjadi begitu nyata. [Baca: Kotak Alien Peredam Tahap 7: Dampak]
Maka hal ini memunculkan pertanyaan, kapankah sebuah prediksi Zeta menjadi pasti, dan kapankah hal itu akan diubah oleh Dewan atau para agennya? 
Tim pengumuman sebelumnya telah menjelajahi untuk menyandingkan Neil dan Nancy agar saling melawan, selama 2013. Bukti-bukti publik tentang hal ini telah digambarkan dalam newsletter Nancy Issue 356 dimana Neil mencoba taktik arogannya, dan dalam Issue 347 dimana ia beralih ke arah lain--menjadi luar biasa rendah hati. [Baca: Alien Itu Bodoh, Kata Neil deGrasse Tyson dan Neil DeGrasse Tyson Sudah Rendah Hati]

Masalah-masalah yang akan diperdebatkan adalah termasuk 
Pihak penguasa, termasuk orang-orang berkuasa di perpolitikan, juga orang-orang kaya raya dan mereka yang berkepentingan dalam korporasi-korporasi, ingin meminimalkan kerusuhan dan kepanikan rakyat, dan, dengan demikian, menginginkan teori-teori Zeta di-debunked oleh seorang yang terkemuka seperti Neil.
Sementara itu, bukti-bukti keakuratan ZetaTalk akan semakin tersedia, dengan tingkat kecepatan yang membuat kepala pening. 
Neil dan Nancy akan menguasai perdebatan dengan humor yang baik, saran yang baik bagi umat manusia mengenai bagaimana harus menjalani, dengan penayangan sudut-sudut pandang alternatif yang menyeluruh.  
New ZetaTalk kemungkinan sekali akan muncul selama perdebatan-perdebatan ini. 
Nancy dan diri kami sendiri merasa sangat senang dengan pilihan Obama, serta menanti-nantikan apa yang tidak diragukan lagi akan menjadi perdebatan edukasional, eksploratif, dan benar-benar menyenangkan mengenai masalah-masalah itu! End of ZetaTalk



Permintaan Maaf NASA 4.5 5 Nirata Senin, 15 Desember 2014 Ada apa dengan NASA yang pada 2014 ini tiba-tiba mengeluarkan foto-foto Pusaran-Pusaran Bulan Pl...