Bintang Pari tak lain adalah Nibiru, aka Planet X, atau Matahari Kedua. Brown Dwarf ini akan lewat di jarak terdekat dengan Bumi (Passage) dan menyebabkan Pergeseran Kutub (Pole Shift), tapi TIDAK AKAN MENABRAK BUMI, karena Sifat Orbitnya dan ada Gaya Tolak gravitasi. [click Planet X 2003 Photos below to see more]
Nibiru
Videos: Nibiru's Path (Animation) by Kojima Poleshift.ning.com
The Zeta Report - POLE SHIFT ANIMATION
The Zeta Report - FUTURE MAPS

CHECK IF YOUR LOCATION (world) IS SAFE

Nemesis Hidup Kembali

 on Senin, 09 Februari 2015  

Terjemahan bebas Nemesis Revived, The ZetaTalk Newsletter, Issue 436, Sunday February 8, 2015
Di luar pengungkapan bertahap mengenai kehadiran alien, kami juga temukan media massa kembali ke masalah tentang sebuah gravitasi yang menarik-narik yang berlokasi jauh di luar planet Pluto.
Ini tentu saja pembahasan Nemesis lama di awal 1980an, yang terhenti tiba-tiba ketika NASA dan JPL pergi mencari Planet X dengan balon IRAS jauh tinggi di atmosfer dan menemukannya. Hal ini menjadi berita di halaman depan Washington Post pada 31 Desember 1983, dan setelahnya langsung di-debunked [dipatahkan].
[Baca juga: Planet X: Apa Itu? (label) dan Kisikan Media Massa (label)]
Planet X dan dan Nibiru sebagaimana dibahas di dalam situs ZetaTalk tentu saja satu dan sama, sebagaimana planet yang mengembara ini dikenali dengan banyak nama---the Lord, the Destroyer, the Red Star, Wormwood, dll. [Baca: Planet X dalam Teks-Teks Kuno]
Search for 'Nemesis' Intensified Debate, December 18, 1984 http://www.nytimes.com/1984/12/18/science/search-for-nemesis-intensifies With bounding curiosity and a theory to establish, astronomers are searching the northern skies for a star they call Nemesis, a small, dim companion of the Sun. Nemesis may or may not exist, but the quest goes on and soon will expand to the southern skies. Other astronomers, similarly inspired, have revived interest in finding Planet X, the putative body that has long been sought beyond Neptune and Pluto. They are examining new data from a spacecraft for evidence of the planet's existence. For several months now the possible mechanism that has stirred the greatest interest and debate is the one involving the Sun's theorized companion star, Nemesis. Or ''death star,'' as scientists sometimes call it.
Mystery Heavenly Body Discovered, December 31, 1983 http://www.zetatalk.com/theword/tword26c.htm A heavenly body possibly as large as the giant planet Jupiter and possibly so close to Earth that it would be part of this solar system has been found in the direction of the constellation Orion by an orbiting telescope aboard the U.S. infrared astronomical satellite. So mysterious is the object that astronomers do not know if it is a planet, a giant comet, a nearby "protostar" that never got hot enough to become a star, a distant galaxy so young that it is still in the process of forming its first stars or a galaxy so shrouded in dust that none of the light cast by its stars ever gets through. The mystery body was seen twice by the infrared satellite as it scanned the northern sky from last January to November, when the satellite ran out of the supercold helium that allowed its telescope to see the coldest bodies in the heavens. The second observation took place six months after the first and suggested the mystery body had not moved from its spot in the sky near the western edge of the constellation Orion in that time.
Secara periodik, argumentasi bahwa ada kehadiran suatu gravitasi di ruang angkasa sana di arah rasi bintang Orion muncul kembali, sebagaimana dicatat dalam newsletter pada dan  Periodically the argument that there is some gravity presence out in the direction of the constellation Orion re-emerges, as noted in these newsletters pada 2010 and in 2012. [Baca: Tabuhan Genderang Nibiru Oleh Media-Media Massa Mainstream]

Earth Under Attack from Death Star, March 12, 2010 http://www.thesun.co.uk/sol/homepage/news/2889372/Earth-under-attack-from-Death-Star Now NASA boffins believe they will be able to find Nemesis using a new heat-seeking telescope that began scanning the skies in January.
[Komentar Para Alien Zeta Tentang Grup Coverup Pada 2010]
ZetaTalk Comment 3/13/2010: "Melihat kekalahan mereka dalam pertempuran mengenai apa yang sedang bermunculan di citra-citra SOHO dan Stereo di tahun terakhir itu, mereka telah memulai sebuah kampanye sampingan, berharap versi event-event mereka akan berhasil dan menjadi viral di internet. 
Wahana WISE mereka telah menemukan sebuah planet bengal, yang terlihat di kejauhan hanya dengan spektrum infrared, tapi kini sedang mendatangi Bumi!
Ekspektasikan saja versi event-event ini muncul tepat sebelum masa ketika manusia dapat melihat sendiri Planet X complex [keseluruhan tubuh Planet X (beserta ekornya)--pen.] di langit, setiap hari, tanpa mendapat asistansi dari sebuah wahana ruang angkasa."

Astronomer Insists there is a Planet X Four Times the Size of Earth Lurking at the Edge of our Solar System, May 23, 2012 http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-2148631/The-hunt-Planet-X The evidence for 'Planet X' - the mysterious hypothesised planet on the edge of our solar system - has taken a new turn thanks to the mathematics of a noted astronomer. An astronomer at the National Observatory of Brazil in Rio de Janeiro, says the irregular orbits of small icy bodies beyond Neptune imply that a planet four times the size of Earth is swirling around our sun in the fringes of the solar system.
ZetaTalk Explanation 6/2/2012: "Apa jadinya ketika sebuah benda ruang angkasa terlihat mata telanjang, selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sehingga publik menjadi resah dan memberontak? Sementara mengolok-olok habis-habisan Nancy dan diri kami, mereka menyuruh para pion coverup mereka menyatakan bahwa Planet X "telah melewati Yupiter," dan menyebarkan desas-desus tentang tempat-tempat yang tidak akan muncul di Google Sky. Sementara itu, senantiasa, tentu saja, Planet X dan Pusaran-Pusaran Bulannya, terus menunjukkan diri di citra-citra satelit-satelit SOHO dan Stereo, terlihat oleh mata telanjang."

Tentu saja Nibiru tiba pada 2003, di titik dan di waktu yang telah diprediksi oleh para alien Zeta sekitar 7 tahun sebelumnya, namun bagaimana pihak pemerintah akan melompat begitu saja ke topik dengan mengumumkan bahwa planet itu sudah dekat matahari sejak 2003? Mengedukasi publik secara bertahap---pengungkapan merayap---sudah tampak nyata.


Kini, 2015, argumentasi itu kembali, tapi kali ini dengan sebuah twist. ZetaTalk dan Nancy Lieder juga diberitakan di situs Inquisitor yang populer itu. Dengan demikian, sebagai tambahan untuk menghidupkan kembali argumentasi tentang Nemesis, mereka sedang melakukan bagian mereka untuk memperkenalkan ZetaTalk dan Nancy Lieder kepada dunia!


At Least Two More Planets May Exist Beyond Pluto, January 16, 2015 http://news.discovery.com/space/astronomy/at-least-two-more-planets-may-exist At Least Two More Planets May Exist Beyond Pluto. January 16, 2015. A new study suggests that at least two more planets are circling the sun far beyond Pluto’s orbit. The analysis is based on calculations of bodies located well past Neptune, regions of space that include the Kuiper Belt, the scattered disk and the Oort cloud. Instead of randomly flying through space, 12 of these so-called “extreme trans-Neptunian objects” (ETNO) show some unexpected symmetry. The study was based on calculations of the gravitational influences a large object would have on smaller, distant bodies. The research is published in the Monthly Notices of the Royal Astronomical Society.
Has Science Just Admitted Planet X/Nibiru Exists? Believers Say Full ‘Nibiru Disclosure’ Is Coming, January 19, 2015 http://www.inquisitr.com/1769216/has-science-just-admitted-planet-xnibiru-exists At about the time scientists gave up the search for Planet X in the early 1990s, Nancy Lieder, who founded a website called ZetaTalk and claimed she was in contact with extraterrestrials from the Zeta Reticuli star system, proclaimed that she had been instructed to warn mankind that a large planetary body she called Planet X would pass into the inner solar system and cause the Earth to undergo a pole shift that will destroy human civilization. She claimed that Planet X, about four times the size of Earth, would arrive in May 27, 2003 with catastrophic consequences. When her prediction failed, others who had adopted her ideas associated the cataclysm with the December 21, 2012 Mayan apocalypse. They adopted the term “Nibiru,” originally a technical term in ancient Babylonian astronomy, but derived by internet doomsday cults from the work of the Soviet-born American writer Zecharia Sitchin, who claimed that human civilization was originated by the Anunnaki, a race of extraterrestrials from planet Nibiru beyond Neptune, on the outer edge of our solar system.
ZetaTalk Comment 1/24/2015
Dengan mempublikasikan data Spanyol terbaru mengenai gangguan-gangguan dari obyek-obyek antariksa jauh di luar Pluto, Monthly Notices of the Royal Astronomical Society telah membuka kembali pembahasan tentang mengapa planet-planet luar mengganggu di arah Orion. 
Secara periodik, argumentasi-argumentasi ini muncul di media, dan kemudian diberangus atau diolok-olok. Dengan kedatangan keputusan Obama untuk membalik Executive Order yang diberlakukan oleh Reagan untuk memaksa kerahasiaan dengan alasan Keamanan Nasional, pemberitaan yang lebih jujur pun telah dimulai.
Visibilitas Nibiru, aka Planet X, yang terlihat mata telanjang oleh publik dengan kejelasan ketika sebuah filter untuk sinar berspektrum merah dipergunakan, dan bahkan muncul di citra-citra SOHO, seharusnya tidak diragukan lagi. 

Namun masalahnya masih disangkal di lingkaran-lingkaran resmi. Bahkan drama tinggi dan bukti tibanya Nibiru yang tidak dapat disangkap di tata surya dalam pada 2003 telah ditekan. Apakah ini bukan berita?

Semenjak era Dewan Alam Semesta Ini memerangi coverup, masalah ini telah kembali dan orang-orang di pihak penguasa mengkhawatirkan tentang cara bagaimana meringankan publik tentang topik itu. Data baru, dengan mengeruk-ngeruk argumentasi-argumentasi lama adalah sebuah rute yang nyata.      

Hal ini, tidak terelakkan, akan mendaratkan publik baru dalam subyek ini di website zetatalk. ZetaTalk telah dikenal secara internasional dan terkenal bahkan sebelum kedatangan Nibiru tepat waktu pada 2003 dan di lokasi yang telah dijanjikan oleh diri kami sendiri.

ZetaTalk memiliki lingkaran kebenaran, mampu memprediksi dengan keakuratan, serta unik dalam memberi kemampuan kepada orang-orang untuk berinteraksi dengan diri kami melalui percakapan-percakapan dengan Nancy. 
Demikianlah, Obama melihat hal ini sebagai kesempatan tidak hanya untuk mendobrak coverup terhadap lewatnya Nibiru di jarak terdekat dengan Bumi [Passage], tapi juga mendobrak coverup terhadap kehadiran alien. Ataukah ini karena Nancy yang memberikan koordinat-koordinat kemana harus melihat untuk Nibiru yang sedang mendatangi?"
Nemesis Hidup Kembali 4.5 5 Nirata Senin, 09 Februari 2015 Terjemahan bebas Nemesis Revived , The ZetaTalk Newsletter, Issue 436, Sunday February ...