Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Keterhuyungan Bumi Memburuk, Per Maret 2015

 on Minggu, 22 Maret 2015  


Cuaca semakin tidak menentu. Para alien Zeta telah memprediksi bahwa, dalam cuaca yang mengganas, Bumi Utara akan lebih dingin hingga masa Pergeseran Kutub.
ZetaTalk, February 13, 2010: Cuaca yang mengganas adalah sesuatu yang telah kami prediksi pada Januari 2009, lebih dingin dari normal untuk Bumi Utara hingga masa Pergeseran Kutub. Sedangkan untuk kecelakaan-kecelakaan, ini sangat tergantung pada individu dan tindakan-tindakan tiba-tiba yang mereka lakukan, resiko-resiko yang mereka ambil, maka tidak dapat diprediksi. 
Berikut laporan ZetaTalk mengenai keterhuyungan Bumi yang semakin buruk saja gerakannya per Maret 2015.

Terjemahan bebas Wobble Worsens, The ZetaTalk Newsletter Issue 441, Sunday March 15, 2015
Mulai dari kekeringan parah di Brazil dan New England hingga salju yang memecahkan rekor di New England hingga es mencair di Alaska, cuaca sedang memecahkan rekor di seluruh dunia, sebagaimana tercatat di blog Pole Shift ning ini.

Brazil’s Worst Drought in History Prompts Protests and Blackouts, January 23, 2015 http://www.theguardian.com/world/2015/jan/23/brazil-worst-drought-history The taps have run dry and the lights have gone out across swathes of Brazil this week as the worst drought in history spreads from São Paulo to Rio de Janeiro and beyond.
Areas on Track for Driest January on Record, January 29, 2015 http://www.stuff.co.nz/national/65544122/areas-on-track-for-driest-january-on-record Parts of Auckland and Wellington are on course for their driest January on record, after a month of warm sunny weather. 
Climate Change Threatens to put Alaska Village under the Sea, February 25, 2015 http://www.independent.co.uk/news/world/americas/climate-change-threatens Residents of the remote Alaskan village of a Kivalina say they may be forced to relocate from their homes because of the effects of climate change. The thinning of sea ice has meant it is not possible for the Iñupiat people of the region to hunt the bowhead whales, while the US government has warned that with less and less sea ice every year to protect the island, it could be washed away by powerful waves. 
Boston Seasonal Snow Tops 100 Inches, Nears All-Time Record, February 27, 2015 http://www.weather.com/news/news/new-england-boston-record-snow-tracker How Much Is A 100 Inches Of Snow? Boston has received more than 100 inches of snow this year, just how much snow is that?
Sebagaimana prediksi para alien Zeta pada 1995, kekeringan dan banjir bah telah meningkat, sebagaimana suhu-suhu ekstrim. Prediksi ini dibuat pada 1995 karena para alien Zeta sudah tahu bahwa akan terjadi kerhuyungan Bumi yang dihasilkan oleh Planet X, aka Nibiru, yang mendorong dan menarik-narik kutub-kutub magnetik Bumi. 

Keterhuyungan Bumi dimulai pada 2004, setelah Nibiru tiba di tata surya dalam ini pada 2003. 
Selama tahun terakhir ini, sebagaimana ditunjukkan oleh data 2014, keteterhuyungan Bumi telah semakin parah--lebih ganas dalam dorongannya, dan dengan bola bumi yang tersandar (secara magnetik--pen.) lebih ekstrim, sebagaimana ditunjukkan oleh Intellicast charts ini.


ZetaTalk Insight 2/28/2015
Hal ini dapat dengan mudahnya dilihat di peta-peta temperatur dan sinar Matahari (saat matahari menerangi suatu wilayah--pen.) di Intellicast (lihat gambar di atas--pen.) yang menunjukkan bahwa suhu dingin sedang berlama-lama di Kutub Utara magnetik, bukan Kutub Utara geografis, dan bahwa suhu ini tidak ada hubungannya dengan jumlah sinar matahari yang diterima di wilayah itu. 
Ini adalah hasil dari Dorongan Kutub (Polar Push), dimana Kutub Utara magnetik Bumi ditolak menjauh setiap harinya ketika kutub itu muncul di atas horizon untuk menghadap ke Matahari dan Planet X, aka Nibiru, yang sedang mendekat.

Kutub Utara magnetik Bumi kini berada di atas Siberia bagian timur, yang suhunya dingin menggigit, sementara Norwegia dan Swedia, yang cuma di utara jauh, bersuhu hangat. 
Kutub Utara magnetik Bumi menerima sinar matahari yang lebih sedikit, dan, oleh karena bola bumi ini kemudian tersandar ke kanan (lean to the right), maka bagian Timur Laut dari Amerika Utara juga dingin. 
Penyandaran ke kiri (lean to the left), yang selanjutnya dalam gerakan seperti angka 8, memberi lebih banyak sinar matahari pada Eropa sementara Kutub Utara magnetik berada di sisi jauh dari bola bumi ini, sebagaimana ketika kutub ini terlontar kembali dari Dorongan Kutub yang memberi suhu hangat di Alaska.
[Grafik HPIERS Menunjukkan Keterhuyungan Bumi]
Namun yang lebih meyakinkan lagi bagi para skeptik adalah grafik dari HPIERS, sebuah observatory Perancis yang membuat grafik ke arah mana Kutub Utara magnetik Bumi sedang menunjuk.
Kutub ini selama ini terus terayun-ayun kesana-kemari, selama tahun ini, dalam lingkaran yang lebih lebar dan lebih lebar lagi, sebagaimana ditunjukkan oleh grafik HPIERS.
The Earth’s Orientation http://hpiers.obspm.fr/eop-pc/index.php?index=orientation&lang=en The Earth's orientation is defined as the rotation from the Earth crust (the terrestrial system) to a geocentric set of axes tied to the quasars (geocentric celestial system, to be distinguished from the reference celestial system having for origin the barycenter of the solar system). This rotation is split into three components: the precession-nutation of the figure axis in space; the diurnal rotation around the celestial intermediate pole; the polar motion of the celestial intermediate pole with respect to the terrestrial crust.
Grafik ini pertama kali muncul di awal 2014, ketika para alien Zeta dimintai komentar mereka.
Saat itu para alien Zeta memprediksi bahwa grafik-graifik di HPIERS ini akan menghilang kala itu, karena charts itu nyata-nyata mendokumentasikan keterhuyungan Bumi, sementara coverup terhadap kehadiran Nibiru serta dampaknya pada Bumi masih hidup dan berjalan baik saat itu.
ZetaTalk Prediction 4/5/2014:
Grafik gerakan kutub tersebut yang ditunjukkan untuk komentar-komentar kami adalah berdasarkan lokasi-lokasi X, Y, yang jelas sekali terkena dampak musim-musim di Bumi, membuat sebuah lingkaran selama tahun itu.
Semenjak awal 2014, lingkaran ini telah berubah bentuk, yang menunjukkan bahwa titik pengukurannya tidak ditarik ke arah selatan seiring dengan berjalannya Musim Semi, melainkan bahwa Kutub Utara geografis Bumi miring ke arah Selatan, tapi lebih di tempat seolah-olah di Musim Dingin. 
Keterhuyungan ini telah semakin parah, seperti yang sering kami sebut-sebut, yang berarti bahwa [gerakan oleng Bumi seperti] angka 8 sehari-hari yang diambil oleh Kutub Utara magnetik yang didorong lebih menjauh, terlontar kembali secara lebih agresif, dan ayunan-ayunannya ke kiri dan ke kanan mengambil ruang yang lebih luas.

Para manusia ilmuwan, dalam tekanan harus menyamarkan efek-efek Planet X pada Bumi, telah membuat peralatan itu tidak peka serta dengan tabahnya merubah data selama 10-15 tahun terakhir. 
Tetapi data orientasi Bumi terlewatkan dalam semua manuver ini. Kini data itu telah menunjukkan keterhuyungan Bumi, publik dapat mengekspektasi bahwa sumber bukti lain atas kehadiran Planet X, aka Nibiru, yang sudah dekat, akan diubah.
[Manuver Pihak Penguasa]
Menurut ZetaTalk terkini mengenai masalah ini, alasan bahwa prediksi mereka tidak keluar adalah karena pihak penguasa telah siap dengan alasannya.
Mereka akan mengklaim bahwa Kutub Utara magnetik Bumilah yang telah pindah ke Siberia, bukan Bumi yang terhuyung-huyung pada sumbunya, meskipun inilah ditunjukkan oleh grafik HPIERS. 
Terus-terang saja, rakyat jelata hampir-hampir tidak memahami segala istilah matematik dan ilmiah di situs HPIERS, jadi ini tindakan untung-untungan yang aman (bagi pihak coverup--pen.). 

ZetaTalk Insight 2/28/2015:

Prediksi kami setahun yang lalu bahwa grafik orientasi Bumi akan diubah atau dibuang, agar dapat menyembunyikan bukti keterhuyungan Bumi, belum terjadi. 
Sebaliknya, grafik itu telah diperbolehkan menunjukkan kemiringan Kutub Utara Bumi selama musim-musim seiring berlalunya masa tahun 2014. Grafik orientasi Bumi sedang menunjukkan efek kumulatif dari keterhuyungan ini, yang sedang menunjukkan bahwa Kutub Utara magnetik Bumi lebih menjauh dari Kutub Utara geografis Bumi. 
Hal ini telah diperbolehkan (oleh pihak penguasa--pen.) tetap ada untuk diteliti publik karena pihak penguasa berencana mengklaim bahwa ini akibat perpindahan Kutub Utara magnetik, bukan akibatketerhuyungan Bumi. 
Sudah pindah ke Siberia, demikian klaim mereka nanti, yang mana memang demikian, tapi itu baru setengah cerita. 
Bahwa Bumi sedang terhuyung-huyung pada sumbunya tidak akan dibahas. Bahwa Matahari sedang tidak terbit maupun terbenam di tempatnya yang benar tidak akan diakui. 
Dan bahkan setelah pengumuman (oleh Obama) nanti yang akan mengakui kehadiran Nibiru yang sudah dekat, fakta-fakta ini kemungkinan sekali tidak akan menjadi berita.
Keterhuyungan Bumi Memburuk, Per Maret 2015 4.5 5 Nirata Minggu, 22 Maret 2015 Cuaca semakin tidak menentu. Para alien Zeta telah memprediksi bahwa, dalam cuaca yang mengganas, B...