Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Efek Torsi Bumi Akibat Magnetisme Planet X

 on Selasa, 10 Maret 2015  

Berikut para alien menjelaskan pemuntiran yang terjadi pada bola bumi sebagai reaksi Kutub Selatan magnetik Bumi ketika cambuk cemeti Planet X memukul, yakni ketika Kutub Utara magnetik Planet X menarik-narik Atlantik Rift, yang bermuatan magnet sangat besar itu.

Atlantic Rift (Mid Atlantic Ridge)

Tarikan Magnetik Kutub Utara Planet X Pada Kutub Selatan Bumi
credit: zetatalk.com


Terjemahan bebas ZetaTalk: Torque Effect, written May 1, 2004

Apa yang terjadi, di bawah tekanan akibat cambukan cemeti setiap beberapa hari, pada Bumi, dimana lempeng-lempeng di permukaannya ditarik-tarik terpisah dan tergesek-gesek di sepanjang atau di atas satu sama lain hingga tempat-tempat lemah lepas memisah atau patah dan lempeng-lempengnya kini sudah siap untuk bergerak (per 2004--pen.)? [Baca: Cambuk Ekor Planet X]
Selama tahun terakhir ini, lempeng-lempeng permukaan telah menunjukkan Gempa-Gempa Global. Akan tetapi, hingga sang Kembaran Gelap Bumi tiba di pintu belakang, gempa-gempa itu relatif ramah. [Baca juga: Kembaran Gelap Bumi Muncul Lagi : 2012]
Cambuk cemeti, sebuah gerakan tersentak-sentak ke depan dan belakang, lebih dari dua kalinya efek dari satu buah sentakan ke satu arah, mode selama tahun sebelum pukulan cemeti itu dimulai.
Sebelumnya, yang terjadi adalah sebuah gerakan menyentak ke satu arah, dan hanya ke satu arah, karena Bumi ditarik-tarik ke belakang dari arah rotasinya yang normal.
Gerakan ini dapat mematahkan batuan, meretakkan serpihan-serpihan batuan yang menciptakan resistansi di garis-garis patahan, namun cambukan yang kini telah dimulai telah mematahkan serpihan-serpihan batuan itu oleh penarik-narikan ke arah-arah berlawanan.
Pertama-tama, Kembaran Gelap Bumi membentur Bumi dari belakangnya, menyebabkan Bumi bergerak lebih cepat ke arah yang sedang ditujunya, rotasi normalnya. 
Dengan demikian, bergerak terburu-buru, Bumi menjumpai medan magnet Planet X dimana Atlantic Rift dicengkeram dan disentakkan ke belakang dari arah rotasi normalnya. 
Ketika Sapuan (dari Lengan-lengan Matahari--pen.) kembali menyenggolkan Bumi ke lengan-lengan (magnetik--pen.) Planet X, dan Planet X melompati Sapuan itu untuk ditekan ke belakang ke Bumi, efeknya pada Bumi tidak lebih buruk dari sebelum datangnya cambukan cemeti itu, namun tidak bagi permukaan-permukaan (lempeng-lempeng) yang mulus yang kini ada di banyak garis patahan, yang memungkinkan lempeng-lempeng lebih bebas bergerak. [Baca: Matahari Menyapu Bumi Ke Dalam Bencana ]
Ketika Bumi terlempar ke belakang ke Kembaran Gelap Bumi di akhir siklus Sapuan itu, terjadi pengulangan dari awal siklus dimana bola bumi ini pertama kali didorong untuk berotasi lebih cepat oleh pukulan (magnetik Planet X--pen.) sekilas yang pada dasarnya merupakan bentuk perjumpaan itu, lalu disentakkan kembali dengan didorong lebih dekat ke medan magnet Planet X yang kembali mencengkeram Atlantic Rift. 
Sebuah cambukan cemeti ganda, di awal dan di akhir siklus itu. 
Dengan mencengkeram Atlantic Rift, penyebab Gempa-Gempa Global yang telah menggoyang-goyang Bumi selama sekitar satu tahun, Planet X sedang menciptakan sebuah continental drift (penghanyutan benua) yang lambat. Atlantic Rift ditahan ke belakang ketika wilayah itu menghadap atau berseberangan dengan Planet X, menciptakan tidak hanya sebuah tumpukan di lempeng-lempeng yang mengikuti rift itu, tapi juga merobek hingga terbelah rift itu oleh momentumnya yang ke Timur.
Proses ini berlanjut selama cambukan cemeti itu.
[Efek Pada Lempeng-Lempeng di Kedua Sisi Atlantic Rift] 
Namun apa efeknya pada lempeng-lempeng di kedua sisi rift itu ketika sebuah rongga kosong tercipta?
Terjadi pelongsoran ke rongga kosong itu, di sisi yang mengalami sebuah tumpukan, dan, dengan demikian, Kutub Utara anjlok ke rongga kosong itu, meredakan ketegangan akibat pengompresian di sepanjang perbatasannya di bagian utara di Arctic yang disebabkan oleh sebuah torsi saat hal itu terjadi. 
Selama penumpukan di Pasifik, Lempeng Indo-Australia macet di bawah Peg. Himalaya, menyebabkan lempeng itu anjlok dan menciptakan rongga kosong lain di Samudera Hindia. Ini adalah penyebab terbentuknya African Rfit, dan benua besar ini sekali lagi ditarik ke dalam rongga kosong itu, demikianlah adanya ketegangan yang dapat diperhatikan di wilayah African Rift.  
[Torsi]
Efek keseluruhan dari penghanyutan (drift) ini, yang akan meningkat kecepatan dan kekuatannya seiring dengan berlanjutnya cambukan cemeti itu, adalah sebuah torsi.
Peganglah sebuah bola bumi dengan tangan kiri di bagian Kutub Utara, tangan kanan di Kutub Selatan, lalu putarlah ke arah-arah yang berlawanan--pertama ke satu arah, lalu kembali. Kutub Utara digerakkan searah dengan rotasi (Bumi--pen.) dengan Kutub Selatan ditahan tidak bergerak, maka torsi itu akan memaksa Lempeng Amerika Utara turun lalu menuju Kep. Karibia---Timur bergerak ke arah Tenggara.
Kutub Selatan yang ditarik ke belakang oleh sebuah cengkeraman pada Atlantic Rift di Bumi Selatan dengan Kutub Utara yang ditahan kuat akan membuat Lempeng Indo-Australia terjun ke bawah Peg. Himalaya dan Afrika juga terjun ke rongga kosong itu---lagi-lagi Timur memutar ke Tenggara.
Hal ini mengakibatkan lebih dari pengamblesan Tenggara Amerika Serikat serta membelah African Rift, melainkan juga menarik miring seluruh Timur Tengah yang kaya dengan minyak itu. 

[Dampak Pada Minyak Bumi di Timur Tengah]
Bagaimana bisa seluruh minyak itu anjlok ke dalam retakan-retakan di batuan di wilayah itu beribu-ribu tahun yang lalu, selama pergeseran-pergeseran kutub sebelumnya?
Batuannya pecah berhamburan, selama manuver-manuver torsi semacam itu.
Dengan demikian, kalau kami nyatakan bahwa sesuatu akan terjadi untuk menarik kemenangan dari rahang-rahang koalisi Bush/Blair sebelum pergeseran kutub---sesuatu yang akan menarik napas keluar dari tubuh---kejadiannya akan begitu dramatis dan tidak diduga-duga; wilayah ini sudah begitu matang untuk menyajikan banyak kejutan kepada orang-orang yang ingin menjadi raja-raja Aftertime (Pasca Pergeseran Kutub--pen.).
Efek Torsi Bumi Akibat Magnetisme Planet X 4.5 5 Nirata Selasa, 10 Maret 2015 Berikut para alien menjelaskan pemuntiran yang terjadi pada bola bumi sebagai reaksi Kutub Selatan m...