Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Pembunuhan-Pembunuhan NASA

 on Minggu, 16 Agustus 2015  



Selain Dr. Harrington dan Michael Hastings, yang, menurut para alien Zeta, tewas dibunuh karena akan menyingkap coverup terhadap kehadiran Planet X, aka Nibiru, yang sudah dekat Bumi, masih banyak lagi ilmuwan yang dibunuh.
Berikut laporan ZetaTalk mengenai beberapa pembunuhan itu, beserta penjelasan para alien Zeta.
Terjemahan bebas NASA Assassinations, The ZetaTalk Newsletter Issue 442, Sunday March 22, 2015
Berapa banyak orang yang tewas untuk membungkam mulut mereka, menjaga rahasia yang tidak diinginkan oleh para elit itu untuk diungkapkan ke publik? Menurut para alien Zeta, ratusan.

ZetaTalk Insight 3/7/2015: "Bekerja dalam proyek-proyek yang terkait masalah-masalah keamanan nasional atau di bawah coverup yang berjalan selalau beresiko. Coverup terhadap keberadaan Nibiru, tibanya di tata surya dalam ini pada 2003, dan lewatnya di jarak terdekat dengan Bumi yang masih pending telah mengakibatkan kematian ratusan atronom selama bertahun-tahun ini atau mereka yang bekerja dalam komunitas astronomi. 
Hastings dibunuh untuk membungkamnya dalam masalah -masalah ini. 
Mereka yang mengemudikan pemalsuan dalam bentuk Global Warming telah membunuh para ilmuwan yang kemungkinan sekali akan mengungkap pemalsuan itu." [Baca juga: Pembunuhan Ilmuwan Penentang Global Warming Januari 2013]

Para ilmuwan NASA sudah pastinya menyadari coverup terhadap kehadiran alien (di Bumi, tegasnya) serta mendekatnya Nibiru ke jarak terdekat dengan Bumi. Bagaimana tidak?
Dalam hal bahwa sejumlah milyuner Bumi (Elon Musk dan Sir Richard Branson) mencoba terbang ke Bulan atau Mars untuk mengelak dari Pergeseran Kutub yang masih pending.
Dan sering kali bekerja beriringan bersama NASA dalam proyek-proyek yang didanai secara pribadi, para ilmuwan NASA sudah pastinya menyadari attitude para elit itu terhadap rakyat jelata.
Mereka, para elit itu, mendapat priviledge terhadap informasi tentang Passage (lewatnya Nibiru di jarak terdekat dengan Bumi) yang masih pending, tapi rakyat jelata harus tetap tidak tahu apa-apa karena para elite itu tidak menginginkan kepanikan rakyat yang membuat semuanya kacau.

Di akhir 2013, kematian akibat tusukan yang berulang-ulang yang dialami oleh Carol Ambruster, seorang astronom yang berkemungkinan mengungkap attitude ini dari pihak NASA, menurut para alien, adalah sebuah peringatan.


Retired Professor of Astronomy Carol Ambruster found Stabbed to Death in her Philadelphia Apartment, December 13, 2013 http://www.sott.net/article/270243-Retired-professor-of-astronomy-Carol-Ambruster The Germantown apartment building where a retired Villanova University professor was found stabbed to death was not easily accessible to outsiders, suggesting that the woman might have known her killer. visitors had to use a call box at the main gate to contact tenants and that a tenant must come outside to the gate to let visitors in.  The scene indicated that there had been a violent struggle. Blood was spattered in several rooms. Ambruster, a tenured professor in the department of astronomy and astrophysics at Villanova, retired in 2011, a university spokesman said. Her former colleagues said she was the author of about 80 published papers on astronomy. Ambruster worked often in her garden and refused to use chemical weed killers, preferring to spend the time to pull the weeds herself.
ZetaTalk Insight 12/21/2013
"Apakah ini pembunuhan? 
Ya. Tanda-tanda bahwa insiden ini adalah sebuah agenda telah ditinggalkan di tempat kejadian perkara, sehingga tidak ada keraguan di benak orang-orang yang akan dipengaruhi.
Bidang ilmunya termasuk cool star, atau brown dwarf, yang merupakan kategori Planet X, aka Nibiru. Ia kemungkinan sekali akan dicari untuk mengomentari setelah pengumuman.
Ambruster adalah seseorang yang memiliki integritas, yang mematuhi coverup terhadap Planet X karena hal itu tercakup dalam Executive Order yang dikeluarkan Reagan untuk masalah ini -- sebuah National Security Directive
Tapi ia mengetahui bahwa ada yang lebih dari sekedar fakta coverup. Ia tahu betul para pemain dalam permainan itu, yang sudah memetakan rencana untuk mengambil keuntungan dari ketidaktahuan publik.
Ketika publik menjadi tahu di saat-saat terakhir (atau kurang lebih demikianlah harapan mereka) bahwa tinggal di pesisir-pesisir pantai tidak akan aman, akan ada milyaran dan milyaran dolar yang diraup dengan memiliki tanah di lokasi-lokasi aman serta stok-stok benih dan obat-obatan yang sudah ada di tangan. [Baca juga: Kebingungan Publik Tentang Pertemanan Obama, Putin, dan Xi (dan Bill Gates, Perbudakan Via Makanan)]

Semakin lama mereka dapat mempertahankan coverup, semakin besar pula keuntungan keuangan yang akan didapat.
Ambruster tahu betul orang-orang di dalam NASA serta lingkaran-lingkaran yang berasosiasi dengan itu yang bersenda-gurau tentang masalah-masalah ini, dan mereka takut kalau ia akan menjadi terlalu terbuka saat interview apapun yang dia terima atau dibujuk untuk dia perbolehkan.  

Kematiannya yang brutal itu--ditusuk berulang-ulang sementara dikejar dari ruang ke ruang dalam sebuah setting yang dianggap sebagai rumah yang aman berpintu gerbang--berdiri sebagai sebuah peringatan bagi yang lainnya."
[Pembunuhan Terhadap Alberto Behar]
Kini kematian lain yang teramat sangat mencurigakan telah terjadi. Alberto Behar, seorang pilot berpengalaman, tewas dalam kecelakaan pesawat kecil hampir segera setelah takeoff.
Behar bekerja secara ekstensif di proyek-proyek NASA dan JPL selama 23 tahun terakhir ini, dalam proyek-proyek terkait air di planet Mars, dan akan telah begitu memahami rencana-rencana milyuner untuk pergi ke Mars sementara meninggalkan  rakyat jelata di Bumi yang rusak parah. 
Menurut para alien Zeta, sekali lagi ini adalah pembunuhan terhadap seseorang yang tahu terlalu banyak, dan dianggap sangat berkemungkinan untuk bocor.
NASA Scientist who Helped Prove there had once been Water on Mars Killed in Small Plane Crash, January 12, 2015 http://www.dailymail.co.uk/news/article-2905123/Pilot-killed-small-plane-crash-NASA-scientist.html Alberto Behar, 47, of Scottsdale, Arizona, died instantly when his single-engine plane nosedived shortly after takeoff Friday from Van Nuys Airport.  Behar worked for 23 years at JPL in Pasadena and also held a research professor post at Arizona State University. He worked on two Mars missions and spent years researching how robots work in harsh environments like volcanoes and underwater. The cause of the crash remains under investigation.
ZetaTalk Insight 3/7/2015: "Sudah pastinya NASA berada di pusat dari banyak rahasia dalam coverup-coverup ekstensif. 
Realita kehadiran alien dan realita Nibiru, beserta Passage-nya yang masih pending, bukanlah ancaman, karena masalah-masalahnya sedang diungkap saat ini atau dalam proses untuk diungkap.  
Apa yang ditakuti oleh para elite itu adalah bahwa rencana-rencana mereka untuk mengabaikan rakyat jelata dan melarikan diri ke dunia-dunia lain seperti Mars dan Bulan akan diungkap. 
Ini semua disamarkan karena golongan kaya rayalah yang mendanai penjelajahan ruang angkasa, namun motif-motif mereka akan menjadi terlihat nyata ketika pengumuman itu terjadi.
Para ilmuwan NASA telah dilibatkan dalam diskusi-diskusi dan rencana-rencana ini, bahkan dijanjikan passage yang aman jika mereka berpartisipasi. 
Tapi sebaliknya, kerja sama mereka hanya memastikan pembunuhan mereka."
Baca juga:
Kematian Buoy Oktober 2012
Pencurian Alat Seismograf
Pembunuhan-Pembunuhan NASA 4.5 5 Nirata Minggu, 16 Agustus 2015 Selain Dr. Harrington dan Michael Hastings , yang, menurut para alien Zeta, tewas dibunuh karena ...